Kerja Bakti Bersama Warga Kelurahan Bonto Makkio,Camat Rappocini:Kebersihan Terjaga,Silaturahmi Semakin Erat
Kitasulsel-Makassar—Camat Rappocini M. Aminuddin, S.Sos., M.AP didampingi Ketua TP PKK Kecamatan Rappocini A. Faradillah menghadiri kerja bakti bersama warga yang dilaksanakan di Jl. Tidung 3 Kelurahan Bonto Makkio, Minggu (12/02/2023).
Kedatangan Aminuddin disambut langsung Lurah Bonto Makkio Slamet Riady, Ketua TP PKK Kelurahan Bonto Makkio, Seklu Bonto Makkio, Ketua RT dan RW, Tokoh Masyarakat, Satgas Kebersihan Kelurahan Bonto Makkio, serta Warga setempat.
Aminuddin menyampaikan apresiasi kegiatan kerja bakti ini dimana selain silahturahmi, kegiatan ini mewujudkan program Pemerintah Kota Makassar yaitu Sabtu Bersih.
“Kami mengapresiasi kegiatan kerja bakti ini, dimana selain dapat bersilaturahmi bersama warga, kegiatan ini juga sebagai wujud program Pemerintah Kota Makassar yaitu Sabtu Bersih. Dimana warga termotivasi secara mandiri peduli terhadap kebersihan di lingkungan” Jelas Aminuddin.
Diketahui bahwa semenjak diamanahkan menjadi Camat Rappocini,sosok yang akrab di sapa pak Aminuddin Ini intens turun langsung ke lapangan untuk memantau kondisi daerahnya.
Kementrian Agama RI
Tim Kemenag: Secara Hisab, 1 Ramadhan Jatuh pada Kamis, Keputusan Tunggu Sidang Isbat
KITASULSEL—JAKARTA—Kementerian Agama RI(Kemenag) melalui Tim Hisab dan Rukyat memaparkan hasil perhitungan astronomis terkait awal Ramadhan 1447 Hijriah. Berdasarkan metode hisab, 1 Ramadhan diperkirakan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.
Anggota Tim Hisab Rukyat Kemenag, Cecep Nurwedaya menjelaskan bahwa secara perhitungan astronomi dengan kriteria imkanur rukyat yang digunakan Indonesia bersama negara-negara anggota MABIMS, posisi hilal pada saat matahari terbenam belum memenuhi kriteria visibilitas pada hari terakhir bulan Sya’ban. Dengan demikian, secara matematis awal Ramadhan diproyeksikan jatuh pada Kamis.
Meski demikian, Cecep menegaskan bahwa hasil hisab bersifat informatif dan belum menjadi keputusan resmi pemerintah. Penetapan awal Ramadhan tetap menunggu hasil Sidang Isbat yang digelar Kemenag dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk perwakilan organisasi kemasyarakatan Islam, ahli falak, serta instansi terkait.
Sidang Isbat akan mempertimbangkan dua pendekatan, yakni hasil hisab (perhitungan astronomi) dan laporan rukyatul hilal (pengamatan langsung) dari berbagai titik pemantauan di seluruh Indonesia. Keputusan akhir yang diumumkan pemerintah nantinya akan menjadi acuan resmi penetapan 1 Ramadhan secara nasional.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, potensi perbedaan awal puasa tetap terbuka apabila terdapat metode penetapan yang berbeda dari sejumlah organisasi Islam. Namun demikian, pemerintah berharap masyarakat tetap menjaga persatuan dan saling menghormati dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadhan.
Dengan menunggu hasil Sidang Isbat, umat Islam di Indonesia kini tinggal menghitung hari menyambut bulan penuh berkah, sembari menantikan pengumuman resmi pemerintah terkait awal ibadah puasa tahun ini.
-
Nasional8 bulan agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics1 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoIBAS Is Back: Siap Maju di Kontestasi Pilkada Luwu Timur









You must be logged in to post a comment Login