Connect with us

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Hujan Tak Surutkan Antusias Warga Hadiri Tabligh Akbar HUT ke-23 Luwu Timur

Published

on

Kitasulsel–Malili – Guyuran hujan yang turun sejak petang di kawasan Puncak Indah, Malili, Jumat (22/05/2026), tidak menghalangi langkah ribuan masyarakat untuk menghadiri Tabligh Akbar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten Luwu Timur.

Lapangan Pendidikan yang menjadi lokasi kegiatan tetap dipadati jamaah. Dengan payung dan jas hujan seadanya, masyarakat bertahan mengikuti rangkaian tabligh akbar hingga selesai.

Suasana semakin hangat ketika lantunan sholawat yang dipandu langsung oleh Ustadz Das’ad Latif menggema bersama ribuan jamaah yang hadir pada malam itu.

Kehadiran penceramah nasional tersebut menjadi magnet tersendiri bagi masyarakat. Dengan gaya ceramah khas yang jenaka namun penuh hikmah, Ustadz Das’ad berhasil menghidupkan suasana di tengah hujan yang terus mengguyur lokasi acara.

BACA JUGA  Wabup Sidrap Apresiasi Rumah Gizi Melati sebagai Pusat Edukasi dan Pencegahan Stunting

Dalam tausiyahnya, ia mengajak masyarakat untuk menyambut Bulan Zulhijah dengan memperbanyak ibadah dan amalan kebaikan. Ia juga mengingatkan tentang makna ibadah haji dan ibadah kurban sebagai bentuk ketakwaan dan pengorbanan kepada Allah SWT.

Melalui cerita-cerita sederhana yang dekat dengan kehidupan masyarakat, Ustadz Das’ad menyampaikan pesan tentang keikhlasan Nabi Ibrahim AS dan keteguhan Nabi Ismail AS dalam menjalankan perintah Allah SWT.

Kisah tersebut disampaikan dengan gaya ringan yang beberapa kali mengundang tawa jamaah, namun tetap sarat makna dan menyentuh hati.

Di sela ceramahnya, Ustadz Das’ad memberikan apresiasi kepada masyarakat Luwu Timur yang tetap antusias menghadiri tabligh akbar meski dalam kondisi hujan.

BACA JUGA  Pemda Luwu Timur Salurkan 16.253 Paket Seragam Sekolah, Jangkau 11 Kecamatan

“Alhamdulillah ternyata hujan tidak mengalahkan iman kita,” ucapnya yang disambut tepuk tangan jamaah.

Tak hanya masyarakat, apresiasi juga disampaikan kepada Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur yang dinilainya telah menjadi sponsor kebaikan dengan menghadirkan kegiatan-kegiatan religius di tengah masyarakat.

“Semua kebaikan ini karena bapak dan ibu yang menjadi sponsor dibaliknya,” tuturnya sembari melihat orang nomor satu dan dua di Bumi Batara Guru itu.

Tabligh akbar ini dihadiri langsung Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, Wakil Bupati Hj. Puspawati Husler, Ketua TP PKK Lutim sekaligus Anggota DPRD Sulsel dr. Ani Nurbani, unsur Forkopimda, anggota DPRD Lutim, dan jajaran Pemerintah Kabupaten Luwu Timur.

BACA JUGA  DPPKB Luwu Timur Gencarkan Program Dashat di Burau, Tekan Stunting Melalui Gizi Seimbang

Usai tabligh akbar, rangkaian acara dilanjutkan dengan penyerahan santunan kepada anak yatim yang berlangsung di kediaman Bupati Luwu Timur.

Momen tersebut berlangsung penuh kehangatan dan menjadi wujud kepedulian sosial serta semangat berbagi dalam momentum peringatan HUT ke-23 Luwu Timur.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Dinkes Luwu Timur Verifikasi 20 Desa dan Kelurahan untuk Wujudkan Program STBM Tingkat Kabupaten

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR — Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Timur menginisiasi pelaksanaan verifikasi lapangan terhadap 20 desa dan kelurahan dalam upaya mewujudkan program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) tingkat kabupaten. Kegiatan tersebut melibatkan tim gabungan lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan dijadwalkan berlangsung pada 9–11 Juni serta 17–18 Juni 2026.

Pelaksanaan verifikasi lapangan dipimpin langsung oleh Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Timur, dr. Helmy Kahar, yang juga bertindak sebagai Ketua I Tim Verifikator. Sementara Ketua II Tim Verifikator dipimpin oleh Dr. Syaifullah. Keduanya hadir mewakili Bupati Luwu Timur dalam pembukaan kegiatan yang berlangsung pada Selasa (9/6/2026).

Dalam sambutannya, Dr. Syaifullah menegaskan bahwa pencapaian status Desa STBM bukanlah sesuatu yang dapat diraih secara instan. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari komitmen bersama, semangat gotong royong, dan kesadaran masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan layak huni.

BACA JUGA  DPPKB Luwu Timur Gencarkan Program Dashat di Burau, Tekan Stunting Melalui Gizi Seimbang

“Ini adalah buah dari komitmen, gotong royong, dan kesadaran kolektif untuk menciptakan lingkungan yang lebih layak huni bagi anak cucu kita,” ujar Syaifullah.

Ia menjelaskan bahwa kehadiran tim verifikator di lapangan bertujuan memastikan implementasi lima pilar STBM berjalan secara berkelanjutan dan konsisten di tengah masyarakat. Selain itu, proses verifikasi dilakukan untuk mencocokkan data administrasi dengan kondisi nyata di lapangan.

“Target kita bukan sekadar sertifikat atau status lulus, melainkan terwujudnya masyarakat yang sehat, produktif, dan bebas dari penyakit berbasis lingkungan,” tambahnya.

Syaifullah juga berharap seluruh proses verifikasi dapat berjalan secara transparan. Berbagai temuan yang diperoleh selama peninjauan lapangan diharapkan menjadi bahan evaluasi bersama guna meningkatkan kualitas pelaksanaan program sanitasi di masa mendatang.

BACA JUGA  Pemdes Alam Buana Salurkan BLT Dana Desa, Ringankan Beban Warga Jelang Hari Besar Keagamaan

Dalam pelaksanaannya, tim verifikasi dibagi menjadi dua kelompok. Setiap tim akan mengambil sampel pada 20 rumah tangga di masing-masing desa dan kelurahan yang diverifikasi. Selain itu, pemeriksaan juga dilakukan di lingkungan kantor pemerintah desa dan sekolah sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Tim verifikator melibatkan sejumlah OPD terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, antara lain Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida), Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Tarkim), serta Dinas Sosial dan P3A.

Kegiatan verifikasi turut dihadiri para kepala desa, kepala puskesmas, kepala sekolah, ketua BPD, petugas sanitarian, tenaga promosi kesehatan puskesmas, kepala dusun, ketua RT/RW, kader kesehatan, hingga tokoh masyarakat. Hadir pula perwakilan TP PKK tingkat kabupaten, kecamatan, dan desa, pengurus forum kecamatan, Pokja Desa Sehat, serta Tim Kerja STBM.

BACA JUGA  Pemkab Luwu Timur Perkuat Komunikasi dengan DPR RI, Dorong Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan

Melalui verifikasi ini, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur berharap semakin banyak desa dan kelurahan yang mampu memenuhi indikator STBM secara berkelanjutan, sehingga kualitas kesehatan lingkungan masyarakat dapat terus meningkat dan mendukung pembangunan daerah yang sehat serta berdaya saing.

Continue Reading

Trending