Connect with us

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Ledakan Event di Sidrap Dongkrak Ekonomi Lokal, Investor Besar Mulai Melirik

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP — Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) tengah menunjukkan geliat baru sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi daerah di Sulawesi Selatan. Di bawah kepemimpinan Bupati Sidrap H. Syaharuddin Alrif, kalender event di Bumi Nene Mallomo kini kembali padat dengan berbagai agenda berskala regional hingga nasional, yang berdampak langsung pada kebangkitan sektor usaha lokal.

Hanya dalam waktu satu tahun sejak memimpin, Syaharuddin Alrif—yang akrab disapa SAR—dinilai berhasil menghidupkan kembali event-event bergengsi yang sempat meredup. Berbagai kegiatan pemerintahan, festival budaya, expo UMKM, hingga agenda olahraga dan keagamaan kini rutin digelar di Sidrap, menciptakan efek domino terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Padatnya agenda kegiatan tersebut membawa berkah tersendiri bagi pelaku UMKM, jasa transportasi, kuliner, hingga sektor perhotelan yang selama ini cenderung lesu dibanding kota-kota besar seperti Makassar. Tingkat hunian hotel yang sebelumnya stagnan, kini mulai mengalami peningkatan signifikan seiring meningkatnya arus kunjungan ke Sidrap.

BACA JUGA  Sidrap Matangkan Persiapan Porsenijar PGRI Sulsel 2026, Wabup Tekankan Kesiapan Teknis dan Pelayanan

Fenomena ini membuka mata banyak pihak bahwa Sidrap memiliki potensi ekonomi yang besar, bukan hanya di sektor pertanian dan peternakan yang selama ini menjadi identitas utamanya sebagai lumbung pangan nasional, tetapi juga di sektor jasa dan pariwisata event.

Bahkan, geliat baru ekonomi Sidrap telah menarik perhatian investor besar. Grup Bosowa, salah satu konglomerasi nasional terkemuka, disebut telah melihat peluang strategis tersebut. Melalui pendekatan personal dan diplomasi investasi yang kerap dilakukan Syaharuddin Alrif dalam berbagai forum informal, Co-Founder Bosowa Group Aksa Mahmud dikabarkan berencana menghadirkan hotel berbintang di Sidrap dalam waktu dekat.

Langkah ini dipandang sebagai sinyal kuat meningkatnya kepercayaan investor terhadap masa depan ekonomi Sidrap.

BACA JUGA  Pangdam Apresiasi Program IP300 Gagasan Bupati Sidrap

Di mata banyak kalangan, kepemimpinan Syaharuddin Alrif tidak berhenti pada peran administratif sebagai kepala daerah. Ia tampil sebagai figur yang aktif memasarkan daerahnya sendiri. Dengan kerendahan hati, rasa bangga, dan keyakinan penuh terhadap potensi Sidrap, SAR kerap menjadi “marketing utama” bagi Bumi Nene Mallomo—mempromosikan peluang investasi, memperkenalkan potensi lokal, hingga meyakinkan mitra bisnis nasional untuk melirik Sidrap.

Pendekatan itulah yang dinilai menjadi kekuatan khas kepemimpinannya: membangun daerah bukan hanya lewat kebijakan, tetapi juga lewat jejaring, komunikasi, dan keberanian menjual potensi daerah ke tingkat yang lebih luas.

Kini, Sidrap tidak lagi hanya dikenal sebagai daerah agraris penghasil pangan dan lumbung penghafal Al-Qur’an. Di tangan Syaharuddin Alrif, Sidrap sedang bergerak menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang menjanjikan di Sulawesi Selatan.

BACA JUGA  Safari Ramadan di Tanru Tedong, Bupati Sidrap Ajak Warga Perbanyak Sedekah
Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Sidrap Jadi Magnet Otomotif Sulsel, 1.139 Pembalap Ramaikan Kejurprov Drag Race 2026

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP — Kabupaten Sidenreng Rappang atau Sidrap kian mengukuhkan diri sebagai magnet otomotif di Provinsi Sulawesi Selatan. Hal ini terlihat pada pembukaan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Drag Race Bupati Sidrap Cup 2026 yang diikuti sebanyak 1.139 peserta dari berbagai daerah, Sabtu (11/4/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di Jalan Harapan Baru, tepat di depan Kompleks SKPD Sidrap ini dibuka langsung oleh Bupati Sidrap sekaligus Ketua Harian Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sulsel, Syaharuddin Alrif.

Dalam sambutannya, Syaharuddin menyampaikan rasa bangganya atas transformasi infrastruktur di Sidrap yang kini mampu menunjang pelaksanaan event olahraga berskala besar, khususnya di bidang otomotif.

“Alhamdulillah, jalan di area kantor bupati ini telah kita muluskan dan resmi menjadi arena olahraga, semacam pusat kegiatan masyarakat atau ‘CPI’ bagi Kabupaten Sidenreng Rappang,” ujarnya.

BACA JUGA  Sidrap Siap Jadi Tuan Rumah Silatnas Wahdah Islamiyah 2025

Ia menilai ajang ini menjadi momentum penting dalam sejarah perkembangan otomotif di Sulawesi Selatan. Selama ini, kata dia, balap drag race lebih banyak terpusat di Kota Makassar, namun kini mulai bergeser ke Sidrap.

“Biasanya balap mobil drag race dilakukan di Makassar, tetapi hari ini Sidenreng Rappang mempersembahkan sirkuit yang sangat mulus dan panjang bagi para pembalap dari seluruh Indonesia,” tambahnya.

Melihat tingginya antusiasme peserta dan masyarakat, Syaharuddin berkomitmen akan mendorong IMI Sulsel agar memasukkan ajang ini dalam kalender kegiatan rutin. Ia bahkan menargetkan pelaksanaan event serupa dapat digelar dua hingga tiga kali dalam setahun jika berjalan sukses.

Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara, Ambriadi, mengungkapkan jumlah starter yang mencapai 1.139 peserta merupakan capaian luar biasa. Para pembalap tidak hanya berasal dari berbagai kabupaten di Sulawesi Selatan, tetapi juga dari luar daerah seperti Sulawesi Utara.

BACA JUGA  Pemkab Sidrap Bentuk Tim Khusus Inventarisasi dan Revitalisasi 14 Asrama Mahasiswa di Makassar

“Kami sangat bangga dengan antusiasme ini. Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini menjadi wadah penyaluran bakat generasi muda di bidang otomotif secara positif, terarah, dan tentunya tetap mengedepankan aspek keselamatan,” jelasnya.

Acara pembukaan turut dihadiri jajaran Forkopimda, di antaranya Kepala Kejaksaan Negeri Sidrap Adhy Kusumo Wibowo, Kasat Lantas Polres Sidrap Abang Lamudding, perwakilan Dandim 1420, jajaran kepala OPD, pengurus KONI, serta sejumlah undangan lainnya.

Ajang ini diharapkan tidak hanya menjadi hiburan dan kompetisi, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta memperkuat citra Sidrap sebagai pusat kegiatan otomotif di kawasan timur Indonesia.

Continue Reading

Trending