Connect with us

Ketua Paguyuban Luwu Barsatu Mulai Kibarkan Baliho Danny Pomanto Menuju Pilgub 2024 di 4 Kabupaten dan Kota Palopo

Published

on

Kitasulsel, Makassar—Mulai bergerak Ketua paguyuban Luwu Barsatu ABY mulai kibarkan baliho dan mensosialisasikan ke rumpung keluarga.

Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto menuju Pemilihan Gubernur Sulawesi Selatan (Pilgub Sulsel) mulai tak terbendung.

Di 4 Kebupaten Kota yang ada di Luwu Raya, rencananya Aby akan menghamburkan baliho raksasa dengan ukuran 5 X 3 meter sekitar 50 lembar di beberapa Kecamatan yang ada di 4 Kabupaten dan Kota Palopo.

Ketua paguyuban Luwu Bersatu akan menetap dulu di Luwu Raya sambil mensosialisakan Calon Gubernur 2024, Wali Kota Makassar Danny Pomanto berlatar belakang arsitek tersebut. Di rumpung keluarganya.

Andi Sabir Am atau biasa di sapah Aby akan terus bergerak di beberapa kecamatan di Luwu Raya dan dia mengatakan saya rumpung keluarga besar di Luwu Raya dan Siap berupaya keras membantu Moh. Ramdhan Pomanto di Luwu Raya

“Baliho tersebut disebut akan dipasang di seluruh Kecamatan di Luwu Raya Kota Palopo,” ujarnya, Rabu (08/02/2023).

 

 

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Demi Kesehatan Warga, Pasar Tampinna Diawasi: Penjual Diajak Lebih Bijak Pilih Produk

Published

on

Kitasulsel—Luwu Timur — Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Tim Pengawas Obat dan Makanan kembali melakukan inspeksi lapangan di Pasar dan sejumlah toko di Desa Tampinna, Kecamatan Angkona, Selasa (03/03/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah dalam memastikan keamanan produk konsumsi masyarakat.

Pengawasan yang melibatkan Dinas Kesehatan bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tersebut bertujuan melindungi kesehatan masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran pelaku usaha agar lebih selektif dalam memilih barang dagangan.

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, Suhelmi, mengungkapkan bahwa hasil pengawasan tahun ini masih menunjukkan temuan yang serupa dengan tahun-tahun sebelumnya, yakni adanya produk yang sudah tidak layak edar.

“Masih ditemukan bahan-bahan yang tidak layak jual. Karena itu, penjual diharapkan lebih bijak dalam memilih produk untuk mencegah peredaran barang ilegal, kadaluwarsa, maupun yang mengandung bahan berbahaya,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa setiap produk makanan, minuman, maupun obat-obatan yang beredar wajib memiliki izin edar resmi. Para penjual juga diminta tidak menerima produk yang belum terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Sementara itu, Camat Angkona, I Putu Gede, menyampaikan bahwa temuan produk kadaluwarsa di lapangan cukup signifikan sehingga diperlukan perhatian bersama, baik dari pelaku usaha maupun masyarakat sebagai konsumen.

“Kami menghimbau masyarakat agar lebih teliti memeriksa tanggal kedaluwarsa sebelum membeli produk. Kesadaran konsumen sangat penting untuk memutus peredaran barang yang tidak layak,” katanya.

Ia juga meminta para pelaku usaha lebih cermat dalam memilih produk yang dijual agar potensi kerugian masyarakat dapat dicegah sejak awal.

Pengawasan ini melibatkan berbagai instansi lintas sektor, di antaranya Dinas Kesehatan, Bapperida, DPMPTSP, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Perikanan, Ekbang Setdakab Lutim, Bagian Hukum, pihak Kecamatan Angkona, serta Satpol PP.

Pemerintah berharap kegiatan pengawasan rutin ini mampu menekan peredaran produk kadaluwarsa dan meningkatkan keamanan pangan di tengah masyarakat.

Continue Reading

Trending