Connect with us

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Pemkab Luwu Timur Susun SOP SP4N-LAPOR, Aduan Warga Diharapkan Tuntas di Tingkat Desa dan Kecamatan

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR – Pemerintah Kabupaten Kabupaten Luwu Timur terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui sistem pengaduan yang lebih cepat dan efektif.

Hal itu terlihat dalam rapat koordinasi penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) SP4N-LAPOR yang digelar oleh Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kabupaten Luwu Timur di Media Center Diskominfo-SP, Kamis (5/3/2026).

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Diskominfo-SP, Nasir, dan dihadiri Plt. Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Humas, Ahmad M., serta perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), kecamatan, desa, dan instansi terkait.

Dalam arahannya, Nasir yang mewakili Kepala Diskominfo-SP menekankan pentingnya penyamaan persepsi dalam penyusunan SOP agar sistem pengaduan masyarakat dapat berjalan efektif.

BACA JUGA  Silaturahmi & Buka Puasa Bersama, Irwan Sampaikan Program Prioritas untuk Warga Lutim di Makassar

“Kita samakan persepsi soal penyusunan SOP SP4N-LAPOR sekaligus meningkatkan kerja sama dalam mendukung program pemerintah,” ujarnya.

Nasir menjelaskan bahwa SP4N-LAPOR merupakan aplikasi pengaduan masyarakat satu pintu yang diinisiasi pemerintah pusat dan diimplementasikan hingga ke tingkat daerah untuk memperkuat sinergi layanan publik.

“Program ini bertujuan mengoptimalkan penanganan berbagai kendala yang dihadapi masyarakat. Harapannya, seluruh masalah di desa atau kecamatan bisa diselesaikan di tingkat lokal, tanpa harus sampai ke Pak Bupati,” jelasnya.

Sementara itu, narasumber kegiatan, Inansri Winsari, dalam pemaparannya menekankan pentingnya pemahaman mendalam terhadap SOP yang akan disusun.

“Kita berharap akan terbangun pemahaman dan komitmen bersama untuk tata kelola aduan yang responsif, sehingga SOP yang disusun benar-benar menjadi pedoman kerja yang efektif dan aplikatif,” terangnya.

BACA JUGA  Bupati Luwu Timur Kunjungi Korban Kebakaran di Wasuponda, Janjikan Percepatan Bantuan Rumah

Di Kabupaten Luwu Timur, implementasi SP4N-LAPOR dinilai sejalan dengan visi Bupati Irwan Bachri Syam dalam mendorong desa mandiri serta menghadirkan pelayanan publik yang prima.

Melalui penyusunan SOP ini, pemerintah daerah berharap masyarakat memiliki akses pengaduan digital yang lebih mudah, cepat, dan efisien. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan pelayanan publik yang transparan serta mendukung terwujudnya Luwu Timur yang maju dan sejahtera.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Bupati Luwu Timur Hadiri Rakornas Mitigasi Kekeringan Pertanian 2026 di Jakarta

Published

on

Kitasulsel–Jakarta — Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) mitigasi kekeringan lahan pertanian yang digelar Kementerian Pertanian Republik Indonesia di Jakarta Selatan, Senin (20/04/2026).

Kehadiran ini menjadi langkah konkret Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam menyelaraskan kebijakan daerah dengan strategi nasional guna menghadapi potensi kemarau ekstrem tahun 2026.

Rakornas yang dipimpin Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, membahas tindak lanjut prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika terkait musim kemarau berkepanjangan dengan curah hujan di bawah normal di sejumlah wilayah Indonesia.

Kondisi tersebut dinilai berpotensi mengganggu produksi pertanian dan berdampak pada ketahanan pangan nasional.

Dalam arahannya, Amran menekankan pentingnya kesiapsiagaan daerah melalui berbagai langkah strategis, seperti optimalisasi pengelolaan air irigasi, percepatan masa tanam, penggunaan varietas tahan kekeringan, hingga penguatan sarana pertanian melalui pompanisasi serta pembangunan infrastruktur air.

BACA JUGA  Bupati Luwu Timur Apresiasi Kemajuan Parepare di HUT ke-66, Soroti Pentingnya Sinergi “Sehati”

Sementara itu, Irwan Bachri Syam menyatakan bahwa partisipasi Luwu Timur dalam forum ini merupakan bagian dari upaya menyatukan langkah antara pemerintah pusat dan daerah.

“Kami hadir untuk memastikan kebijakan daerah selaras dengan arah nasional. Langkah-langkah konkret akan kami siapkan agar sektor pertanian di Luwu Timur tetap produktif meski menghadapi potensi kekeringan ekstrem,” ujarnya.

Rakornas juga menekankan pentingnya kesiapan data dari pemerintah daerah. Seluruh peserta diminta menyiapkan usulan program yang telah diverifikasi, khususnya terkait mitigasi kekeringan di sektor pertanian dan irigasi.

Kehadiran Bupati Luwu Timur bersama jajaran Dinas Pertanian diharapkan dapat memperkuat koordinasi lintas pemerintahan, sekaligus memastikan respons yang lebih terukur dalam menghadapi dampak perubahan iklim terhadap sektor pangan nasional.

BACA JUGA  Kesbangpol Lutim Sosialisasikan Seleksi Paskibraka 2026, Siapkan Generasi Berkarakter dan Nasionalis
Continue Reading

Trending