Connect with us

NEWS

Dafa Duta Tour Hadirkan Paket Spesial Umrah Plus Cairo-Mesir, Perjalanan Ibadah Sekaligus Wisata Peradaban

Published

on

Kitasulsel—Makassar — Kabar baik bagi masyarakat yang merindukan perjalanan ibadah yang lebih bermakna. Dafa Duta Tour & Travel menghadirkan program Paket Spesial Umrah Plus Cairo-Mesir yang tidak hanya fokus pada ibadah di Tanah Suci, tetapi juga mengajak jamaah menapaktilasi jejak peradaban Islam dan dunia di Mesir.

Program ini dirancang selama 12 hari perjalanan, termasuk 4 hari 3 malam di Cairo, yang menjadi salah satu pusat ilmu pengetahuan dan sejarah peradaban dunia. Jamaah akan diajak mengunjungi berbagai destinasi ikonik seperti piramida dan situs bersejarah lainnya, sekaligus memperkaya pengalaman spiritual dan intelektual.

Direktur program menyampaikan bahwa paket ini merupakan kombinasi antara ibadah yang khusyuk dan perjalanan edukatif. “Kami ingin jamaah tidak hanya pulang dengan hati yang bersih, tetapi juga wawasan yang luas tentang sejarah peradaban Islam,” ujarnya.

BACA JUGA  Program Makan Bergizi Gratis Disambut Antusias, DPRD Sulsel Pastikan Realisasi di 2025

Harga Terjangkau, Fasilitas Premium

Dafa Duta Tour menawarkan harga kompetitif dengan pilihan keberangkatan:
• Start Jakarta mulai dari Rp 33,8 juta
• Start Makassar mulai dari Rp 37,8 juta

Paket ini sudah termasuk tiket pesawat menggunakan maskapai Egypt Air, akomodasi hotel yang nyaman, serta layanan pendampingan profesional selama perjalanan.

Untuk akomodasi, jamaah akan menginap di:
• Cairo: Piramisa Cairo Hotel
• Madinah: Rehabb Harmoni / Wardah Saadah
• Makkah: Tala Ajyad atau setaraf

Jadwal Keberangkatan Terjamin

Dafa Duta Tour juga memastikan kepastian jadwal keberangkatan, di antaranya:
• 7 Agustus 2026
• 18 September 2026
• 16 Oktober 2026

Setiap jadwal sudah termasuk program tinggal di Cairo selama 4 hari 3 malam.

BACA JUGA  Presiden Prabowo Kritik Keras Vonis Ringan Harvey Moeis, Singgung Jaksa Agung

Anak Perusahaan Resmi PT Annur Maarif

Menariknya, Dafa Duta Tour bukanlah pemain baru tanpa dasar. Perusahaan ini merupakan anak perusahaan dari PT Annur Maarif, biro perjalanan haji dan umrah yang telah dikenal memiliki pengalaman dan reputasi dalam melayani jamaah Indonesia.

Dengan dukungan perusahaan induk yang berpengalaman, Dafa Duta Tour berkomitmen menghadirkan layanan profesional, aman, dan terpercaya. Hal ini juga menjadi jaminan bagi calon jamaah yang mengutamakan keamanan dan kenyamanan dalam beribadah.

Menggabungkan Ibadah dan Perjalanan Berkesan

Mengusung tagline “Bersama Kami, Ibadah Nyaman, Perjalanan Berkesan”, program ini menyasar masyarakat yang ingin mendapatkan pengalaman lebih dari sekadar umrah.

Bagi yang berminat, pendaftaran telah dibuka dengan kuota terbatas. Calon jamaah disarankan segera melakukan reservasi untuk mengamankan kursi keberangkatan.

