Connect with us

Banjir di Luwu Utara, Gubernur Sulsel Instruksikan Salurkan Bantuan Logistik

Published

on

Kitasulsel, Luwu Utara--Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan telah menyalurkan bantuan logistik untuk korban terdampak musibah banjir di Kabupaten Luwu Utara.

Bantuan melalui Dinas Sosial Sulsel itu atas instruksi langsung Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman untuk memenuhi kebutuhan logistik untuk korban bencana alam banjir.

Penyaluran bantuan itu dilakukan oleh Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, Sabtu 21 Januari 2023.

Bantuan itu disalurkan kepada 100 kepala keluarga (KK) di Kecamatan Baebunta Selatan dan Kecamatan Malangke Barat di Luwu Utara.

Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan, “Tim Dinsos Provinsi menyerahkan buffer stock logistic bersama Bupati Luwu Utara Ibu Indah Putri Indriani dan Ketua DPRD Kab. Luwu Utara Bapak Drs Basir bantuan korban bencana alam banjir,” ujarnya, Minggu (22/1/2023).

Ia pun berharap bantuan ini dapat membantu para korban terdampak banjir.

Diketahui, beberapa hari yang lalu, sejumlah wilayah di Kabupaten Luwu Utara mengalami banjir. (*)

 

 

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

BUMDes Mattappae Sereang Kembangkan Bebek Petelur, Raup Omzet Jutaan Rupiah per Bulan

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) terus menggenjot perekonomian masyarakat melalui penguatan usaha berbasis desa. Salah satu upaya nyata terlihat dari inovasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Mattappae, Desa Sereang, Kecamatan Maritengngae, yang sukses mengembangkan unit usaha bebek petelur dengan omzet jutaan rupiah per bulan.

BUMDes Mattappae memanfaatkan dana desa secara produktif dengan fokus pada sektor ketahanan pangan. Melalui pengelolaan 300 ekor bebek petelur menggunakan sistem kandang kering, unit usaha ini mampu menghasilkan rata-rata 9 rak telur per hari.

Dengan harga jual Rp70 ribu per rak, BUMDes Mattappae mencatatkan pendapatan kotor sekitar Rp630 ribu per hari. Setelah dikurangi biaya operasional, estimasi pendapatan bersih mencapai sekitar Rp300 ribu per hari atau setara dengan omzet Rp9 juta per bulan.

Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, yang meninjau langsung unit usaha BUMDes Mattappae di Desa Sereang pada Rabu malam (28/1/2026), menyampaikan apresiasinya terhadap langkah inovatif tersebut. Menurutnya, pengembangan usaha bebek petelur merupakan contoh konkret penguatan ekonomi desa yang berkelanjutan.

“Usaha seperti ini sangat positif karena mampu menumbuhkan dan menambah pendapatan masyarakat Sidrap,” ujar Syaharuddin Alrif, yang akrab disapa Bupati SAR, saat berdialog dengan pengelola BUMDes Mattappae, Paida.

Lebih lanjut, Bupati SAR mendorong agar usaha bebek petelur tersebut tidak berhenti pada produksi telur semata, melainkan dikembangkan melalui hilirisasi agar nilai ekonominya semakin meningkat.

“Nilai tambah akan lebih besar jika dilakukan hilirisasi. Misalnya, telur hasil produksi ini dikelola lebih lanjut atau bekerja sama dengan pelaku usaha kue, sehingga menjadi produk olahan,” jelasnya.

Pengembangan BUMDes Mattappae ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan ekonomi desa di Sidrap sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional berbasis potensi lokal. (*)

 

Continue Reading

Trending