Connect with us

Provinsi Sulawesi Selatan

Gubernur Sulsel Resmikan Kolam Labu Bentenge di Pantai Merpati, Bulukumba

Published

on

Kitasulsel–BULUKUMBA Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, meresmikan Kolam Labu Bentenge yang terletak di Kawasan Pantai Merpati, Kabupaten Bulukumba, Jumat (5/12/2025). Peresmian ini dihadiri oleh Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf, Wakil Bupati Andi Edy Manaf, serta sejumlah pejabat dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Gubernur Andi Sudirman Sulaiman menekankan bahwa Kolam Labu Bentenge merupakan investasi sosial yang penting bagi masyarakat Bulukumba. Fasilitas ini tidak hanya memenuhi kebutuhan warga setempat, tetapi juga berfungsi sebagai elemen estetika yang memperindah kawasan Pantai Merpati.

“Ini adalah sebuah investasi sosial yang luar biasa untuk masyarakat. Selain melayani kebutuhan warga, fasilitas ini juga berkontribusi besar dalam penataan kawasan Pantai Merpati Bulukumba,” ujar Gubernur.

BACA JUGA  Pj Gubernur Prof Fadjry Djufry Support Program Beasiswa Gratis untuk Anak Yatim Piatu dan Hafidz

Selain peresmian fasilitas, Gubernur juga menyerahkan bantuan keuangan sebesar Rp10 miliar kepada Pemerintah Kabupaten Bulukumba. Dana tersebut dialokasikan untuk rehabilitasi jalan menuju potensi wisata serta program prioritas pembangunan daerah.

“Kami menyerahkan bantuan Rp10 miliar untuk rehab jalan potensi wisata dan prioritas pembangunan Bulukumba,” jelasnya.

Gubernur berharap, kehadiran Kolam Labu Bentenge bersama dukungan anggaran tersebut dapat mempercepat pembangunan daerah, terutama dalam pengembangan sektor bahari dan pariwisata berbasis kearifan lokal.

“Semoga Kolam Labu dan bantuan keuangan ini dapat mempercepat pembangunan, sehingga Bulukumba terus berkembang sebagai daerah bahari dan wisata yang semakin maju,” tandasnya.

Peresmian Kolam Labu Bentenge ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Gubernur Sulawesi Selatan, sebagai simbol resmi dibukanya fasilitas tersebut untuk masyarakat dan wisatawan.

BACA JUGA  Hadiri Peringatan Harganas, Sekda Sulsel Jufri Rahman Ajak Kolaborasi Atasi Stunting

Dengan fasilitas ini, Pantai Merpati diharapkan menjadi destinasi wisata yang lebih aman, nyaman, dan menarik, sekaligus mendorong ekonomi lokal melalui sektor pariwisata yang berkelanjutan.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Provinsi Sulawesi Selatan

Wagub Sulsel Kunjungi Sentra Tenun Lipa Sabbe Sidrap, Dorong Pelestarian dan Daya Saing Produk Lokal

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP —— Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, melakukan kunjungan kerja ke salah satu sentra kerajinan tenun lipa sabbe di Kelurahan Arateng, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Selasa (7/4/2026).

Kunjungan tersebut merupakan bentuk dukungan nyata Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam melestarikan budaya lokal sekaligus mendorong pengembangan usaha kerajinan tradisional masyarakat agar mampu bersaing di tengah pasar yang semakin kompetitif.

Dalam kesempatan itu, Fatmawati Rusdi yang didampingi Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, meninjau langsung proses pembuatan tenun lipa sabbe. Ia menyaksikan tahapan produksi mulai dari penyiapan benang hingga proses penenunan yang masih menggunakan metode tradisional oleh para perajin setempat.

Di sela kunjungan, Fatmawati juga berdialog dengan para perajin untuk mendengar langsung berbagai tantangan yang dihadapi, mulai dari pemasaran produk, ketersediaan bahan baku, hingga upaya meningkatkan kualitas dan daya saing tenun di pasar yang lebih luas.

BACA JUGA  Sekda Jufri Rahman Buka Youth Coding Prestasi 2025: 1 Sekolah 1 Programer Andalan

“Pemerintah terus berupaya mendukung pengembangan usaha tradisional agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” ujar Fatmawati Rusdi.

Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut Camat Tellu Limpoe Ridwan Bachtiar, Kepala Puskesmas Amparita Sulastri Saad, Ketua TP PKK Kecamatan Tellu Limpoe Marwah, para lurah, serta jajaran TP PKK kelurahan.

Sementara itu, Wakil Bupati Sidrap Nurkanaah menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terhadap pelaku usaha kerajinan di daerahnya.

“Ini menjadi motivasi bagi para pelaku usaha tenun tradisional untuk terus mempertahankan warisan budaya daerah,” ujarnya.

Melalui penguatan sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten, sektor kerajinan tenun lipa sabbe diharapkan terus berkembang sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan, sekaligus menjaga identitas budaya khas Sidenreng Rappang yang telah diwariskan secara turun-temurun.

BACA JUGA  Aliah dan Nadhif, Paskibraka Nasional Asal Sulsel, Terima Tabungan Pendidikan dari Wagub Fatmawati
Continue Reading

Trending