Connect with us

Pemkot Makassar

Progres Stadion Untia Dikebut, Jadi Ikon Baru Program MULIA Kota Makassar

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR Pemerintah Kota Makassar terus memacu progres pembangunan Stadion Untia, salah satu program prioritas era kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham (Appi-Aliyah).

Stadion yang akan berdiri di lahan seluas 6,3 hektare itu digadang menjadi fasilitas olahraga representatif untuk masyarakat sekaligus ikon baru Makassar.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan optimisme bahwa proyek ini sudah berjalan sesuai jadwal. Apalagi sekarang tahapaan sudah on progress.

“Stadion Untia ini, insya Allah mulai jalan di dalam proses perencanaan untuk membuat perencanaan hingga master plan,” jelas Munafri, di Kantor Balai Kota Makassar, Selasa (8/7/2025) malam.

Penyusunan Feasibility Study (FS) atau studi kelayakan sebagai dasar utama perencanaan. Menurut Munafri, karena ini proyek pemerintah yang terbungkus dalam berbagai aturan, setiap tahap harus tuntas sebelum lanjut.

BACA JUGA  Rapat Paripurna Hasil Penetapan Wali Kota Makassar Periode 2025-2030, Ini Pesan Khusus Danny Pomanto untuk Appi-Aliyah

“Mudah-mudahan secepatnya kita bisa mulai penyusunan feasibility study (FS) supaya tahapan selanjutnya bisa langsung bergerak di tahun depan. Karena ini proyek pemerintah yang terbungkus dalam berbagai aturan,” jelasnya.

Adapun tahapan awal pembangunan Stadion Untia di tahun 2025. Penyusunan Feasibility Study (FS) atau studi kelayakan sebagai dasar utama perencanaan.

Penyusunan Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin) dan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL).

Penyusunan Master Plan dan tata ruang stadion. Serta koordinasi lintas dinas, termasuk Dinas Tata Ruang dan Dinas Perizinan untuk memastikan kepatuhan regulasi.

Kemudian konstruksi fisik, penyusunan Detail Engineering Design (DED) yang menjadi acuan gambar teknis pembangunan.

Munafri menyebutkan, dokumen FS ditargetkan rampung dalam tahun ini agar seluruh proses penimbunan dan perizinan bisa mulai di awal akhirn2025 atau awal 2026.

BACA JUGA  Setahun MULIA, 105 Ruas Jalan Tertangani di 2025, Pemkot Makassar Siapkan 95 Ruas Tambahan di 2026

“FS ini harus jadi dulu, supaya ada start-nya. Kalau sudah lengkap, baru bisa masuk tahap konstruksi,” jelasnya.

Terkait skema pembiayaan fleksibel. Pemkot Makassar membuka peluang menggunakan dua skema, yakni melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) maupun investasi pihak ketiga.

“Pakai APBD tidak menutup kemungkinan, tapi di tengah jalan ada juga peluang investor yang ingin masuk. Kita masih menunggu itu. Tetapi kalau kita hanya menunggu hal yang belum pasti, maka ini tetap kita jalankan sebagai proyek pemerintah,” terang Munafri.

Ia menegaskan, Pembangunan Stadion Untia merupakan satu dari tujuh program unggulan Appi-Aliyah yang terangkum dalam visi besar MULIA (Makassar Unggul, Inklusif, Aman, dan Berkelanjutan).

BACA JUGA  Pemkot Makassar Kampanyekan Pengurangan Sampah Plastik, Dorong ASN Jadi Teladan

Stadion ini diharapkan menjadi pusat aktivitas olahraga, ruang interaksi publik, dan penggerak perekonomian lokal.

“Ini bukan hanya soal bangunan, tapi komitmen menghadirkan fasilitas olahraga yang representatif bagi warga Makassar,” tandas Munafri.

