Connect with us

Provinsi Sulawesi Selatan

Gubernur Sulsel Lepas Puluhan Ribu Peserta Jambore PKK 2025 di Bone

Published

on

Kitasulsel–BONE Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menghadiri sekaligus melepas peserta Jambore Tim Penggerak PKK Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2025 di Kabupaten Bone, Jumat (3/10/2025).

Kegiatan akbar ini diikuti puluhan ribu kader PKK dari 24 kabupaten/kota se-Sulsel yang menampilkan parade devile, beragam lomba, pameran UMKM, hingga kerajinan khas daerah.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Sulsel menyampaikan apresiasi atas peran PKK sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pembangunan berbasis keluarga.

Ia menyampaikan, melalui 10 program pokok PKK, diharapkan lahir keluarga yang sehat, mandiri, berdaya saing, serta mampu memberi kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

“Harapan kami silaturahmi para kader dan pengurus PKK se-Sulsel ini terus melahirkan inovasi dan menjadi garda terdepan dalam menggerakkan ekonomi UMKM lokal dari masyarakat,” ujarnya.

BACA JUGA  Sunatan Massal dalam Rangka HUT Sulsel Diikuti 33 Anak, Pj Gubernur Prof Zudan Bagikan Hadiah Sepeda

Jambore PKK se-Sulsel 2025 semakin semarak dengan dukungan Ketua PKK Sulsel, Naoemi Octarina, Wakil Gubernur Sulsel, Fatmawati Rusdi, serta sejumlah kepala daerah semakin menegaskan soliditas PKK sebagai bagian penting dari pembangunan daerah.

“Terima kasih kepada seluruh pengurus dan kader PKK serta mitra strategis seperti perbankan dan UMKM lokal yang terus bersinergi membangun Sulawesi Selatan,” terang Andi Sudirman. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Provinsi Sulawesi Selatan

Pemprov Sulsel Tegaskan Seleksi Paskibraka Nasional Kewenangan Panitia Pusat

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menegaskan bahwa penetapan peserta yang lolos seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional merupakan kewenangan penuh panitia pusat dan tidak dapat diintervensi oleh pemerintah provinsi maupun pemerintah daerah.

Penegasan tersebut disampaikan menyusul polemik hasil seleksi peserta asal Kota Makassar berinisial CYL yang ramai diperbincangkan di media sosial dalam beberapa hari terakhir.

Sebagai bentuk perhatian terhadap aspirasi peserta dan daerah asal, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menemui langsung peserta terkait dan turut melibatkan Pemerintah Kota Makassar, dalam hal ini Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Makassar, pada pertemuan yang berlangsung di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Senin (25/5/2026).

BACA JUGA  Wamendagri Akhmad Wiyagus: 356 Tahun Sulsel Jadi Momentum Meneguhkan Komitmen Pembangunan dan Persatuan

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menilai ruang komunikasi penting dibuka agar setiap aspirasi dapat disampaikan melalui jalur resmi dan mekanisme yang tepat tanpa menimbulkan kesalahpahaman di ruang publik.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo-SP) Sulsel, Muhammad Salim Basmin, mengatakan langkah mediasi dilakukan untuk menjaga komunikasi tetap terbuka sekaligus memastikan seluruh proses berjalan sesuai mekanisme yang berlaku.

“Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan siap memfasilitasi apabila Pemerintah Kota Makassar ingin mengajukan keberatan atau menyampaikan aspirasi secara resmi kepada Panitia Pusat sesuai mekanisme yang berlaku,” ujar Salim Basmin, Rabu (27/5/2026).

Ia menegaskan Pemprov Sulsel menghormati seluruh tahapan dan keputusan seleksi Paskibraka yang berlangsung secara berjenjang sesuai pedoman nasional.

BACA JUGA  PON XXI Aceh-Sumut, Raihan Medali Kontingen Sulsel Terus Bertambah

Menurutnya, Pemprov Sulsel berkomitmen memastikan aspirasi masyarakat terkait transparansi proses seleksi dapat tersampaikan dengan baik kepada otoritas pusat tanpa mencampuri kewenangan penetapan hasil seleksi nasional.

Selain itu, Pemprov Sulsel juga mengajak masyarakat untuk menghormati seluruh proses seleksi serta menyikapi berbagai wacana yang berkembang secara bijak, proporsional, dan berdasarkan informasi yang utuh.

Pemerintah berharap polemik yang berkembang dapat diselesaikan melalui komunikasi yang baik dan mekanisme resmi demi menjaga kondusivitas serta semangat persatuan dalam proses seleksi Paskibraka.

Continue Reading

Trending