Connect with us

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Pemkab Sidrap Ajukan Bantuan Rekonstruksi Jembatan Botto ke BNPB

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang memaparkan usulan bantuan pendanaan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana kepada Direktorat Perencanaan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI, Senin (25/5/2026).

Kegiatan pemaparan pra-verifikasi tersebut dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting. Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, mengikuti rapat dari ruang kerjanya di Kompleks Perkantoran Pemkab Sidrap, Kelurahan Batu Lappa, Kecamatan Watang Pulu.

Dalam agenda itu, Bupati didampingi jajaran kepala dinas terkait, tim teknis, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sidrap. Turut hadir perwakilan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Sulsel, Hasanuddin.

Rapat koordinasi dibuka oleh Analis Kebencanaan Ahli Madya BNPB, Erwin. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya pergeseran fokus penanganan bencana menuju langkah preventif.

BACA JUGA  Libatkan Berbagai Unsur, Pemkab Sidrap Bersihkan Saluran Air Pasar Rappang

“Mekanisme pengusulan dimulai dengan penyusunan usulan teknis oleh BPBD, yang kemudian dikaji oleh BPKAD. Setiap usulan wajib disertai fakta lapangan mengenai kerusakan aset yang menghambat pelayanan publik,” jelas Erwin.

Pada kesempatan tersebut, Syaharuddin Alrif menegaskan usulan bantuan difokuskan pada pembangunan kembali Jembatan Botto di Desa Bulu Cenrana, Kecamatan Pitu Riawa, yang ambruk akibat banjir pada 3 Mei 2024.

Jembatan sepanjang 80 meter itu diketahui menjadi jalur penghubung strategis antara Kecamatan Pitu Riawa dan Kecamatan Pitu Riase, sekaligus menopang aktivitas distribusi hasil pertanian masyarakat.

“Kami sangat berharap dukungan hibah dari BNPB agar rekonstruksi ini dapat terealisasi. Wilayah ini merupakan lumbung pangan nasional yang produktivitasnya sangat bergantung pada konektivitas transportasi untuk mobilitas hasil komoditas, baik padi maupun jagung,” ujar Syaharuddin.

BACA JUGA  Pemkab Sidrap dan BPJS Kesehatan Rekonsiliasi Data Iuran JKN Triwulan I 2026

Ia merinci kebutuhan anggaran rekonstruksi jembatan dengan lebar 5 meter tersebut mencapai Rp15.454.800.000. Saat ini, Pemkab Sidrap bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan telah menyiapkan jembatan sementara, namun penggunaannya terbatas dengan kapasitas maksimal 4 ton.

Syaharuddin juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk segera merevisi dokumen teknis, melengkapi data pendukung, serta mengikuti seluruh tahapan verifikasi lapangan yang ditetapkan BNPB.

“Kami sangat siap untuk mengikuti tahapan selanjutnya agar bantuan hibah ini tepat sasaran, memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi, serta mempercepat kesejahteraan masyarakat kami,” pungkasnya.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Bupati dan Wakil Bupati Sidrap Tinjau Penanaman Cabai di Kompleks SKPD

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP — Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, bersama Wakil Bupati Nurkanaah meninjau langsung kegiatan penanaman cabai di area depan Aula Saromase, Kompleks SKPD Sidrap, Senin (25/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah konkret Pemerintah Kabupaten Sidrap dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan pekarangan kantor sebagai sarana produksi pangan lokal.

Dalam peninjauan itu, Bupati didampingi sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD). Selain memantau proses penanaman cabai yang dilakukan aparatur sipil negara (ASN), Syaharuddin dan Nurkanaah juga meninjau kondisi tanaman alpukat yang berada di kawasan tersebut.

Bahkan, Bupati turut melakukan perawatan tanaman alpukat guna memastikan pertumbuhan tanaman berjalan optimal.

Di sela kegiatan, Syaharuddin berdiskusi langsung dengan para pegawai terkait teknik budi daya cabai yang baik. Ia juga memberikan arahan mengenai pentingnya pemanfaatan lahan kosong dan pekarangan rumah agar memiliki nilai produktif.

BACA JUGA  Pemkab Sidrap Gandeng Jamkrindo, Perkuat Perlindungan Risiko Proyek Pembangunan

Menurutnya, langkah sederhana seperti menanam cabai dan tanaman pangan lainnya dapat menjadi contoh nyata bagi masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan keluarga.

Bupati menekankan bahwa aparatur sipil negara harus mampu menjadi teladan dalam memanfaatkan lahan di lingkungan masing-masing, baik di area perkantoran maupun di rumah.

Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Sidrap terus mendorong terciptanya kemandirian pangan yang dimulai dari lingkungan kerja pemerintah. Upaya ini juga diharapkan dapat membantu menekan laju inflasi daerah melalui pemenuhan kebutuhan pangan secara mandiri dan berkelanjutan.

Selain memperkuat ketahanan pangan, program pemanfaatan lahan pekarangan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga produktivitas lahan serta mendukung gerakan pertanian skala rumah tangga di Kabupaten Sidrap.

BACA JUGA  Kontingen Sidrap Siap Berlaga di Harganas Sulsel 2025
Continue Reading

Trending