Connect with us

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Dilepas Sekda, Laga Perdana Tim Sepakbola Askab PSSI Lutim Lawan Tuan Rumah

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR Dengan semangat dan harapan besar, Tim Sepakbola Askab PSSI Luwu Timur resmi dilepas untuk mengikuti Kualifikasi Pra Porprov XVIII Cabang Olahraga Sepakbola yang akan digelar pada 19 hingga 21 Juli 2025 di Masamba, Kabupaten Luwu Utara.

Momen pelepasan ini berlangsung di Aula Sasana Praja Kantor Bupati Luwu Timur, Kamis (17/07/2025), dan menjadi simbol dukungan penuh dari pemerintah daerah kepada putra-putra terbaiknya di dunia olahraga.

Pelepasan dilakukan langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Luwu Timur, H. Bahri Suli, disaksikan oleh Ketua KONI Luwu Timur, Herawan Raditya, Kabid Olahraga Dinas Parmudora, Lukman Qadri, serta Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Luwu Timur, Rahmatiah.

Turut dilakukan pula penyerahan simbolis Kartu BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk jaminan perlindungan selama para atlet dan official menjalani pertandingan.

BACA JUGA  Pemkab Luwu Timur Dorong Pembiayaan Hijau, Saksikan Kerja Sama BPDLH dan Mars Symbioscience

Dalam sambutannya, Sekda H. Bahri Suli menyampaikan pesan mendalam kepada seluruh atlet dan tim official.

Ia berharap keikutsertaan tim dalam ajang ini bukan sekadar bertanding, tetapi juga menjadi ajang pembuktian bahwa Luwu Timur memiliki semangat juang tinggi, menjunjung tinggi sportivitas, dan menjadikan kerja sama sebagai senjata utama.

“Pertandingan ini tidak hanya soal menang atau kalah, tapi bagaimana kita menunjukkan semangat, kerja tim, dan rasa percaya diri. Jangan pernah merasa kecil di hadapan lawan. Kita semua punya peluang yang sama untuk menang.

Yang terpenting, jaga kekompakan dan nama baik daerah. Bupati juga menitipkan pesan agar para atlet menjaga kesehatan dan menyiapkan strategi matang agar hasilnya maksimal,” tutur Sekda.

BACA JUGA  Mantan Bupati Luwu Timur Puji Kepemimpinan IBAS, Program Pro Rakyat Dinilai Nyata

Tak hanya itu, Sekda Lutim juga menekankan pentingnya peran pelatih dan official dalam membimbing serta memotivasi para atlet agar dapat tampil maksimal di setiap pertandingan.

“Selamat bertanding, buktikan bahwa Kabupaten Luwu Timur adalah tanah kelahiran para pejuang lapangan hijau yang tangguh dan bermental juara,” tutup Sekda dengan penuh semangat.

Sementara itu, Sekretaris Umum PSSI Luwu Timur, Zulkifli, dalam laporannya menyampaikan bahwa, tim yang diberangkatkan berjumlah 37 orang, terdiri dari 29 atlet, 4 pelatih, dan 4 official. Mereka adalah hasil seleksi ketat dari tiga zona, yakni Sorowako, Malili, dan Wotu.

“Mereka adalah anak-anak terbaik yang berhasil lolos seleksi dan siap mengharumkan nama daerah di kancah regional. Bahkan dalam laga uji coba melawan Tim Praporprov Pinrang, mereka berhasil menang, ini menjadi indikator positif kesiapan tim,” ungkap Zulkifli.

BACA JUGA  Jendela Dunia Disabilitas”, Terobosan Disdukcapil Luwu Timur Siap Bersaing di Forum Global

Sekum PSSI ini juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dukungan dari berbagai pihak, mulai dari Pemerintah Daerah, KONI Lutim, Dinas Parmudora, PT Vale Indonesia, hingga BPJS Ketenagakerjaan yang memberikan jaminan perlindungan bagi para atlet.

Sebagai informasi, Tim Sepakbola Praporprov Luwu Timur tergabung dalam Grup B bersama tuan rumah Luwu Utara dan Kota Palopo. Pertandingan perdana akan dilangsungkan pada 19 Juli 2025 melawan Luwu Utara.

