Connect with us

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Peringati Isra Mi’raj di Angkona, Bupati Luwu Timur Ajak Masyarakat Perkuat Iman dan Istiqamah Beribadah

Published

on

KITASULSEL—LUWU TIMUR — Sebagai momentum untuk memperkuat keimanan, meningkatkan ketaatan beribadah, serta mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat, Bupati Luwu Timur, H. Irwan Bachri Syam, menghadiri peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang digelar di Desa Maliwowo, Kecamatan Angkona, Jumat (9/01/2026).

Peringatan Isra Mi’raj merupakan peristiwa penting dalam sejarah Islam yang memperingati perjalanan suci Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa (Isra), hingga naik ke Sidratul Muntaha (Mi’raj) dalam satu malam. Peristiwa ini juga menjadi tonggak diterimanya perintah salat lima waktu bagi umat Islam.

Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, unsur pemerintah kecamatan, Ketua APDESI, serta para tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.

BACA JUGA  Pemkab Luwu Timur Perkuat Kolaborasi Wujudkan Senyum Sehat Anak Lewat Program Healthier Smile Phase 8

Mengawali sambutannya, Bupati Irwan menegaskan pentingnya menjadikan peringatan Isra Mi’raj tidak sekadar sebagai kegiatan seremonial tahunan, melainkan sebagai momentum untuk mengimplementasikan nilai-nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari.

“Jangan sampai Isra Mi’raj ini hanya kita rayakan setiap tahun, tetapi tidak kita maknai. Mari kita implementasikan dengan menjaga salat lima waktu dan membiasakan salat berjamaah di masjid, terutama bagi kaum laki-laki,” pesan Bupati Irwan.

Ia juga menyampaikan harapannya agar masyarakat Luwu Timur senantiasa istiqamah dalam melaksanakan ibadah. Menurutnya, Pemerintah Daerah berkomitmen untuk terus memberikan perhatian kepada masyarakat, termasuk para pemuka agama, sebagai mitra strategis dalam membangun kehidupan sosial dan spiritual yang harmonis.

Selain itu, Bupati Irwan mengajak masyarakat untuk memperbanyak sedekah subuh serta amal kebaikan sebagai wujud rasa syukur atas nikmat yang telah diberikan Allah SWT.

BACA JUGA  Bupati Lutim Pimpin Rakor Stabilitas Harga TBS Sawit, Dorong Penetapan Harga Berbasis Rendemen

“Kita harus bersyukur dengan memperbanyak sedekah, ibadah, dan kebaikan. Rezeki itu bukan hanya harta, tetapi juga kesehatan dan senyuman. Semua itu adalah rezeki yang patut kita syukuri,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Irwan juga memohon doa dari seluruh masyarakat agar program-program Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dapat berjalan dengan baik dan lancar demi kemajuan serta kesejahteraan daerah.

Peringatan Isra Mi’raj ini diisi dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Ustadz Awal. Dalam tausiyahnya, ia menekankan bahwa peristiwa Isra Mi’raj tidak dapat dijangkau oleh akal manusia semata, melainkan harus diyakini dengan penuh keimanan, sebagai bagian dari kebesaran dan kekuasaan Allah SWT.

Melalui peringatan ini, diharapkan nilai-nilai ketakwaan, kebersamaan, dan kepedulian sosial semakin tertanam dalam kehidupan masyarakat Luwu Timur.

BACA JUGA  DP2KB Luwu Timur Gelar Rakerda 2026, Fokus Optimalisasi Program MBG 3B dan Penurunan Stunting
Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Bupati Luwu Timur Teken Penetapan LP2B, Irwan Bachri Syam Tegaskan Komitmen Lindungi Lahan Pertanian

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR – Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menghadiri Rapat Koordinasi Finalisasi Penetapan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) Kabupaten/Kota se-Sulawesi Selatan yang berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Makassar, Kamis (9/7/2026).

Rapat tersebut merupakan tindak lanjut Surat Edaran Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Republik Indonesia mengenai percepatan penetapan LP2B di seluruh kabupaten/kota. Pemerintah daerah didorong menetapkan sedikitnya 87 persen luas lahan baku sawah (LBS) sebagai LP2B untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.

