Connect with us

Kementrian Agama RI

Stafsus Menag Jalankan Arahan Menag RI,Jamaah Haji Tersenyum

Published

on

Kitasulsel—JEDDAH – Dalam upaya memastikan pelayanan terbaik bagi jamaah haji Indonesia, Staf Khusus/Tenaga Ahli Bidang Haji dan Umrah Kementerian Agama RI, Dr. H. Bunyamin Yafid, bersama Tim Layanan Umum Kemenag RI melakukan kunjungan langsung ke Jeddah.

Rombongan diterima langsung oleh Konsul Haji, Ustaz Nasrullah, di Kantor Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah.

Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau persiapan layanan Arafah, Mina, dan Muzdalifah (Masyair) agar pelaksanaan ibadah haji tahun ini berjalan lancar.

“Tim layanan umum ini memiliki tugas khusus memastikan layanan di Arafah, Mina, dan Muzdalifah berjalan dengan baik, sehingga jamaah haji bisa beribadah dengan nyaman,” ujar Dr. Bunyamin Yafid.

BACA JUGA  Harun Nasution dan Mitos UIN Jakarta, Refleksi Menag di Dies Natalis ke-68

Beliau menegaskan bahwa sesuai arahan “Gurutta” Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar pelayanan terbaik harus diberikan demi membuat jamaah haji tersenyum.

“Layanan yang baik, baik dari segi ibadah maupun sarana, adalah kunci utama untuk kenyamanan jamaah,” tambahnya.

Dr. Bunyamin Yafid juga memberikan apresiasi tinggi kepada Tim Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kemenag RI atas dedikasi dan kerja keras mereka dalam mempersiapkan pelaksanaan ibadah haji tahun ini.

“Mereka bekerja siang dan malam demi memastikan semua berjalan sesuai rencana. Kita doakan semoga seluruh tim diberikan kesehatan, kekuatan, dan pertolongan dari Allah SWT agar dapat memberikan layanan terbaik bagi jamaah haji Indonesia,” tutupnya.

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya nyata Kemenag RI dalam memastikan seluruh rangkaian ibadah haji berjalan optimal, dengan mengedepankan kenyamanan dan kebahagiaan jamaah haji. (*)

BACA JUGA  Dr. Bunyamin Gaungkan Asta Protas di Sulsel: Dari Sukses Haji hingga Kurikulum Berbasis Cinta
Continue Reading
Click to comment

Warning: Undefined variable $user_ID in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/comments.php on line 49

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Kementrian Agama RI

Momentum Penamatan As’adiyah, Ketua Yayasan Bunyamin Yapid Dorong Generasi Moderat dan Unggul

Published

on

KITASULSEL—BULUKUMBA — Tenaga Ahli Menteri Agama RI, Dr. H. Bunyamin M. Yapid, menghadiri kegiatan penamatan terpadu tingkat MI, MTs, dan MA Pondok Pesantren As’adiyah Galung Beru, Selasa (5/5/2026). Kehadirannya merupakan representasi langsung dari arahan Anregurutta Ketua Umum Pondok Pesantren As’adiyah Pusat, Prof. Nasaruddin Umar.

Dalam sambutannya, Bunyamin menegaskan bahwa kehadirannya bukan sekadar menghadiri seremoni, tetapi membawa pesan penting dari Anregurutta yang memiliki perhatian besar terhadap perkembangan Pondok Pesantren As’adiyah.

“Beliau sangat ingin hadir langsung, namun kita memahami kesibukan beliau yang luar biasa dalam mengurus kepentingan negara dan umat. Bahkan, waktu istirahat beliau sangat terbatas. Maka saya hadir di sini mewakili beliau,” ungkap Bunyamin.

BACA JUGA  Harun Nasution dan Mitos UIN Jakarta, Refleksi Menag di Dies Natalis ke-68

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh alumni dan santri As’adiyah untuk terus membumikan pemikiran Anregurutta, khususnya konsep besar yang telah digaungkan di tingkat nasional hingga internasional.

Menurutnya, gagasan seperti kurikulum berbasis cinta dan ekoteologi bukan hanya relevan, tetapi telah menjadi diskursus penting di berbagai forum global. Ia bahkan menyebutkan bahwa konsep tersebut telah dipaparkan dalam forum diskusi internasional di Mesir dan mendapatkan respons positif.

“Pemikiran Anregurutta ini sangat dibutuhkan oleh bangsa dan negara. Kita sebagai santri memiliki tanggung jawab untuk menyuarakan, mengawal, dan membumikan gagasan tersebut di tengah masyarakat,” tegasnya.

Bunyamin juga menyoroti pentingnya pemahaman yang utuh terhadap gagasan Menteri Agama, khususnya dalam pengelolaan dan pemberdayaan rumah ibadah. Ia mengingatkan agar pemikiran tersebut tidak disalahartikan atau dipolitisasi.

BACA JUGA  Menag RI dan Menhaj Saudi Bertemu di Masjidil Haram, Bahas Haji dan Pemberdayaan Umat

Dalam kesempatan itu, ia turut mengungkapkan perhatian besar Anregurutta terhadap kesejahteraan para guru pesantren. Salah satu program yang didorong adalah pemberangkatan umrah bagi guru-guru, khususnya di lingkungan As’adiyah.

“Harapannya, para guru yang telah menunaikan umrah akan semakin maksimal dalam mendidik santri, karena telah merasakan langsung sumber peradaban Islam,” ujarnya.

Sebagai bentuk apresiasi nyata, dalam acara tersebut juga diberikan bonus umrah kepada salah satu guru Pondok Pesantren As’adiyah atas dedikasi dan pengabdiannya.

Kegiatan penamatan ini tidak hanya menjadi momen pelepasan santri, tetapi juga menjadi ruang penguatan nilai, gagasan, dan arah perjuangan pendidikan pesantren berbasis cinta, moderasi, dan keunggulan dalam bingkai ekoteologi.

BACA JUGA  Pertama Kali Bertemu Menag, Ini Kesan ASN Kemenag NTT

Dengan semangat tersebut, As’adiyah diharapkan terus melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan sosial dalam menjawab tantangan zaman.

Continue Reading

Trending