Connect with us

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Bupati Syaharuddin Tegaskan Wajah Baru “Sidrap 5S”, Hapus Stigma Negatif 4S

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, menegaskan wajah baru daerah yang dipimpinnya melalui konsep “Sidrap 5S”.

Hal tersebut disampaikan dalam acara buka puasa bersama tokoh masyarakat, akademisi, politisi, dan mahasiswa asal Sidrap di Mess Pemda Sidrap, Jalan Bau Mangga, Makassar, Sabtu (14/3/2026).

Langkah ini menjadi komitmen Pemerintah Kabupaten Sidrap untuk menghapus stigma negatif “4S” yang sempat melekat di tengah masyarakat. Syaharuddin menegaskan, wajah baru Sidrap kini mencerminkan nilai religius, kerja keras, serta kemajuan ekonomi yang telah dicapai dalam satu tahun terakhir.

“Sebelum saya menjabat, ada istilah negatif ‘4S’ yang sering terdengar. Sekarang, saya tegaskan tidak ada lagi itu. Mulai hari ini, yang ada adalah Sidrap 5S,” ujar Syaharuddin di hadapan para hadirin.

BACA JUGA  Kunjungi Sidrap, Kepala BPS RI Apresiasi Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi di Sulsel Capai 7,71 Persen

Konsep Sidrap 5S yang diproklamirkan tersebut meliputi Sidrap Aman dan Religius, Sidrap Maju dan Sejahtera, Sidrap Berkah, Sidrap Bercahaya, serta Sidrap Bersih.

Menurut Syaharuddin, branding baru tersebut bukan sekadar slogan, tetapi menjadi representasi jati diri Kabupaten Sidrap sebagai daerah yang dikenal sebagai lumbung pangan sekaligus pusat spiritual.

“Kita ingin dunia mengenal Sidrap sebagai lumbung beras nasional, lumbung telur, pusat energi terbarukan, serta tempat lahirnya para penghafal Al-Qur’an,” tambahnya.

Transformasi citra tersebut diperkuat dengan capaian ekonomi daerah yang signifikan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025, Kabupaten Sidrap berhasil menempati peringkat pertama pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Selatan.

Pertumbuhan ekonomi Sidrap pada 2025 mencapai 7,71 persen, melonjak tajam dibandingkan sebelumnya yang hanya sekitar 4 persen, yang sempat menempatkan daerah ini di peringkat empat terendah di Sulsel.

BACA JUGA  Kominfo Sidrap Bekali Kepala TK dengan Tanda Tangan Elektronik, Persuratan Kini Lebih Praktis

Selain itu, angka kemiskinan di Sidrap berhasil ditekan hingga 4 persen, sementara Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat menjadi 75.

Di sektor infrastruktur, melalui program “Sidrap Bercahaya”, pemerintah daerah terus melakukan perbaikan jalan serta pembangunan penerangan hingga ke tingkat desa.

Dalam kesempatan tersebut, Syaharuddin juga mengajak seluruh perantau asal Sidrap di Makassar—khususnya yang tergabung dalam IKM, ISA, dan IPMI—untuk bersatu mendukung visi pembangunan daerah.

“Mari kita berhenti saling menghujat atau mendiskreditkan. Saatnya kita bersatu memperkuat branding positif ini agar Sidrap semakin disegani dan masyarakatnya semakin sejahtera,” tegasnya.

Kegiatan buka puasa bersama ini turut dihadiri Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Rachmatika Dewi, serta sejumlah anggota DPRD Sulsel asal Kabupaten Sidrap.

BACA JUGA  Komitmen Kawasan Bebas Asap Rokok Jadi Sorotan Kunjungan Wabup Sidrap di SMPN 2 Rappang

Hadir pula Wakil Bupati Sidrap Nurkanaah, Ketua DPRD Sidrap Takyuddin Masse bersama anggota DPRD Sidrap, jajaran Forkopimda, serta para pimpinan instansi vertikal.

Dari jajaran Pemerintah Kabupaten Sidrap tampak Sekretaris Daerah Andi Rahmat Saleh, para asisten, staf ahli, kepala OPD, camat, direktur RSUD, kepala desa, lurah, hingga kepala sekolah.

Kebersamaan tersebut semakin lengkap dengan kehadiran Ketua TP PKK Kabupaten Sidrap, Haslindah Syaharuddin, serta Ketua Dharma Wanita Persatuan Sidrap Andi Rieskha Rahmat bersama para pengurus organisasi perantau Sidrap di Makassar.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Sidrap Matangkan Persiapan Kontingen Menuju Penas Petani Nelayan XVII 2026 di Gorontalo

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP – Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) terus memantapkan persiapan menjelang keberangkatan kontingen daerah untuk mengikuti Pekan Nasional (Penas) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 yang akan digelar di Provinsi Gorontalo.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui rapat pemantapan yang dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Sidrap, Andi Rahmat Saleh, di Ruang Rapat Pimpinan Lantai III Kantor Bupati Sidrap, Jumat (12/6/2026).

Rapat tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh aspek teknis dan administrasi keberangkatan kontingen berjalan lancar. Berbagai hal dibahas secara rinci, mulai dari kesiapan peserta, jadwal keberangkatan, koordinasi antarlembaga, hingga strategi untuk memaksimalkan partisipasi Kabupaten Sidrap pada ajang nasional yang mempertemukan petani dan nelayan dari seluruh Indonesia tersebut.

