Connect with us

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Pemkab Luwu Timur Susun SOP SP4N-LAPOR, Aduan Warga Diharapkan Tuntas di Tingkat Desa dan Kecamatan

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR – Pemerintah Kabupaten Kabupaten Luwu Timur terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui sistem pengaduan yang lebih cepat dan efektif.

Hal itu terlihat dalam rapat koordinasi penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) SP4N-LAPOR yang digelar oleh Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kabupaten Luwu Timur di Media Center Diskominfo-SP, Kamis (5/3/2026).

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Diskominfo-SP, Nasir, dan dihadiri Plt. Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Humas, Ahmad M., serta perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), kecamatan, desa, dan instansi terkait.

Dalam arahannya, Nasir yang mewakili Kepala Diskominfo-SP menekankan pentingnya penyamaan persepsi dalam penyusunan SOP agar sistem pengaduan masyarakat dapat berjalan efektif.

BACA JUGA  Bupati Luwu Timur Hadiri Paripurna HUT ke-27 Luwu Utara, Dorong Sinergi Antar Daerah

“Kita samakan persepsi soal penyusunan SOP SP4N-LAPOR sekaligus meningkatkan kerja sama dalam mendukung program pemerintah,” ujarnya.

Nasir menjelaskan bahwa SP4N-LAPOR merupakan aplikasi pengaduan masyarakat satu pintu yang diinisiasi pemerintah pusat dan diimplementasikan hingga ke tingkat daerah untuk memperkuat sinergi layanan publik.

“Program ini bertujuan mengoptimalkan penanganan berbagai kendala yang dihadapi masyarakat. Harapannya, seluruh masalah di desa atau kecamatan bisa diselesaikan di tingkat lokal, tanpa harus sampai ke Pak Bupati,” jelasnya.

Sementara itu, narasumber kegiatan, Inansri Winsari, dalam pemaparannya menekankan pentingnya pemahaman mendalam terhadap SOP yang akan disusun.

“Kita berharap akan terbangun pemahaman dan komitmen bersama untuk tata kelola aduan yang responsif, sehingga SOP yang disusun benar-benar menjadi pedoman kerja yang efektif dan aplikatif,” terangnya.

BACA JUGA  Perslutim U13 Melaju ke Perempat Final Piala Soeratin Usai Singkirkan PS Luwu Lewat Adu Penalti

Di Kabupaten Luwu Timur, implementasi SP4N-LAPOR dinilai sejalan dengan visi Bupati Irwan Bachri Syam dalam mendorong desa mandiri serta menghadirkan pelayanan publik yang prima.

Melalui penyusunan SOP ini, pemerintah daerah berharap masyarakat memiliki akses pengaduan digital yang lebih mudah, cepat, dan efisien. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan pelayanan publik yang transparan serta mendukung terwujudnya Luwu Timur yang maju dan sejahtera.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Bupati Luwu Timur Tinjau Gerakan Pangan Murah, Minta Jangkauan Diperluas hingga Desa

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR – Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, meninjau langsung pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di pelataran Lapangan Dinas Pendidikan, Selasa (21/7/2026). Kunjungan tersebut menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam memastikan program pengendalian inflasi berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dalam peninjauan itu, Bupati Irwan menyempatkan diri berdialog dengan masyarakat yang berbelanja serta memantau ketersediaan berbagai bahan pangan pokok yang dijual dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.

Gerakan Pangan Murah merupakan program rutin yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP). Program ini bertujuan menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus mengendalikan laju inflasi daerah.

BACA JUGA  Bupati Luwu Timur Hadiri Paripurna HUT ke-27 Luwu Utara, Dorong Sinergi Antar Daerah

Agar pelaksanaannya semakin optimal, Bupati Irwan memberikan sejumlah arahan kepada penyelenggara. Ia meminta penambahan fasilitas pendukung, seperti tenda berukuran besar, serta penambahan petugas agar masyarakat dapat berbelanja dengan lebih nyaman dan pelayanan berlangsung lebih cepat.

“GPM ini harus terus dilaksanakan dan diperluas jangkauannya, termasuk ke kecamatan dan desa, agar bisa memudahkan masyarakat dan manfaatnya bisa dirasakan lebih merata,” tegas Irwan.

Pada kegiatan tersebut, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, mulai dari beras, gula pasir, minyak goreng, tepung terigu, hingga aneka sayuran organik yang dijual mulai Rp5.000 per kemasan. Selain itu, tersedia pula beragam produk olahan hasil perikanan dari pelaku usaha lokal.

BACA JUGA  Pemkab Luwu Timur Gelar Rapat Forum Kabupaten Sehat, Fokus Benahi Indikator Penilaian

Sementara itu, Kepala Bidang Ketahanan Pangan DPKP Luwu Timur, Darfan Husain, menjelaskan bahwa Gerakan Pangan Murah akan terus dilaksanakan secara berkala dengan melibatkan vendor lokal guna memastikan pasokan pangan tetap tersedia.

“Kegiatan ini kami laksanakan secara berkala, khususnya di Malili dua kali dalam sebulan, dan juga akan dilakukan di dinas-dinas, kecamatan hingga desa seperti sebelumnya,” jelas Darfan.

Ia berharap pelaksanaan GPM secara berkelanjutan dapat menjaga stabilitas harga bahan pangan pokok, mengendalikan inflasi daerah, serta meningkatkan daya beli masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menegaskan akan terus memperkuat program-program ketahanan pangan sebagai bagian dari upaya menjaga kesejahteraan masyarakat, sekaligus memastikan kebutuhan pokok tetap mudah diakses dengan harga yang terjangkau di seluruh wilayah Luwu Timur.

BACA JUGA  HUT Luwu Timur ke-23: Harapan Besar Masyarakat untuk Daerah yang Makin Maju dan Sejahtera
Continue Reading

Trending