Connect with us

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Bupati Luwu Timur Dukung Penuh Persiapan Kontingen Pesparawi Nasional

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menegaskan komitmen dan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terhadap persiapan kontingen Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) yang akan berlaga di tingkat nasional.

Penegasan tersebut disampaikan saat Bupati menerima audiensi pengurus dan panitia Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) bersama Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM, Senfry Oktavianus, di ruang kerjanya, Sabtu (25/4/2026).

Dalam pertemuan itu, LPPD memaparkan berbagai persiapan yang telah dan akan dilakukan, mulai dari penyusunan teknis kegiatan, proses seleksi peserta, hingga koordinasi intensif dengan pemerintah daerah. LPPD sendiri bertanggung jawab penuh dalam mempersiapkan kontingen yang akan mewakili Kabupaten Luwu Timur di ajang nasional tersebut.

BACA JUGA  Peringati Isra Mi’raj di Angkona, Bupati Luwu Timur Ajak Masyarakat Perkuat Iman dan Istiqamah Beribadah

Bupati Irwan menekankan bahwa Pesparawi bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan sarana strategis untuk membina seni paduan suara gerejawi sekaligus memperkuat nilai kebersamaan dan spiritualitas.

“Pesparawi bukan hanya ajang perlombaan, tetapi juga wadah untuk menunjukkan semangat kebersamaan, memperkuat pembinaan seni paduan suara gerejawi, serta mengharumkan nama Kabupaten Luwu Timur di kancah nasional,” ujarnya.

Ia juga berharap seluruh kontingen dapat mempersiapkan diri secara maksimal agar mampu tampil optimal dan meraih prestasi terbaik.

Pada ajang Pesparawi tingkat nasional tahun ini, Luwu Timur akan berpartisipasi pada kategori Paduan Suara Pria (PSP). Keikutsertaan ini menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan potensi seni dan keagamaan di daerah.

BACA JUGA  Hujan Tak Surutkan Antusias Warga Hadiri Tabligh Akbar HUT ke-23 Luwu Timur

Adapun pelaksanaan Pesparawi nasional dijadwalkan berlangsung di Manokwari pada 18 hingga 28 Juni 2026. Momentum ini dinilai sebagai kesempatan penting bagi kontingen Luwu Timur untuk menunjukkan kualitas terbaik di tingkat nasional.

Sementara itu, Ketua LPPD Lutim, Anna Toding, menyampaikan bahwa proses latihan dan pembinaan akan terus dimaksimalkan. Ia juga mengungkapkan rencana penyelenggaraan konser pada awal Juni di Sorowako yang akan menjadi ajang pemantapan sekaligus pelepasan resmi kontingen.

Melalui audiensi ini, Bupati berharap sinergi antara pemerintah daerah, panitia, dan seluruh peserta semakin kuat, sehingga keikutsertaan kontingen Luwu Timur dapat berjalan sukses dan mampu mengukir prestasi membanggakan di tingkat nasional.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Dinkes Luwu Timur Verifikasi 20 Desa dan Kelurahan untuk Wujudkan Program STBM Tingkat Kabupaten

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR — Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Timur menginisiasi pelaksanaan verifikasi lapangan terhadap 20 desa dan kelurahan dalam upaya mewujudkan program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) tingkat kabupaten. Kegiatan tersebut melibatkan tim gabungan lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan dijadwalkan berlangsung pada 9–11 Juni serta 17–18 Juni 2026.

Pelaksanaan verifikasi lapangan dipimpin langsung oleh Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Timur, dr. Helmy Kahar, yang juga bertindak sebagai Ketua I Tim Verifikator. Sementara Ketua II Tim Verifikator dipimpin oleh Dr. Syaifullah. Keduanya hadir mewakili Bupati Luwu Timur dalam pembukaan kegiatan yang berlangsung pada Selasa (9/6/2026).

Dalam sambutannya, Dr. Syaifullah menegaskan bahwa pencapaian status Desa STBM bukanlah sesuatu yang dapat diraih secara instan. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari komitmen bersama, semangat gotong royong, dan kesadaran masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan layak huni.

BACA JUGA  Pemkab Lutim Dorong Peran Komunitas Otomotif dalam Pembangunan Sosial dan Budaya

“Ini adalah buah dari komitmen, gotong royong, dan kesadaran kolektif untuk menciptakan lingkungan yang lebih layak huni bagi anak cucu kita,” ujar Syaifullah.

Ia menjelaskan bahwa kehadiran tim verifikator di lapangan bertujuan memastikan implementasi lima pilar STBM berjalan secara berkelanjutan dan konsisten di tengah masyarakat. Selain itu, proses verifikasi dilakukan untuk mencocokkan data administrasi dengan kondisi nyata di lapangan.

“Target kita bukan sekadar sertifikat atau status lulus, melainkan terwujudnya masyarakat yang sehat, produktif, dan bebas dari penyakit berbasis lingkungan,” tambahnya.

Syaifullah juga berharap seluruh proses verifikasi dapat berjalan secara transparan. Berbagai temuan yang diperoleh selama peninjauan lapangan diharapkan menjadi bahan evaluasi bersama guna meningkatkan kualitas pelaksanaan program sanitasi di masa mendatang.

BACA JUGA  Peringati Isra Mi’raj di Angkona, Bupati Luwu Timur Ajak Masyarakat Perkuat Iman dan Istiqamah Beribadah

Dalam pelaksanaannya, tim verifikasi dibagi menjadi dua kelompok. Setiap tim akan mengambil sampel pada 20 rumah tangga di masing-masing desa dan kelurahan yang diverifikasi. Selain itu, pemeriksaan juga dilakukan di lingkungan kantor pemerintah desa dan sekolah sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Tim verifikator melibatkan sejumlah OPD terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, antara lain Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida), Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Tarkim), serta Dinas Sosial dan P3A.

Kegiatan verifikasi turut dihadiri para kepala desa, kepala puskesmas, kepala sekolah, ketua BPD, petugas sanitarian, tenaga promosi kesehatan puskesmas, kepala dusun, ketua RT/RW, kader kesehatan, hingga tokoh masyarakat. Hadir pula perwakilan TP PKK tingkat kabupaten, kecamatan, dan desa, pengurus forum kecamatan, Pokja Desa Sehat, serta Tim Kerja STBM.

BACA JUGA  Silaturahmi & Buka Puasa Bersama, Irwan Sampaikan Program Prioritas untuk Warga Lutim di Makassar

Melalui verifikasi ini, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur berharap semakin banyak desa dan kelurahan yang mampu memenuhi indikator STBM secara berkelanjutan, sehingga kualitas kesehatan lingkungan masyarakat dapat terus meningkat dan mendukung pembangunan daerah yang sehat serta berdaya saing.

Continue Reading

Trending