Connect with us

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Sekda Lutim Serahkan Ranperda Perubahan APBD 2025, Fokus pada Program Pro-Rakyat

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR Pemerintah Kabupaten Luwu Timur resmi menyerahkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025 kepada DPRD Luwu Timur, Senin (28/7/2025), dalam Rapat Paripurna.

Penyerahan Ranperda dilakukan langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Luwu Timur, H. Bahri Suli, dan diterima Ketua DPRD Lutim, Ober Datte, disaksikan oleh Wakil Ketua I Jihadin Peruge, Wakil Ketua II Hj. Harisah Suharjo, segenap anggota dewan, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Luwu Timur.

Dalam sambutannya, Sekda H. Bahri Suli menjelaskan bahwa, penyerahan Ranperda ini merupakan tindak lanjut dari telah disepakatinya perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun 2025 antara Pemda dan DPRD melalui nota kesepahaman.

BACA JUGA  Bupati Luwu Timur Buka Seminar Nasional PGRI, Dorong Transformasi Pembelajaran Berbasis AI

“Ranperda ini disusun berdasarkan pendekatan berbasis kinerja yang mengacu pada perubahan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2025,” ujarnya.

“Tahun ini juga merupakan masa transisi dari RPJMD 2021–2026 ke RPJMD 2025–2029, sehingga beberapa program prioritas terbaru telah dimasukkan,” jelas Bahri Suli.

Adapun sejumlah program unggulan yang menjadi sorotan dalam Ranperda Perubahan APBD Tahun 2025, antara lain:

1. Bantuan kepada masyarakat lanjut usia Luwu Timur melalui Kartu Lansia,

2. Bantuan Beasiswa bagi mahasiswa Luwu Timur melalui Kartu Pintar,

3. Bantuan Seragam Sekolah dan Perlengkapanya untuk peserta didik melalui Kartu Pintar.

4. Layanan Kesehatan Gratis bagi melalui Kartu Sehat;

5. Pembangunan Infrastruktur Jalan;

BACA JUGA  Pemkab Lutim Gelar Seleksi Penerimaan Calon Paskibraka Tahun 2025

6. Perbaikan Sarana Dan Prasarana Pendidikan, Kesehatan dan Puskesmas;

7. Sarana, Prasarana dan budidaya bidang Pertanian dan Perikanan;

8. Pengadaan Sarana dan Prasarana Persampahan;

9. Pemberian Bantuan Sarana dan Prasarana Rumah Ibadah.

“Ranperda ini tetap menjaga prinsip mandatory spending, khususnya untuk sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, serta pengawasan,” tegas Sekda.

Secara garis besar, struktur keuangan dalam Ranperda Perubahan APBD TA 2025 adalah sebagai berikut:

* Pendapatan : Rp. 2.083.571.399.640

* Belanja : Rp. 2.089.532.759.953,34

* Pembiayaan Netto : Rp. 5.961.360.313,34

Dengan mengawali dengan basmalah, Sekda menyampaikan harapan agar proses pembahasan Ranperda ini dapat berjalan lancar dan segera disetujui bersama oleh DPRD.

“Bismillahirrahmanirrahim, pada hari ini, Senin, 28 Juli 2025, Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Kabupaten Luwu Timur Tahun Anggaran 2025 saya serahkan kepada Dewan yang terhormat untuk dibahas dan, jika dimungkinkan, disetujui dalam waktu yang tidak terlalu lama sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” harap H. Bahri Suli. (*)

BACA JUGA  Bupati Luwu Timur Hadiri Musyawarah Adat Padoe, Tegaskan Dukungan Pelestarian Budaya
Continue Reading
Click to comment

Warning: Undefined variable $user_ID in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/comments.php on line 49

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Bupati Luwu Timur Buka Seminar Nasional PGRI, Dorong Transformasi Pembelajaran Berbasis AI

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR – Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, secara resmi membuka Seminar dan Workshop Nasional yang digelar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Luwu Timur di Gedung Matano Player, Kecamatan Nuha, Rabu (6/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 6–7 Mei 2026 ini mengusung tema “Transformasi dan Inovasi Pembelajaran Berbasis Teknologi AI untuk Generasi Berkarakter Unggul di Era Revolusi Industri 5.0”.

Acara tersebut turut dihadiri Ketua Umum PB PGRI Unifah Rosyidi dan Ketua PGRI Sulawesi Selatan Hasnawi Haris, bersama sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan di sektor pendidikan.

Dalam sambutannya, Bupati Irwan menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada kecerdasan intelektual, tetapi juga pada pembentukan integritas serta akhlak mulia di tengah era disrupsi teknologi.

BACA JUGA  Pemkab Lutim Gelar Seleksi Penerimaan Calon Paskibraka Tahun 2025

“Pemerintah daerah berkomitmen membantu anak-anak Luwu Timur bersekolah karena kami percaya pendidikan bertujuan mencetak generasi cerdas yang memiliki karakter kuat untuk menghadapi tantangan zaman dengan bijak,” ujar Irwan.

Ia juga mendorong para guru untuk memanfaatkan momentum seminar ini dalam meningkatkan kompetensi, khususnya dalam mengembangkan metode pembelajaran yang adaptif terhadap teknologi kecerdasan buatan (AI), tanpa mengesampingkan nilai-nilai kearifan lokal.

Selain itu, Irwan meminta jajaran PGRI untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah agar implementasi kebijakan pendidikan dapat berjalan efektif di lapangan.

Sementara itu, Ketua Umum PB PGRI, Unifah Rosyidi, mengajak para pendidik untuk bersikap asertif serta terus meningkatkan kualitas diri agar tetap relevan di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

BACA JUGA  Bupati Luwu Timur Buka Seminar Nasional PGRI, Dorong Transformasi Pembelajaran Berbasis AI

Senada, Ketua PGRI Sulsel, Hasnawi Haris, menilai kegiatan ini sebagai ruang strategis bagi para guru untuk berdiskusi sekaligus menyampaikan aspirasi profesi.

Seminar ini turut dihadiri Wakil Ketua II PGRI Sulsel, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XII, Anggota DPRD Luwu Timur Yusuf Pombatu, Wakapolres Luwu Timur Hajriadi, Ketua PGRI Luwu Timur Sunarto, serta perwakilan dari PT Vale Indonesia dan sejumlah pihak lainnya.

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan anggota PGRI se-Kabupaten Luwu Timur sebagai bagian dari upaya mempercepat transformasi digital di sektor pendidikan daerah, sekaligus memperkuat peran guru dalam mencetak generasi unggul di masa depan.

Continue Reading

Trending