Dalam kegiatan itu, Bupati Irwan Bachri Syam bersama seluruh kepala daerah kabupaten/kota di Sulawesi Selatan menandatangani Berita Acara Penetapan LP2B yang disaksikan langsung oleh Menteri ATR/Kepala BPN RI, Nusron Wahid, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, serta Direktur Jenderal Tata Ruang Kementerian ATR/BPN.

Selain penandatanganan berita acara, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan juga menyerahkan dokumen peta LP2B secara simbolis kepada Bupati Luwu Timur bersama perwakilan pemerintah kabupaten/kota lainnya sebagai bagian dari proses penetapan kawasan pertanian yang akan dilindungi secara berkelanjutan.

BACA JUGA  Bupati Luwu Timur Salurkan Seragam Gratis untuk 16.253 Siswa, Sasar PAUD hingga SMP

Usai kegiatan, Bupati Irwan Bachri Syam menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam mendukung kebijakan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk menjaga keberlanjutan lahan pertanian produktif.

“Kami mendukung penuh kebijakan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam percepatan penetapan LP2B. Langkah ini bukan hanya untuk melindungi lahan sawah, tetapi juga sebagai upaya menjaga masa depan pertanian dan menjamin ketersediaan pangan bagi masyarakat,” ujar Irwan.

Ia juga menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait agar segera menyusun langkah strategis dan memperkuat koordinasi dalam menjaga kawasan LP2B, sekaligus mendorong penambahan luas lahan yang dilindungi.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menegaskan bahwa penetapan LP2B merupakan langkah strategis dalam menjaga ketahanan pangan di tengah meningkatnya alih fungsi lahan pertanian.

BACA JUGA  Bupati Cup II Kejurprov IMI Sulsel 2026 Sukses Digelar, 220 Rider Ramaikan Sirkuit Taman Sayang Malili

Menurutnya, keberhasilan program tersebut membutuhkan komitmen bersama antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, dan seluruh pemangku kepentingan melalui penguatan regulasi, penataan ruang, serta perlindungan terhadap lahan pertanian produktif.

“Komitmen ini akan diperkuat melalui penandatanganan berita acara penetapan LP2B sebagai bentuk kepastian hukum dalam perlindungan lahan pertanian,” katanya.

Meski demikian, Andi Sudirman mengingatkan masih terdapat sejumlah tantangan dalam implementasi di lapangan. Oleh karena itu, pemerintah kabupaten/kota diminta mempercepat penyusunan regulasi daerah dan memperkuat sinergi lintas sektor agar target nasional dapat tercapai.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri ATR/Kepala BPN RI, Nusron Wahid, menegaskan bahwa percepatan penetapan LP2B merupakan bagian dari kebijakan nasional untuk melindungi lahan sawah sekaligus memperkuat kedaulatan pangan Indonesia.

Menurut Nusron, pembangunan nasional membutuhkan ketersediaan tanah dan ruang, namun tetap harus menjaga keseimbangan ekosistem serta mengendalikan alih fungsi lahan pertanian.

BACA JUGA  Bupati Bombana Kagum dengan Program Bupati Luwu Timur

“Hingga saat ini capaian nasional baru sekitar 57 persen dan ditargetkan meningkat menjadi 87 persen pada 2029. Karena itu dibutuhkan sinergi pemerintah pusat dan daerah melalui integrasi LP2B ke dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW),” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian Luwu Timur, Raksan, mengungkapkan bahwa capaian penetapan LP2B di Kabupaten Luwu Timur telah melampaui target yang ditetapkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

“Luas LP2B Luwu Timur mencapai 21.682,18 hektare, sedangkan luas lahan baku sawah sebesar 23.603,49 hektare. Artinya, Luwu Timur sudah berada pada posisi aman dengan capaian 91,10 persen dari target yang diberikan Pemerintah Provinsi,” jelas Raksan.

Capaian tersebut menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam menjaga keberlanjutan lahan pertanian produktif sebagai fondasi ketahanan pangan daerah dan nasional, sekaligus mendukung target pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan.

Continue Reading

Trending