Connect with us

Pemkot Makassar

Munafri Arifuddin Buka Kasih Keras Padel Tournament, Dorong Gaya Hidup Sehat di Makassar

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, secara resmi meresmikan Lapangan Padel Top Spin Arena Makassar sekaligus membuka Kasih Keras Private Padel Tournament, yang berlangsung di Kecamatan Tamalate, Minggu (13/7/2025).

Peresmian fasilitas olahraga ini ditandai dengan pengguntingan pita dan pertandingan ekshibisi perdana yang diikuti para pemain padel lokal.

Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah tokoh masyarakat, penggiat olahraga, serta kalangan muda yang antusias menyaksikan turnamen perdana di arena ini.

Dalam sambutannya, Wali Kota Munafri menyampaikan apresiasi atas inisiatif pembangunan arena padel yang dinilai menjadi ruang positif bagi masyarakat Makassar.

“Top Spin Arena Makassar ini adalah sebuah hal yang sangat baik, sangat positif, bukan hanya sebagai sarana olahraga,” ujarnya.

BACA JUGA  Ketua TP PKK Kota Makassar Dorong Promosi Potensi Wisata di Pulau Lae-Lae

Lebih dari itu, menurut Appu hadirnya Spin Arena ini menjadi tempat untuk bersilaturahmi, memperkuat kebersamaan, sekaligus mendorong aktivitas ekonomi di sekitar kawasan.

Ia juga menekankan tingginya minat masyarakat, terutama kalangan muda, terhadap olahraga padel. Hal ini menjadi indikasi bahwa Makassar memiliki potensi besar dalam pengembangan cabang olahraga yang relatif baru ini.

“Selama ini banyak adik-adik kita yang menunggu kesempatan bisa bermain padel. Sekarang fasilitasnya sudah tersedia,” katanya.

“Ini artinya animo masyarakat sangat tinggi. Kita berharap olahraga padel semakin digemari, menjadi bagian gaya hidup sehat, dan menciptakan atmosfer kompetisi yang positif,” tambahnya.

Dengan hadirnya Top Spin Arena Makassar, Pemerintah Kota berharap fasilitas ini menjadi contoh pengembangan infrastruktur olahraga modern di wilayah perkotaan, sekaligus ruang aktivitas sehat dan produktif bagi warga.

BACA JUGA  Makassar Berhasil Raih Penghargaan JDIH Tingkat Nasional 2024

Munafri secara khusus juga membawa keluarganya dalam kesempatan tersebut, sebagai bentuk dukungan agar generasi muda Makassar lebih mengenal dan mencintai olahraga padel.

“Kepada seluruh peserta, saya ucapkan selamat bertanding. Bermainlah dengan semangat fair play,” harapnya.

Selain peresmian lapangan, acara ini dirangkai dengan pembukaan Kasih Keras Private Padel Tournament yang diikuti sejumlah tim dan pemain perorangan. Turnamen bersifat fun games dengan semangat persahabatan dan sportivitas.

“Turnamen ini bukan sekadar kompetisi, tapi juga ajang untuk menjalin silaturahmi. Semoga berjalan aman, lancar, dan membawa dampak positif bagi olahraga di Makassar,” pungkasnya. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Pemkot Makassar

Wakil Wali Kota Makassar Terima Audiensi BPS, Perkuat Sinergi Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menerima audiensi Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Makassar terkait pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) di Ruang Rapat Wakil Wali Kota, Kantor Wali Kota Makassar, Rabu (15/7/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Aliyah didampingi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar, Dahyal, S.Sos., M.Si., serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Dr. Mohammad Roem, S.STP., M.Si.

Sementara itu, rombongan BPS Kota Makassar dipimpin Kepala BPS Kota Makassar, Abdul Hafid, didampingi Statistisi Ahli Madya Abdul Asman, Statistisi Ahli Muda Ramin, Petugas Lapangan SE2026 Zahara Jamatul Emran, Pemeriksa Lapangan SE2026 Reski, serta Humas BPS Kota Makassar Sunarti Amir.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BPS Kota Makassar Abdul Hafid menyampaikan bahwa audiensi bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Kota Makassar guna menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

BACA JUGA  Munafri-Aliyah Serahkan Santunan bagi Keluarga Korban DPRD Makassar

Ia mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Makassar yang selama ini telah membantu proses pendataan, khususnya melalui kolaborasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika dalam menyosialisasikan pentingnya Sensus Ekonomi kepada masyarakat.

“Hingga pertengahan Juli 2026, capaian pendataan di Kota Makassar telah mencapai 41,8 persen. Meski demikian, BPS masih memiliki waktu hingga 31 Agustus 2026 untuk menyelesaikan seluruh target pendataan,” ujar Abdul Hafid.

BPS juga berharap dukungan Pemkot Makassar dapat terus diperkuat melalui pemanfaatan videotron dan billboard milik pemerintah sebagai media sosialisasi agar semakin banyak pelaku usaha yang berpartisipasi dalam pendataan.

Dalam paparannya, BPS menegaskan bahwa seluruh data yang dikumpulkan dijamin kerahasiaannya dan hanya digunakan untuk kepentingan statistik, bukan untuk kepentingan perpajakan maupun penegakan hukum. Penjelasan tersebut disampaikan untuk menghilangkan kekhawatiran sebagian pelaku usaha yang masih enggan memberikan data secara lengkap.

BACA JUGA  Wali Kota Makassar Perkenalkan Program Makassar Creative Hub di PKKMB Unibos 2025

Selain itu, BPS menjelaskan proses wawancara kepada setiap responden rata-rata berlangsung sekitar 36 menit, sesuai hasil uji coba instrumen pendataan yang telah dilakukan sebelumnya.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham menyambut baik audiensi tersebut dan menyampaikan apresiasi atas upaya BPS membangun koordinasi yang erat dengan Pemerintah Kota Makassar.

Menurutnya, pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memastikan seluruh perangkat daerah memahami pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dan turut mendukung kelancaran pendataan hingga batas waktu yang telah ditetapkan.

Aliyah juga menanyakan secara khusus tenggat waktu pendataan agar informasi tersebut dapat diteruskan kepada seluruh perangkat daerah dan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Makassar sehingga dapat memberikan perhatian serta membantu menyosialisasikan pelaksanaan sensus.

BACA JUGA  Rakor, Pjs Wali Kota Ingatkan Tiga Program Prioritas

“Program ini merupakan agenda nasional yang membutuhkan dukungan seluruh pihak. Pemerintah Kota Makassar siap bersinergi, termasuk melalui media publikasi yang dimiliki pemerintah, agar pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dapat berjalan optimal dan target pendataan dapat tercapai tepat waktu,” tegas Aliyah.

Di akhir audiensi, Pemerintah Kota Makassar dan BPS Kota Makassar sepakat untuk terus memperkuat koordinasi selama pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Kedua pihak juga akan melakukan pemantauan perkembangan pendataan secara berkala sehingga berbagai kendala yang dihadapi petugas di lapangan dapat segera ditindaklanjuti melalui kolaborasi yang efektif.

Dengan sinergi yang semakin kuat antara pemerintah daerah dan BPS, diharapkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kota Makassar dapat berlangsung lancar, menghasilkan data yang akurat, serta menjadi landasan penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi daerah maupun nasional.

Continue Reading

Trending