Connect with us

NEWS

Elegansi dalam Ibadah, PT Annur Maarif Percayakan Desain Batik Jamaah kepada Lina Sukijo, Desainer di Balik Brand Eless

Published

on

KITASULSEL—JAKARTA—PT Annur Maarif kembali menghadirkan inovasi dalam meningkatkan pelayanan kepada para jamaah umrah. Tidak hanya berfokus pada kualitas ibadah dan layanan selama di Tanah Suci, perusahaan penyelenggara perjalanan ibadah umrah dan haji ini juga memberikan perhatian khusus terhadap identitas dan kenyamanan jamaah melalui peluncuran desain batik terbaru yang tampil lebih elegan dan berkelas.

Untuk mewujudkan hal tersebut, PT Annur Maarif mempercayakan proses perancangan batik jamaah kepada desainer kenamaan nasional Lina Sukijo, sosok di balik brand fashion Eless yang dikenal luas dengan koleksi busana abaya bergaya glamor, eksklusif, namun tetap elegan.

Kolaborasi ini menjadi langkah strategis PT Annur Maarif dalam menghadirkan identitas visual yang semakin kuat sekaligus memberikan pengalaman terbaik bagi jamaah sejak keberangkatan.

Meski hadir dengan sentuhan desain yang lebih modern, batik terbaru tersebut tetap mempertahankan warna ungu sebagai identitas utama PT Annur Maarif yang selama ini telah melekat kuat di mata masyarakat. Warna ungu yang menjadi ciri khas perusahaan dipadukan dengan motif kontemporer sehingga menghasilkan tampilan yang eksklusif, anggun, dan mudah dikenali.

BACA JUGA  Menkes Tegaskan Kasus Covid-19 Yang Meningkat Tidak Mematikan

Seragam batik edisi terbaru ini bahkan telah resmi dikenakan pada pemberangkatan jamaah umrah grup Jakarta. Keberangkatan tersebut menjadi momen istimewa karena diikuti oleh istri Menteri Agama Republik Indonesia bersama sejumlah kolega.

Prosesi pelepasan jamaah pekan ini juga mendapat perhatian khusus dengan hadirnya Prof. Dr. Phil. H. Kamaruddin Amin, M.A., Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI. Kehadiran beliau merupakan bentuk dukungan sekaligus mengantarkan sang istri tercinta yang berangkat menunaikan ibadah umrah bersama rombongan PT Annur Maarif.

Co-Founder PT Annur Maarif, Dr. H. Bunyamin M. Yapid, Lc., M.H., menjelaskan bahwa pemilihan Lina Sukijo bukan tanpa alasan. Menurutnya, reputasi Lina Sukijo sebagai desainer nasional dengan kualitas karya yang telah diakui menjadi pertimbangan utama perusahaan.

BACA JUGA  Menag Nasaruddin Umar: Iduladha 1447 H di Istiqlal Usung Tema “Spirit Kurban Merawat Alam dan Kemanusiaan”

“Kami mempercayakan desain uniform batik jamaah kepada Ibu Lina Sukijo karena kualitas desainnya sudah terbukti. Brand Eless juga sangat diminati masyarakat Indonesia karena mampu menghadirkan busana yang elegan, nyaman, dan memiliki karakter yang kuat,” ujar Bunyamin.

Ia menegaskan bahwa PT Annur Maarif ingin memberikan lebih dari sekadar fasilitas perjalanan ibadah. Menurutnya, setiap detail pelayanan, termasuk seragam jamaah, merupakan bagian dari upaya menghadirkan pengalaman ibadah yang berkesan.

“Kami ingin jamaah merasa nyaman sekaligus bangga terhadap apa yang diberikan oleh PT Annur Maarif. Ketika mengenakan batik hasil karya desainer nasional, jamaah akan tampil lebih elegan, rapi, dan memiliki identitas yang kuat selama menjalankan ibadah umrah. Kami ingin setiap jamaah merasakan bahwa mereka mendapatkan pelayanan terbaik sejak berangkat hingga kembali ke Tanah Air,” kata Bunyamin.

Lebih lanjut, ia menilai bahwa penggunaan karya desainer nasional juga menjadi bentuk dukungan PT Annur Maarif terhadap industri kreatif Indonesia. Menurutnya, kolaborasi antara penyelenggara ibadah dan pelaku industri fashion lokal dapat menghasilkan produk berkualitas yang mampu meningkatkan citra layanan umrah Indonesia.

