Connect with us

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Perslutim Puncaki Klasemen Grup C Piala Soeratin U-13 2026 Usai Sapu Bersih Dua Laga

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR Tim sepak bola kebanggaan masyarakat Luwu Timur, Perslutim, tampil impresif pada ajang Piala Soeratin U-13 2026 dengan memimpin klasemen sementara Grup C usai meraih dua kemenangan beruntun dan mengoleksi enam poin penuh.

Perslutim tergabung di Grup C bersama Makassar City, SSB Merpati Leppangang Pinrang, dan Gasbar Barru. Penampilan skuad muda Perslutim sejauh ini menjadi sorotan berkat semangat juang tinggi dan permainan yang semakin solid dari laga ke laga.

Pada pertandingan perdana yang berlangsung Jumat, 22 Mei 2026 pukul 08.00 Wita di Lapangan Zipur Sakeang 8/SMG, Perslutim menghadapi tim unggulan Makassar City. Sempat tertinggal 0-2 di babak pertama, Perslutim menunjukkan mental juara dengan melakukan comeback dramatis dan membalikkan keadaan menjadi kemenangan 3-2.

BACA JUGA  Dinsos P3A Luwu Timur dan BPS Sosialisasikan Groundcheck PBI kepada Pendamping PKH

Kemenangan tersebut menjadi modal berharga sekaligus pelecut semangat bagi Perslutim saat menghadapi laga kedua melawan Gasbar Barru pada Minggu, 24 Mei 2026. Tampil lebih percaya diri, Perslutim berhasil mendominasi jalannya pertandingan dan menutup laga dengan kemenangan meyakinkan 3-0.

Hasil itu menempatkan Perslutim di puncak klasemen sementara Grup C dengan raihan enam poin. Posisi kedua ditempati Makassar City dengan tiga poin, disusul SSB Merpati Leppangang Pinrang yang juga mengoleksi tiga poin, sementara Gasbar Barru masih tanpa poin.

Pertandingan kedua Perslutim turut disaksikan langsung oleh Muhammad Safaat DP. Kehadirannya menjadi bentuk dukungan penuh pemerintah daerah terhadap perkembangan sepak bola usia dini di Bumi Batara Guru.

BACA JUGA  Bupati Luwu Timur Ikuti Rakor Virtual Penandatanganan Nota Kesepahaman Terkait Agraria, Tata Ruang, dan Kehutanan

Muhammad Safaat DP mengaku bangga dengan perjuangan dan mental bertanding para pemain muda Perslutim yang mampu tampil konsisten dalam dua laga awal fase grup.

“Alhamdulillah, anak-anak bermain luar biasa. Mereka menunjukkan semangat juang, disiplin, dan kerja sama tim yang sangat baik. Ini menjadi kebanggaan bagi Luwu Timur karena Perslutim mampu memimpin klasemen sementara Grup C dengan dua kemenangan,” ujarnya usai pertandingan.

Ia juga berharap Perslutim dapat mempertahankan performa terbaiknya pada laga terakhir fase grup melawan SSB Merpati Leppangang Pinrang.

“Kami berharap anak-anak tetap fokus dan menjaga semangat bertanding. Pemerintah daerah tentu memberikan dukungan penuh agar Perslutim bisa melangkah lebih jauh dan mengharumkan nama Luwu Timur di ajang Piala Soeratin,” jelas Safaat.

BACA JUGA  Pemdes Alam Buana Salurkan BLT Dana Desa, Ringankan Beban Warga Jelang Hari Besar Keagamaan

Perslutim kini hanya menyisakan satu pertandingan terakhir fase grup yang akan digelar pada Selasa, 26 Mei 2026 pukul 08.00 Wita melawan SSB Merpati Leppangang Pinrang. Laga tersebut menjadi penentu untuk memastikan langkah Perslutim menuju babak berikutnya sekaligus mempertahankan posisi sebagai pemuncak grup.

Dukungan dan doa masyarakat Luwu Timur pun terus mengalir agar Perslutim mampu melanjutkan tren positif dan mengharumkan nama daerah di ajang Piala Soeratin U-13 tahun ini.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Bupati Luwu Timur Teken Penetapan LP2B, Irwan Bachri Syam Tegaskan Komitmen Lindungi Lahan Pertanian

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR – Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menghadiri Rapat Koordinasi Finalisasi Penetapan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) Kabupaten/Kota se-Sulawesi Selatan yang berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Makassar, Kamis (9/7/2026).

