Connect with us

Pemkot Makassar

Sidak Pelayanan Publik di Tamalate, Wali Kota Soroti Kebersihan dan Responsivitas Layanan

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pusat layanan masyarakat.

Termasuk Kantor Camat, Puskesmas, dan Sekolah Dasar di wilayah Kecamatan Tamalate, Kelurahan Barombong dan sekitarnya, Selasa (27/5/2025).

“Pagi ini, saya melakukan sidak di mulai dari Kantor Camat Tamalate, kemudian berlanjut ke Kantor Lurah Barombong dan Kantor Lurah Sambung Jawa. Selain itu, tim juga menyambangi Puskesmas Barombong dan SDN Barombong,” jelas Appi.

Kegiatan ini dilakukan guna memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik dan sesuai standar operasional.

Munafri mengatakan bahwa sidak ini bertujuan untuk melihat langsung kinerja pegawai serta mengevaluasi sarana dan prasarana pelayanan publik.

BACA JUGA  Aliyah Mustika Ilham Dukung Pengukuhan Pengurus KKLR Luwu Utara 2025–2030

“Kita ingin memastikan semua perangkat pelayanan publik benar-benar hadir melayani masyarakat secara optimal. Ini bagian dari komitmen kami meningkatkan kualitas pelayanan,” ujarnya.

Dari hasil sidak, ditemukan beberapa catatan yang akan segera ditindaklanjuti, seperti perbaikan fasilitas dan peningkatan kedisiplinan aparatur sipil negara.

Dalam kunjungan tersebut, Appi menyoroti kondisi fasilitas yang masih membutuhkan perhatian khusus.

“Kami melihat langsung fasilitas di kantor camat, puskesmas, hingga SD di sekitar sini. Memang fasilitasnya perlu perhatian ekstra sehingga harus segera dibenahi,” tegasnya usai sidak.

Sidak ini merupakan bagian dari upaya evaluasi rutin sekaligus bentuk komitmen pemerintah Kota Makassar, dalam membangun kepercayaan publik terhadap pelayanan yang diberikan.

BACA JUGA  Munafri Arifuddin Dorong KNPI Jadi Penggerak Pembangunan Kota

Selain kondisi fisik, perhatian juga tertuju pada kebersihan dan tampilan kantor pelayanan publik yang dinilai belum optimal. Tampilan kantor kurang bersih.

“Ini harus butuh effort ekstra agar bisa memperlihatkan bahwa pelayanan pemerintah itu harus berada di tempat yang bersih, sehat, dan nyaman bagi semua,” lanjutnya.

Munafri juga menekankan pentingnya pelayanan yang ramah, cepat, dan tanggap terhadap kebutuhan masyarakat. Pelayanan yang ramah dan cepat merespons keinginan masyarakat adalah hal yang wajib.

“Tentu pelayanan ke masyarakat penting, menjadi tugas kita ke depan untuk terus memperbaiki sistem layanan publik agar makin responsif dan profesional,” tegasnya. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Pemkot Makassar

Wali Kota Makassar Dukung Program KPU, Fokus Pemutakhiran Data Pemilih dan Pendidikan Demokrasi Menuju Pemilu 2029

Published

on

Kitasulsel–Makassar Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan dukungan penuh Pemerintah Kota Makassar terhadap program strategis Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar, khususnya pemutakhiran data pemilih berkelanjutan serta penguatan pendidikan demokrasi bagi masyarakat menuju Pemilu 2029.

Dukungan tersebut disampaikan Munafri saat menerima audiensi jajaran KPU Kota Makassar yang membahas rencana pelaksanaan serta permintaan dukungan pemerintah daerah terhadap sejumlah program strategis KPU, Kamis (22/01/2026).

Dalam audiensi tersebut, jajaran KPU Kota Makassar yang dipimpin Ketua Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi, Hambaliie, menjelaskan bahwa saat ini KPU tengah melaksanakan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan. Untuk itu, KPU meminta sinergi Pemerintah Kota Makassar, khususnya melalui instruksi kepada camat dan lurah agar turut mendukung pelaksanaan program di wilayah masing-masing.

Selain pemutakhiran data pemilih, Hambaliie juga memaparkan program KPU Mengajar melalui pendidikan pemilih. Selama ini, program tersebut masih menyasar tingkat SMA yang berada dalam kewenangan KPU Provinsi. Namun ke depan, KPU mendorong perluasan sasaran, terutama bagi generasi pemilih Pemilu 2029 yang saat ini masih berada di bangku SMP dan berada di bawah kewenangan Pemerintah Kota Makassar.

BACA JUGA  Pemkot Siap Fasilitasi Silaturahmi Regional KAHMI di Kota Makassar

“Di sisi lain, kami juga memiliki segmentasi pemilih lain seperti masyarakat di tingkat kelurahan. Karena itu, kami ingin turun langsung untuk mendorong masyarakat agar semakin melek demokrasi,” jelas Hambaliie.

Ia juga mengapresiasi meningkatnya antusiasme masyarakat dalam pemilihan RT dan RW yang baru-baru ini digelar atas inisiatif Wali Kota Makassar. Menurutnya, hal tersebut menjadi indikator positif tumbuhnya kesadaran berdemokrasi di tingkat akar rumput.

Kondisi ini dinilai perlu terus diperkuat melalui kolaborasi antara KPU dan Pemerintah Kota Makassar agar akses KPU ke masyarakat semakin mudah dan partisipasi publik dapat terus meningkat.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menekankan pentingnya menyusun konsep besar secara bersama sebelum program dijalankan secara teknis. Ia mengusulkan digelarnya pertemuan koordinasi lintas sektor untuk menyamakan persepsi dan memastikan dukungan seluruh pemangku kepentingan.

BACA JUGA  Sekda Zulkifly Ikut Rakor Bersama Kemendagri: Dorong Kolaborasi Jaga IPH dan Dukung Program 3 Juta Rumah

“Supaya ini berjalan efektif, kita ketemu dulu untuk menyepakati konsep besarnya. Kita buat pertemuan sebelum puasa, libatkan semua pihak, sehingga arah dan dukungannya jelas,” ujar Munafri.

Munafri menyatakan akan menginstruksikan jajaran terkait, termasuk camat dan lurah, serta memastikan sinergi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dalam mendukung pemutakhiran data pemilih berkelanjutan.

Ia juga menegaskan perlunya koordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk mendukung program pendidikan pemilih di tingkat SMP, serta melibatkan Kesbangpol, partai politik, tokoh masyarakat, dan OPD terkait dalam satu forum koordinasi terpadu.

“Saya ingin satu kali rapat besar. Ada KPU, partai politik, Capil, camat, lurah, dan dinas-dinas terkait. Kita rakor bersama, setelah itu baru diturunkan secara teknis ke masing-masing sektor,” tegasnya.

BACA JUGA  Dihadapan Delegasi Belanda, Wali Kota Munafri Ajak Berinvestasi di Makassar

Munafri menilai sinergi tersebut menjadi kunci dalam memperkuat kualitas demokrasi di Kota Makassar secara berkelanjutan.

“Ini bagian dari pendewasaan demokrasi. Kalau semua disiapkan sejak sekarang, maka kualitas partisipasi masyarakat ke depan akan jauh lebih baik,” tutupnya.

Ia berharap audiensi ini menjadi langkah awal penguatan kolaborasi antara KPU dan Pemerintah Kota Makassar dalam mewujudkan penyelenggaraan demokrasi yang inklusif, partisipatif, dan berkelanjutan di Kota Makassar.

Continue Reading

Trending