Connect with us

NEWS

KBIHU Annur Grup Hadirkan Pengalaman Haji Premium: Dari Manasik hingga Pendampingan di Arab Saudi

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP, – Sebanyak 291 calon jamaah haji yang tergabung dalam Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Annur Group Kloter 40 Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mengikuti kegiatan manasik haji yang dirangkaikan dengan silaturahmi di Masjid Bani Utsmani, Minggu (3/4/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 14.00 WITA ini dihadiri seluruh calon jamaah bersama para pembimbing. Manasik haji tersebut menjadi bagian penting dalam rangka mempersiapkan jamaah menuju pelaksanaan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi, baik dari sisi pemahaman teknis maupun kesiapan mental dan spiritual.

Perwakilan Kementerian Agama, Ustaz Agus, dalam sambutannya menegaskan bahwa manasik merupakan tahapan krusial dalam membentuk kesiapan jamaah secara menyeluruh.

“Manasik ini bukan hanya pembelajaran teknis, tetapi juga penguatan niat dan kesiapan diri agar ibadah haji dapat berjalan lancar serta meraih predikat mabrur,” ujarnya.

BACA JUGA  Selamat! Rachmatika Dewi “Cicu” Resmi Jabat Ketua DPRD Sulsel Periode 2024-2029

Pembimbing jamaah, Ustadz H Rahmad Saleh, turut memberikan arahan praktis terkait pelaksanaan ibadah haji di lapangan, termasuk manajemen waktu, kesehatan, serta strategi menghadapi dinamika di Tanah Suci.

Sementara itu Dr. H. Bunyamin M. Yapid selaku Co-Founder PT Annur Maarif. Dalam pemaparannya menjelaskan berbagai keunggulan layanan yang disiapkan khusus bagi jamaah KBIHU Annur Maarif.

Salah satu keistimewaan utama adalah pendampingan intensif oleh pembimbing khusus di dalam kloter, yang secara langsung fokus melayani dan membimbing jamaah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Selain itu, Annur menghadirkan program ziarah dan bimbingan khusus selama di Arab Saudi, sebagai bentuk layanan berkelanjutan agar jamaah tetap mendapatkan arahan ibadah secara maksimal.

BACA JUGA  NasDem Sulsel Solid di Bawah Komando SAR, 24 Ketua DPD Kompak Hadiri Konsolidasi di Makassar

KBIHU Annur Maarif juga menawarkan program ziarah eksklusif di luar program resmi pemerintah, yang dirancang untuk memberikan pengalaman spiritual lebih mendalam dengan pendampingan profesional.

Dari sisi pelayanan, kenyamanan jamaah menjadi prioritas utama. Dalam kondisi tertentu, seperti aktivitas di luar agenda resmi, termasuk berbelanja, petugas Annur siap mengantar jamaah hingga ke tujuan dan memastikan kembali ke hotel dengan aman.

Dengan berbagai inovasi dan layanan unggulan tersebut, KBIHU Annur Maarif berkomitmen menghadirkan pengalaman ibadah haji yang tidak hanya sesuai syariat, tetapi juga aman, nyaman, dan berkesan bagi seluruh jamaah.

Continue Reading
Click to comment

Warning: Undefined variable $user_ID in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/comments.php on line 49

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Dua Bersaudara Asal Sidrap Jadi Jamaah Haji Termuda Haji Khusus PT Annur Maarif 2026, Kisah Haru Menanti 7 Tahun

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP — Perjalanan spiritual menuju Tanah Suci tahun ini menghadirkan kisah inspiratif dari dua bersaudara asal Tanete, Kabupaten Sidrap. Di usia yang masih sangat muda, Safira Raodatul Jannah (14) dan Muhammad Arifin (16) dipercaya Allah SWT menjadi calon jamaah haji khusus termuda bersama PT Annur Maarif tahun 2026.

Keduanya telah terdaftar sebagai jamaah sejak tujuh tahun lalu melalui ikhtiar kedua orang tua mereka yang sejak awal berharap bisa berhaji bersama keluarga. Namun takdir berkata lain. Tahun ini justru kedua anak mereka yang lebih dahulu dipanggil menjadi tamu Allah.

Safira mengaku sangat bersyukur dan bahagia bisa menunaikan rukun Islam kelima di usia muda. Meski demikian, ada rasa haru karena belum dapat berangkat bersama kedua orang tuanya.

BACA JUGA  PPN 12 Persen Berlaku Mulai Hari Ini: Beras, Buah hingga Hewan Ternak Tetap 0 Persen

“Senang dan bahagia bisa berhaji tahun ini. Sayangnya orang tua tidak ikut mendampingi. Semoga orang tua juga bisa berangkat tahun depan bersama Annur Maarif,” ujar Safira penuh harap.

Hal serupa disampaikan sang kakak, Muhammad Arifin. Ia mengungkapkan bahwa sejak proses pendaftaran, keluarganya selalu membayangkan bisa berangkat bersama ke Tanah Suci. Namun mereka meyakini bahwa semua yang terjadi merupakan ketentuan terbaik dari Allah SWT.

“Harapan besar kami berhaji bersama kedua orang tua, namun tahun ini kami berdua yang Allah takdirkan berangkat lebih dulu. Semoga tahun depan orang tua kami juga sudah bisa berangkat berdua,” jelas Arifin.

Tumbuh besar di lingkungan pesantren membuat keduanya memiliki pemahaman agama yang kuat serta sikap yang matang meski masih berusia remaja. Arifin menegaskan bahwa seluruh perjalanan hidup manusia sudah diatur oleh Allah SWT.

BACA JUGA  RDP dengan Pertamina, DPRD Sulsel Rekomendasikan Pertashop Bisa Jual Pertalite

“Segala bentuk dan hal yang terjadi hari ini adalah ketentuan Allah,” tambahnya.

Selain mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan berhaji, Safira dan Arifin juga menyampaikan apresiasi kepada PT Annur Maarif atas pelayanan yang mereka rasakan sejak awal pendaftaran hingga proses manasik dan pelepasan jamaah.

“Terima kasih kepada Annur Travel atas pelayanan kepada kami semua. Kami merasa memiliki keluarga baru bersama jamaah lainnya,” ungkap Safira.

Menurut keduanya, pendampingan yang diberikan kepada seluruh jamaah dilakukan secara setara tanpa membedakan usia maupun latar belakang jamaah.

“Pendampingan yang dilakukan Annur sama kepada seluruh jamaah. Walaupun kami jamaah termuda, kami tetap mendapatkan pelayanan yang sama,” tambah Arifin.

BACA JUGA  Hebat! Anggaran ‘Siluman’ Rp60 Miliar Lolos, Eks Pimpinan DPRD Sulsel: Tak Pernah Dibahas di Banggar

Saat ini seluruh jamaah haji khusus PT Annur Maarif telah berada di Jakarta sebelum diberangkatkan menuju Mumbai dan selanjutnya ke Jeddah untuk menjalankan ibadah haji tahun 2026.

Sebanyak 125 jamaah haji khusus Annur Maarif tahun ini diketahui mayoritas telah menunggu selama 5 hingga 7 tahun sebelum akhirnya mendapat kesempatan berangkat ke Tanah Suci. Kisah Safira dan Muhammad Arifin pun menjadi inspirasi bahwa usia muda bukan penghalang untuk menjadi tamu Allah, selama ada niat, doa, dan keyakinan yang kuat.

Continue Reading

Trending