Rapat tersebut merupakan tindak lanjut Surat Edaran Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Republik Indonesia mengenai percepatan penetapan LP2B di seluruh kabupaten/kota. Pemerintah daerah didorong menetapkan sedikitnya 87 persen luas lahan baku sawah (LBS) sebagai LP2B untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.

Dalam kegiatan itu, Bupati Irwan Bachri Syam bersama seluruh kepala daerah kabupaten/kota di Sulawesi Selatan menandatangani Berita Acara Penetapan LP2B yang disaksikan langsung oleh Menteri ATR/Kepala BPN RI, Nusron Wahid, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, serta Direktur Jenderal Tata Ruang Kementerian ATR/BPN.

Selain penandatanganan berita acara, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan juga menyerahkan dokumen peta LP2B secara simbolis kepada Bupati Luwu Timur bersama perwakilan pemerintah kabupaten/kota lainnya sebagai bagian dari proses penetapan kawasan pertanian yang akan dilindungi secara berkelanjutan.

BACA JUGA  Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam Bersama Forkopimda Hadiri Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026

Usai kegiatan, Bupati Irwan Bachri Syam menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam mendukung kebijakan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk menjaga keberlanjutan lahan pertanian produktif.

“Kami mendukung penuh kebijakan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam percepatan penetapan LP2B. Langkah ini bukan hanya untuk melindungi lahan sawah, tetapi juga sebagai upaya menjaga masa depan pertanian dan menjamin ketersediaan pangan bagi masyarakat,” ujar Irwan.

Ia juga menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait agar segera menyusun langkah strategis dan memperkuat koordinasi dalam menjaga kawasan LP2B, sekaligus mendorong penambahan luas lahan yang dilindungi.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menegaskan bahwa penetapan LP2B merupakan langkah strategis dalam menjaga ketahanan pangan di tengah meningkatnya alih fungsi lahan pertanian.

BACA JUGA  Bupati Luwu Timur Ikuti Rakor Virtual Penandatanganan Nota Kesepahaman Terkait Agraria, Tata Ruang, dan Kehutanan

Menurutnya, keberhasilan program tersebut membutuhkan komitmen bersama antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, dan seluruh pemangku kepentingan melalui penguatan regulasi, penataan ruang, serta perlindungan terhadap lahan pertanian produktif.

“Komitmen ini akan diperkuat melalui penandatanganan berita acara penetapan LP2B sebagai bentuk kepastian hukum dalam perlindungan lahan pertanian,” katanya.

Meski demikian, Andi Sudirman mengingatkan masih terdapat sejumlah tantangan dalam implementasi di lapangan. Oleh karena itu, pemerintah kabupaten/kota diminta mempercepat penyusunan regulasi daerah dan memperkuat sinergi lintas sektor agar target nasional dapat tercapai.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri ATR/Kepala BPN RI, Nusron Wahid, menegaskan bahwa percepatan penetapan LP2B merupakan bagian dari kebijakan nasional untuk melindungi lahan sawah sekaligus memperkuat kedaulatan pangan Indonesia.

Menurut Nusron, pembangunan nasional membutuhkan ketersediaan tanah dan ruang, namun tetap harus menjaga keseimbangan ekosistem serta mengendalikan alih fungsi lahan pertanian.

BACA JUGA  Pemdes Alam Buana Salurkan BLT Dana Desa, Ringankan Beban Warga Jelang Hari Besar Keagamaan

“Hingga saat ini capaian nasional baru sekitar 57 persen dan ditargetkan meningkat menjadi 87 persen pada 2029. Karena itu dibutuhkan sinergi pemerintah pusat dan daerah melalui integrasi LP2B ke dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW),” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian Luwu Timur, Raksan, mengungkapkan bahwa capaian penetapan LP2B di Kabupaten Luwu Timur telah melampaui target yang ditetapkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

“Luas LP2B Luwu Timur mencapai 21.682,18 hektare, sedangkan luas lahan baku sawah sebesar 23.603,49 hektare. Artinya, Luwu Timur sudah berada pada posisi aman dengan capaian 91,10 persen dari target yang diberikan Pemerintah Provinsi,” jelas Raksan.

Capaian tersebut menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam menjaga keberlanjutan lahan pertanian produktif sebagai fondasi ketahanan pangan daerah dan nasional, sekaligus mendukung target pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan.

Continue Reading

Trending