BACA JUGA  Dekatkan Diri ke Konstituen, Andi Insan Serap Aspirasi Warga Panca Lautang

Langkah tersebut sekaligus mempertegas komitmen PT Annur Maarif untuk terus berinovasi dalam memberikan pelayanan premium kepada para jamaah. Selama ini perusahaan dikenal tidak hanya mengedepankan aspek pembinaan ibadah, tetapi juga terus meningkatkan kualitas pelayanan mulai dari akomodasi, transportasi, pendampingan, hingga penampilan jamaah.

Dengan hadirnya batik terbaru hasil rancangan Lina Sukijo, PT Annur Maarif berharap identitas jamaah semakin mudah dikenali di Tanah Suci sekaligus mencerminkan semangat pelayanan yang profesional, modern, dan berkelas.

Desain baru ini menjadi simbol bahwa perjalanan ibadah tidak hanya menghadirkan kenyamanan secara spiritual, tetapi juga memberikan kebanggaan tersendiri melalui identitas yang elegan dan eksklusif, sejalan dengan komitmen PT Annur Maarif dalam menghadirkan layanan umrah berkualitas bagi masyarakat Indonesia.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Baleg DPR Setujui RUU Satu Data Indonesia Jadi Usul Inisiatif DPR

Published

on

Kitasulsel–JAKARTA – Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menyepakati Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Satu Data Indonesia untuk diproses sebagai usul inisiatif DPR. Keputusan tersebut diambil dalam rapat pleno Baleg yang digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (15/7/2026).

Persetujuan diberikan setelah seluruh fraksi di DPR menyampaikan pandangan mini fraksi dan secara bulat menyatakan dukungan terhadap hasil penyusunan RUU tersebut.

Ketua Baleg DPR RI, Bob Hasan, kemudian meminta persetujuan seluruh peserta rapat sebelum menetapkan keputusan.

“Apakah hasil penyusunan RUU tentang Satu Data Indonesia dapat diproses lebih lanjut sesuai peraturan perundang-undangan?” tanya Bob Hasan saat memimpin rapat.

Seluruh peserta rapat menyatakan setuju, yang kemudian disahkan dengan ketukan palu sebagai tanda persetujuan resmi Baleg.

BACA JUGA  Menkes Tegaskan Kasus Covid-19 Yang Meningkat Tidak Mematikan

Sebelum pengambilan keputusan, Ketua Panitia Kerja (Panja) RUU Satu Data Indonesia, Sturman Panjaitan, menyampaikan laporan hasil pembahasan yang telah berlangsung sejak April hingga Juli 2026.

Menurut Sturman, Panja telah menggelar 14 kali rapat untuk menyusun, membahas, dan menyempurnakan substansi RUU agar sesuai dengan kebutuhan tata kelola data nasional.

“Berdasarkan aspek teknis, perumusan, dan substansi Rancangan Undang-Undang, Panja berpendapat bahwa Rancangan Undang-Undang tentang Satu Data Indonesia dapat diajukan sebagai Rancangan Undang-Undang usul inisiatif DPR RI,” ujar Sturman.

Ia menjelaskan, hasil pembahasan menunjukkan bahwa naskah RUU telah memenuhi persyaratan dari sisi teknis penyusunan, perumusan norma, maupun substansi sehingga dinilai layak untuk memasuki tahapan legislasi berikutnya.

BACA JUGA  Presiden Prabowo Peroleh Ancaman saat Gagas Program Makan Bergizi Gratis

RUU Satu Data Indonesia diharapkan menjadi landasan hukum yang lebih kuat dalam mewujudkan tata kelola data nasional yang terintegrasi, akurat, mutakhir, serta dapat dipertanggungjawabkan. Regulasi tersebut juga diharapkan mampu memperkuat sinkronisasi data antar kementerian, lembaga, pemerintah daerah, hingga pemangku kepentingan lainnya guna mendukung perumusan kebijakan berbasis data.

Usai pengambilan keputusan, Baleg DPR juga menyepakati penandatanganan draf RUU Satu Data Indonesia sebagai bagian dari tahapan akhir penyusunan sebelum disampaikan secara resmi sebagai RUU usul inisiatif DPR RI.

Dengan disetujuinya RUU tersebut, proses legislasi akan berlanjut ke tahap berikutnya sesuai mekanisme pembentukan peraturan perundang-undangan. Pemerintah dan DPR nantinya akan membahas lebih lanjut materi muatan RUU untuk menghasilkan regulasi yang diharapkan mampu memperkuat sistem data nasional sebagai fondasi pembangunan dan pelayanan publik yang lebih efektif, transparan, serta berbasis bukti.

BACA JUGA  Usai Pantau Perbatasan, Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif Serap Aspirasi Warga Dusun Pallae
Continue Reading

Trending