Dengan semangat juang yang ditanamkan, serta dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat, Luwu Timur menaruh harapan besar agar tim sepakbolanya mampu menorehkan prestasi dan melaju ke Porprov XVIII di Wajo-Bone tahun 2026. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Bupati Luwu Timur Launching Program “Spesialis Juara”, Layanan Dokter Spesialis Hadir di Wilayah Terpencil

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR Komitmen Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan kembali ditegaskan melalui peluncuran program “Spesialis Juara”. Program pelayanan dokter spesialis untuk wilayah terpencil ini resmi dilaunching oleh Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, di halaman Puskesmas Mahalona, Kecamatan Towuti, Ahad (26/4/2026).

Peluncuran ini menjadi langkah konkret pemerintah daerah dalam menghadirkan layanan kesehatan spesialis yang lebih dekat, cepat, dan mudah diakses oleh masyarakat, khususnya di wilayah terpencil seperti Mahalona dan Bantilang.

Program “Spesialis Juara” dirancang untuk memperkenalkan layanan dokter spesialis di daerah terpencil, meningkatkan akses pelayanan kesehatan rujukan, serta mendukung pemerataan layanan kesehatan nasional melalui kolaborasi antara pemerintah, tenaga medis, dan masyarakat.

BACA JUGA  Pemkab Luwu Timur Dorong Pembiayaan Hijau, Saksikan Kerja Sama BPDLH dan Mars Symbioscience

Dalam implementasinya, sebanyak empat dokter spesialis akan memberikan pelayanan langsung di Puskesmas Mahalona, meliputi spesialis kandungan, penyakit dalam, anak, serta layanan spesialis lainnya. Kehadiran tenaga medis ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang selama ini harus dirujuk ke fasilitas kesehatan di wilayah yang lebih jauh.

Dalam sambutannya, Irwan menyebut peluncuran program ini sebagai momentum bersejarah bagi sektor kesehatan di Kabupaten Luwu Timur. Ia menegaskan bahwa “Spesialis Juara” merupakan salah satu inovasi unggulan daerah.

“Pagi ini adalah momentum bersejarah bagi kita semua. Program yang kita luncurkan ini merupakan program unggulan Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu Timur yang lahir dari gagasan dan kolaborasi berbagai pihak di sektor kesehatan,” ungkapnya.

BACA JUGA  Jendela Dunia Disabilitas”, Terobosan Disdukcapil Luwu Timur Siap Bersaing di Forum Global

Lebih lanjut, Irwan menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari Program Garda Sehat, yang menjadi payung berbagai inovasi layanan kesehatan di daerah, termasuk program satu ambulans satu desa serta peningkatan mutu pelayanan kesehatan lainnya.

Ia juga mengapresiasi sinergi berbagai pihak dalam mendukung program ini, mulai dari Dinas Kesehatan, rumah sakit daerah seperti RSUD I Lagaligo Wotu, hingga rumah sakit swasta seperti RS Primaya Sorowako, serta dukungan perguruan tinggi dan para pegiat kesehatan.

“Melalui kolaborasi ini, kita berharap pelayanan kesehatan semakin merata dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat hingga ke pelosok,” tambahnya.

Bupati Irwan berharap program ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat serta terus dikembangkan melalui inovasi tenaga kesehatan demi memberikan pelayanan terbaik.

BACA JUGA  DP2KB Luwu Timur Gelar Rakerda 2026, Fokus Optimalisasi Program MBG 3B dan Penurunan Stunting

Peluncuran program ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Luwu Timur, serta pemasangan rompi dan stetoskop kepada para dokter spesialis sebagai simbol dimulainya pelayanan di wilayah terpencil.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Luwu Timur Kompol Hajriadi, Asisten Pemerintahan dan Kesra Aini Endis Anrika, jajaran kepala OPD, manajemen PT Vale Indonesia, direktur rumah sakit, camat, kepala puskesmas, kepala desa, TP PKK, serta masyarakat Mahalona Raya yang menyambut antusias program tersebut.

Continue Reading

Trending