Connect with us

Jaga Kekompakan, Camat Ujung Tanah Didampingi Sekcam Bersama Jajaran Hadiri Family Gathering di Tokka

Published

on

Kitasulsel, Makassar—Camat Ujung Tanah Ibrahim Chaidar Said.S.IP. M.Si didampingi Sekcam Ujung Tanah Amanda Syahwaldi, S.STP. M.M dan Ketua TP PKK Ujung Tanah Andi Haznur Hamsah, Wakil Ketua TP PKK Andi Fadilah Rizki Rifai.SE, para Lurah Se-Kecamatan Ujung Tanah dan Pegawai ASN serta Laskar Pelangi Kecamatan Ujung Tanah Menghadiri Kegiatan Family Gathering Pemerintah Kota Makassar, bertempat di dusun Tokka Desa Bonto Bunga Kecamatan Moncongloe. Kabupaten Maros, Sabtu (07/01/2023).

Pemerintah Kota Makassar Melaksanakan Family Gathering untuk mempererat silaturahmi antar SKPD yang ada di kota Makassar, agar terbentuknya rasa kekompakan dan keseriusan SKPD dalam bekerja merealisasikan Program-program strategis Pemkot Makassar.

Menurut, Camat Ujung Tanah Ibrahim Chaidar kegiatan family gathering yang digelar oleh Pemkot Makassar di bawah kepemimpinan Ir H. Mohammad Ramdhan bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara pegawai di lingkup Pemerintah Kota Makassar.

“Kami bersama seluruh SKPD, dan Perusda menghadiri kegiatan family Gathering bertujuan untuk menjalin silaturahmi dan menjaga kekompakan,”tukasnya.

Terima kasih atas kerjasamanya seluruh lurah di kecamatan ujung tanah mudah-mudahan silaturahmi ini dapat menjaga kekompakan.(Ads)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Menag Nasaruddin Umar Kembali ke Bone, Masjid Masa Kecil Jadi Saksi Jejak 56 Tahun Perjalanan Ilmu

Published

on

KITASULSEL—BONE — Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, melakukan kunjungan emosional ke Masjid Nurul Amin, Ujung Pero, Desa Saelong, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Jumat (27/03/2026).

Kunjungan tersebut menjadi momen penuh makna, mengingat masjid itu memiliki nilai historis mendalam dalam perjalanan hidup Menag. Sekitar 56 tahun lalu, Masjid Nurul Amin menjadi tempat awal Nasaruddin Umar menimba ilmu agama dan memperdalam pemahaman keislaman.

Dalam kunjungan tersebut, Menag hadir tanpa protokoler berlebihan. Ia hanya didampingi oleh Tenaga Ahli Menteri Agama RI, Bunyamin M. Yapid, yang juga menjabat sebagai Ketua Yayasan As’adiyah—lembaga pendidikan Islam yang memiliki keterkaitan erat dengan perjalanan keilmuan Menag.

Suasana berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Menag tampak berbaur dengan masyarakat serta meluangkan waktu untuk bernostalgia bersama rekan-rekan seperjuangannya yang dahulu bersama-sama belajar di masjid tersebut.

Warga setempat mengenang sosok Nasaruddin Umar sejak kecil sebagai pribadi yang santun, tekun, dan memiliki kharisma. Menurut mereka, karakter tersebut tidak berubah hingga kini meskipun telah menduduki jabatan penting di tingkat nasional.

“Dari dulu beliau dikenal sebagai santri yang sopan dan rajin. Sampai sekarang pun tetap sederhana,” ujar salah satu warga.

Kehadiran Menag di Desa Saelong juga membawa harapan baru bagi masyarakat. Di kawasan tersebut kini telah berdiri lembaga pendidikan Islam berstandar internasional yang merupakan bagian dari jaringan Yayasan As’adiyah, sekaligus menjadi cabang ke-7 yang tersebar di Indonesia.

Perkembangan tersebut menjadi simbol kemajuan pendidikan berbasis keislaman di daerah yang dulunya menjadi tempat awal perjuangan seorang santri.

Diketahui, kunjungan Nasaruddin Umar ke Sulawesi Selatan merupakan bagian dari agenda menghadiri PSBM XXVI 2026 di Makassar. Namun, di sela agenda tersebut, Menag menyempatkan diri mengunjungi kampung halaman yang memiliki nilai historis dalam perjalanan hidupnya.

Kunjungan ini menjadi pengingat bahwa perjalanan besar seorang tokoh tidak pernah lepas dari akar dan tempat ia pertama kali belajar serta ditempa.

Continue Reading

Trending