Pekan Nasional Petani Nelayan merupakan forum strategis yang tidak hanya menjadi ajang silaturahmi dan pertukaran pengalaman antar pelaku sektor pertanian dan perikanan, tetapi juga menjadi wadah pembelajaran, pengembangan inovasi, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang pertanian dan kelautan.

Dalam arahannya, Andi Rahmat Saleh menegaskan bahwa keikutsertaan Kabupaten Sidrap dalam Penas XVII memiliki makna penting mengingat daerah tersebut dikenal sebagai salah satu lumbung pangan di Sulawesi Selatan yang bertumpu pada sektor pertanian, peternakan, dan agribisnis.

BACA JUGA  Tudang Sipulung Digelar di Rijang Pittu, Petani dan Pemerintah Sepakati Strategi Musim Tanam

Menurutnya, momentum Penas harus dimanfaatkan secara optimal untuk memperluas wawasan petani dan nelayan, memperkenalkan potensi unggulan daerah, sekaligus membangun jaringan kerja sama yang dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi pembangunan sektor pertanian di Sidrap.

“Semoga momentum Penas XVII dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk memajukan petani dan nelayan di Kabupaten Sidenreng Rappang,” ujar Andi Rahmat Saleh.

Ia menambahkan, keberhasilan kontingen daerah tidak hanya diukur dari kehadiran dalam kegiatan nasional tersebut, tetapi juga dari kemampuan peserta membawa pulang pengetahuan, teknologi, dan pengalaman baru yang dapat diterapkan di daerah masing-masing.

Selain membahas kesiapan teknis keberangkatan, rapat juga menjadi forum evaluasi terhadap berbagai persiapan yang telah dilakukan oleh tim pendamping, penyuluh pertanian, serta organisasi petani yang akan terlibat dalam kegiatan tersebut.

Sekda Sidrap memberikan apresiasi atas solidnya koordinasi yang selama ini terjalin antara para penyuluh pertanian, Kontak Tani Nelayan Andalan, dan kelompok tani dalam mempersiapkan kontingen daerah.

Menurutnya, sinergi yang baik antara pemerintah, penyuluh, dan pelaku utama sektor pertanian merupakan modal penting untuk memastikan keikutsertaan Sidrap di ajang nasional dapat berjalan sukses dan memberikan hasil yang maksimal.

BACA JUGA  Pemkab Sidrap Sosialisasikan Penempatan PMI Aman, Tekan Risiko Perdagangan Orang

“Kolaborasi yang kuat antara seluruh pihak menjadi kunci keberhasilan. Saya mengapresiasi kerja keras para penyuluh, KTNA, dan kelompok tani yang terus berkoordinasi demi menyukseskan keberangkatan kontingen Sidrap,” katanya.

Sementara itu, Ketua KTNA Sidrap, Abdul Samad, menjelaskan bahwa seluruh persiapan keberangkatan kontingen saat ini telah memasuki tahap akhir.

Ia menyampaikan bahwa kontingen Kabupaten Sidrap dijadwalkan berangkat pada 17 Juni 2026 dengan titik keberangkatan dari Masjid Agung Sidrap.

Menurut Abdul Samad, peserta yang akan berangkat telah mendapatkan berbagai pembekalan dan arahan agar mampu mengikuti seluruh rangkaian kegiatan Penas dengan baik serta membawa nama daerah secara optimal di tingkat nasional.

“Kami terus melakukan koordinasi dan pemantapan agar seluruh peserta dapat berangkat sesuai jadwal dan mengikuti kegiatan dengan maksimal,” ujarnya.

Penas XVII di Gorontalo nantinya akan menghadirkan berbagai agenda penting, mulai dari temu wicara, pameran teknologi pertanian, demonstrasi inovasi, pertukaran pengalaman antarpetani dan nelayan, hingga berbagai kegiatan edukatif yang bertujuan meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat sektor pertanian dan perikanan.

BACA JUGA  Kominfo Sidrap Bekali Kepala TK dengan Tanda Tangan Elektronik, Persuratan Kini Lebih Praktis

Bagi Kabupaten Sidrap, keikutsertaan dalam kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan berbagai potensi unggulan daerah, termasuk sektor pertanian modern, peternakan, dan pengembangan agribisnis yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat.

Rapat pemantapan tersebut turut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Andi Patahangi, bersama sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait yang terlibat dalam mendukung keberangkatan kontingen.

Melalui persiapan yang matang dan koordinasi yang intensif, Pemerintah Kabupaten Sidrap berharap kontingen yang akan berangkat ke Gorontalo mampu berpartisipasi secara aktif, menyerap berbagai inovasi dan teknologi baru, serta membawa manfaat nyata bagi pengembangan sektor pertanian dan perikanan di Bumi Nene Mallomo.

Partisipasi dalam Penas XVII diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat kapasitas petani dan nelayan Sidrap sekaligus mendorong peningkatan daya saing sektor pertanian daerah di tengah tantangan pembangunan dan perubahan iklim yang semakin kompleks.

Dengan demikian, hasil yang diperoleh dari kegiatan nasional tersebut dapat berkontribusi langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan sektor pertanian Kabupaten Sidenreng Rappang di masa mendatang.

Continue Reading

Trending