Pemkot Makassar menargetkan tahapan awal proyek dapat dimulai secara fisik pada semester pertama 2026, setelah seluruh dokumen perencanaan dan perizinan tuntas. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Pemkot Makassar

Wali Kota Makassar Matangkan Persiapan IGS Diplomatic Tour 2026, Targetkan Kesan Mendalam bagi Delegasi Dunia

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kembali memimpin rapat lanjutan persiapan Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) Diplomatic Tour Makassar 2026 guna memastikan kesiapan Kota Makassar sebagai tuan rumah ajang diplomasi internasional tersebut.

Rapat yang digelar di Balaikota Makassar, Selasa (7/4/2026), menghadirkan lintas perangkat daerah untuk mematangkan konsep dan teknis pelaksanaan kegiatan.

Dalam arahannya, Munafri menegaskan bahwa IGS Diplomatic Tour merupakan momentum penting untuk menampilkan wajah Kota Makassar di mata dunia, khususnya di hadapan para duta besar dari berbagai negara.

“Kegiatan ini akan menjadi cerminan wajah Kota Makassar, khususnya Pemerintah Kota Makassar, kepada para duta besar negara-negara yang akan datang,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya menghadirkan pengalaman berkesan bagi para delegasi, sehingga kunjungan mereka tidak sekadar seremonial, tetapi meninggalkan cerita positif yang dapat dibawa kembali ke negara masing-masing.

BACA JUGA  Indira-Danny Khidmat Ikuti Upacara Peringatan Proklamasi Kemerdekaan ke-79 RI di Rujab Gubernurnya

“Saya mau ini ada sesuatu yang membuat mereka bisa bercerita lebih banyak dan punya kesan yang lebih baik, terutama dari sisi hospitality,” tegasnya.

Munafri juga mengarahkan agar jadwal kegiatan disusun lebih fleksibel agar para tamu dapat menikmati seluruh rangkaian acara tanpa terburu-buru. Ia turut menyoroti pentingnya peran Liaison Officer (LO) yang harus dibekali pemahaman menyeluruh tentang Kota Makassar.

Pada agenda welcoming dinner, ia menginginkan suasana yang hangat dan interaktif dengan sentuhan budaya lokal. Sementara pada investment forum, Munafri menegaskan pentingnya kesiapan proyek konkret yang siap ditawarkan kepada investor.

“Jangan hanya mempertemukan tanpa hasil. Kita harus siapkan peluang investasi yang jelas,” ujarnya.

BACA JUGA  Pemkot Makassar Melalui Lurah Paropo Terima Hibah Tanah di Jalan Dirgantara untuk Pelebaran Jalan Akses Warga

Selain itu, ia juga menaruh perhatian pada detail penyajian kuliner dan pengalaman budaya, termasuk variasi menu serta kesesuaian dengan latar belakang budaya para delegasi.

Salah satu agenda unggulan yang menjadi sorotan adalah konsep Phinisi Sunset Sailing yang dinilai lebih efektif dan berkesan dibandingkan city tour dalam keterbatasan waktu.

“Kalau waktunya terbatas, lebih baik dimaksimalkan di kapal pinisi dengan konsep yang kuat dan berkesan,” jelasnya.

Dalam rapat tersebut disepakati bahwa IGS Diplomatic Tour Makassar 2026 akan berlangsung selama tiga hari, pada 23–25 Mei 2026, dengan partisipasi hingga 30 negara. Peserta tidak hanya berasal dari negara-negara Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), tetapi juga negara sahabat lainnya melalui koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia.

BACA JUGA  Pjs Wali Kota Arwin Azis Pimpin Upacara Pelepasan Jenazah Kepala UPTD PPA Makassar Muslimin Hasbullah

Melalui persiapan yang matang ini, Pemerintah Kota Makassar berharap pelaksanaan IGS 2026 tidak hanya sukses secara penyelenggaraan, tetapi juga mampu memperkuat posisi Makassar sebagai kota strategis dalam diplomasi budaya dan ekonomi di tingkat global.

Continue Reading

Trending