BACA JUGA  Usai Pantau Perbatasan, Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif Serap Aspirasi Warga Dusun Pallae

Dengan konsep perjalanan yang memadukan spiritualitas dan peradaban, Dafa Duta Tour menghadirkan pilihan baru bagi umat Muslim Indonesia yang ingin menjadikan umrah sebagai perjalanan hidup yang lebih bermakna.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Ratusan Mahasiswa Indonesia di Kairo Ikuti FGD Pemikiran Nasaruddin Umar Dipandu Dr. Bunyamin Yapid

Published

on

Kitasulsel—Kairo – Ratusan mahasiswa Indonesia yang tergabung dalam Persatuan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia (PPMI) Kairo mengikuti seminar dan forum group discussion (FGD) yang mengangkat pemikiran Prof. Nasaruddin Umar. Kegiatan ini digelar di Baruga KKS, Kairo, dan dihadiri oleh Ketua PPMI, jajaran pengurus, serta para ketua kerukunan daerah dari berbagai provinsi di Indonesia.

Forum tersebut dipimpin oleh tenaga ahli Menteri Agama bidang kerja sama luar negeri sekaligus pembina komunitas Nasaruddin Umar Official, yang secara khusus memaparkan dan mengelaborasi gagasan-gagasan besar Prof. Nasaruddin Umar di hadapan mahasiswa Indonesia di Timur Tengah.

Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa pemikiran Prof. Nasaruddin Umar memiliki nilai strategis, namun kerap disalahpahami oleh publik. “Gagasan beliau itu sangat baik, tetapi ibarat pesawat, landasan pendaratannya belum sepenuhnya siap. Akibatnya, sering terjadi salah tafsir, bahkan dipolitisasi dan dibingkai secara negatif,” ujarnya.

BACA JUGA  Sidrap Resmi Jadi Tuan Rumah Audisi DA8, Ilham Junaedy: Momentum Emas Angkat Talenta Lokal ke Panggung Nasional

Beberapa isu yang menjadi sorotan dalam diskusi antara lain pengelolaan dana umat, dana masjid, hingga konsep distribusi hewan kurban. Ia menjelaskan bahwa gagasan tersebut bukan untuk mengambil alih dana umat, melainkan untuk menata pengelolaan agar lebih efektif, transparan, dan memberikan manfaat yang lebih luas.

“Sering kali masyarakat memahami secara sepotong-sepotong. Padahal yang ingin dibangun adalah sistem yang lebih baik, berbasis asas kemanfaatan dan keadilan,” lanjutnya.

Ia juga mencontohkan praktik di sejumlah negara seperti Arab Saudi, di mana regulasi negara berperan aktif dalam menegakkan nilai-nilai keagamaan, termasuk kewajiban menutup toko saat waktu salat. Menurutnya, hal ini menunjukkan bahwa implementasi gagasan keagamaan akan lebih optimal jika didukung kebijakan negara.

BACA JUGA  Kemenag Gelar Lomba Hias Tumpeng Sambut HUT RI ke-80

Pemilihan Kairo sebagai lokasi forum dinilai strategis, mengingat kota tersebut merupakan salah satu pusat studi Islam dunia. Mahasiswa Indonesia di Timur Tengah dianggap memiliki kapasitas intelektual untuk memahami gagasan-gagasan progresif dan kontekstual yang ditawarkan.

“Mahasiswa di sini relatif lebih siap memahami pemikiran yang mungkin melampaui zamannya. Apa yang hari ini ditolak, bisa jadi akan menjadi kebutuhan di masa depan,” katanya.

Dalam diskusi tersebut juga disinggung praktik pengelolaan kurban di negara-negara Eropa, di mana distribusi hewan kurban dilakukan melalui lembaga terpercaya untuk menjangkau wilayah yang lebih membutuhkan, bahkan lintas negara. Model ini dinilai sebagai salah satu contoh implementasi asas kemanfaatan yang lebih luas.

BACA JUGA  Usai Pantau Perbatasan, Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif Serap Aspirasi Warga Dusun Pallae

Antusiasme peserta terlihat dari aktifnya sesi tanya jawab yang berlangsung dinamis. Para mahasiswa menunjukkan ketertarikan mendalam terhadap upaya kontekstualisasi ajaran Islam dalam menjawab tantangan zaman modern.

Forum ini diharapkan menjadi ruang intelektual yang mampu menjembatani pemikiran besar dengan pemahaman publik, sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang kritis, terbuka, dan mampu menerjemahkan gagasan ke dalam kebijakan nyata demi kemaslahatan umat.

Continue Reading

Trending