Connect with us

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Jelang HUT ke-80 RI, Pemkab Lutim Bahas Rencana Teknis Upacara

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR Pemerintah Kabupaten Luwu Timur mulai mematangkan persiapan pelaksanaan upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia melalui rapat koordinasi persiapan teknis yang digelar di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati, Selasa (29/07/2025).

Rakor dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Luwu Timur selaku koordinator seksi upacara, Andi Tabacina Akhmad, dan turut dihadiri oleh Sekretaris Panitia, Muh. Reza, jajaran panitia pelaksana dari seluruh seksi, dan perwakilan Koramil Malili.

Kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dan menyusun strategi teknis demi memastikan pelaksanaan upacara nantinya berjalan khidmat, sukses, dan lancar.

Fokus utama rapat kali ini membahas terkait pemantapan aspek teknis diantaranya susunan upacara, penempatan pasukan dan petugas upacara, layout lapangan, hingga sistem pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas.

BACA JUGA  Masyarakat Luwu Timur Apresiasi Kepedulian Bupati IBAS Jaga Keselamatan Warga di Destinasi Wisata

Tak hanya itu berbagai kebutuhan fasilitas fisik seperti panggung, bendera, sistem suara, dan berbagai hal penunjang lancarnya upacara turut menjadi pembahasan pada rapat kali ini.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, untuk pertama kalinya sepanjang sejarah Upacara HUT RI di Kabupaten Luwu Timur, upacara tahun ini rencananya akan digelar di Lapangan Pendidikan Malili.

“Lapangan Pendidikan yang akan kita gunakan adalah lapangan yang baru kali ini kita gunakan sepanjang sejarah HUT RI di Luwu Timur. Selama ini kita gunakan Lapangan Merdeka dengan konsep dan panggung yang telah ada,” tutur Andi Tabacina saat membuka rapat.

Lebih lanjut, Ia mengatakan bahwa, pemindahan lokasi upacara dari Lapangan Merdeka ke Lapangan Pendidikan merupakan sebuah tantangan untuk memaksimalkan ruang-ruang lain di Luwu Timur.

BACA JUGA  Bupati Luwu Timur Tinjau Objek Wisata Danau Matano di Hari Terakhir Libur Lebaran

“Tentu nantinya kita akan temui berbagai dinamika dan membutuhkan persiapan lebih, tapi ini adalah tantangan yang diberikan oleh pimpinan kepada kita untuk memaksimalkan ruang-ruang lain di Luwu Timur untuk kegiatan seperti ini,” ujar Andi Tabacina.

Rapat ditutup dengan menekankan pentingnya kesiapan teknis, koordinasi serta sinergi antarseksi. Seluruh panitia sangat dibutuhkan agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan tertib, lancar, dan khidmat.

Seperti sebelumnya, sejumlah pihak terlibat untuk mematangkan persiapan peringatan HUT RI tahun ini. Perwakilan Koramil Malili, Kepala Satpol PP, Kepala Badan Kesbangpol, Kepala Dinas Pendidikan, Sekretaris DPRD, Sekretaris Dinas Perhubungan, Perwakilan Kominfo, Perwakilan Sekretariat Daerah, serta Guru SMPN 2 Malili turut hadir pula dalam rapat kali ini. (*)

BACA JUGA  Safari Ramadhan Spesial, Bupati Irwan Dapat Pelukan Hangat dari Warga Wasuponda
Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Fun Run Juara 2026 di Luwu Timur Jadi Ajang Edukasi Penanganan Henti Jantung Mendadak

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur bekerja sama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Luwu Timur menggelar kegiatan Fun Run Juara 2026 di kawasan Bundaran Batara Guru, Malili, Ahad (21/6/2026).

Kegiatan yang diikuti ribuan peserta tersebut tidak hanya menjadi ajang olahraga dan kampanye hidup sehat, tetapi juga dimanfaatkan sebagai sarana edukasi kesehatan bagi masyarakat, khususnya terkait penanganan awal pada kasus henti jantung mendadak.

Di sela-sela pelaksanaan kegiatan, para perawat dari PPNI Kabupaten Luwu Timur memberikan demonstrasi dan edukasi langsung mengenai langkah-langkah yang harus dilakukan ketika menemukan seseorang mengalami henti jantung mendadak. Edukasi tersebut mendapat perhatian dari para peserta yang memadati lokasi kegiatan.

Melalui simulasi yang diperagakan secara langsung, masyarakat diberikan pemahaman tentang pentingnya tindakan cepat dan tepat sebelum tenaga medis tiba di lokasi kejadian.

BACA JUGA  Pemkab Luwu Timur Percepat Geopark Matano Menuju Geopark Nasional, Bupati Audiensi ke Badan Geologi ESDM

Salah seorang perawat yang memberikan edukasi, Mirda Mardan, S.Kep., Ns., menjelaskan bahwa terdapat dua langkah utama yang harus segera dilakukan ketika menemukan seseorang mengalami henti jantung mendadak.

“Ada dua hal yang harus dilakukan jika kita melihat seseorang sakit jantung yaitu, respon segera dan tangani segera,” ujar Mirda di hadapan peserta Fun Run Juara 2026.

Menurutnya, kecepatan dalam memberikan respons awal sangat menentukan peluang keselamatan pasien. Karena itu, masyarakat perlu dibekali pengetahuan dasar mengenai pertolongan pertama agar mampu memberikan bantuan yang tepat saat menghadapi situasi darurat.

Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, memberikan apresiasi atas inisiatif PPNI yang berhasil menggabungkan kegiatan olahraga dengan edukasi kesehatan kepada masyarakat.

BACA JUGA  Masyarakat Luwu Timur Apresiasi Kepedulian Bupati IBAS Jaga Keselamatan Warga di Destinasi Wisata

Menurut Irwan, kegiatan seperti ini memiliki manfaat ganda karena selain mendorong masyarakat menerapkan pola hidup sehat melalui olahraga, juga meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat terhadap penanganan kondisi darurat yang dapat terjadi kapan saja.

“Kegiatan seperti ini tidak hanya mendorong masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat, tetapi juga meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam menghadapi kondisi darurat yang dapat terjadi kapan saja dan di mana saja,” jelas Irwan.

Ia berharap kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi profesi kesehatan dapat terus dilakukan dalam berbagai kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Fun Run Juara 2026 sendiri merupakan salah satu rangkaian kegiatan yang mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Ribuan peserta dari berbagai kalangan ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut, menjadikannya sebagai momentum untuk mempererat kebersamaan sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan.

BACA JUGA  Damkar Luwu Timur Tampil Perdana di NFSC 2026, Raih Hasil Membanggakan di Tingkat Nasional

Melalui kegiatan ini, PPNI Kabupaten Luwu Timur berharap masyarakat tidak hanya semakin gemar berolahraga, tetapi juga memiliki kemampuan dasar dalam memberikan pertolongan pertama pada kondisi darurat. Pengetahuan tersebut dinilai sangat penting karena dapat membantu menyelamatkan nyawa seseorang sebelum mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Kegiatan ini menjadi contoh sinergi positif antara pemerintah daerah dan tenaga kesehatan dalam membangun masyarakat yang sehat, tanggap, dan peduli terhadap keselamatan sesama.

Continue Reading

Trending