Connect with us

Ketua Paguyuban Luwu Barsatu Mulai Kibarkan Baliho Danny Pomanto Menuju Pilgub 2024 di 4 Kabupaten dan Kota Palopo

Published

on

Kitasulsel, Makassar—Mulai bergerak Ketua paguyuban Luwu Barsatu ABY mulai kibarkan baliho dan mensosialisasikan ke rumpung keluarga.

Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto menuju Pemilihan Gubernur Sulawesi Selatan (Pilgub Sulsel) mulai tak terbendung.

Di 4 Kebupaten Kota yang ada di Luwu Raya, rencananya Aby akan menghamburkan baliho raksasa dengan ukuran 5 X 3 meter sekitar 50 lembar di beberapa Kecamatan yang ada di 4 Kabupaten dan Kota Palopo.

Ketua paguyuban Luwu Bersatu akan menetap dulu di Luwu Raya sambil mensosialisakan Calon Gubernur 2024, Wali Kota Makassar Danny Pomanto berlatar belakang arsitek tersebut. Di rumpung keluarganya.

Andi Sabir Am atau biasa di sapah Aby akan terus bergerak di beberapa kecamatan di Luwu Raya dan dia mengatakan saya rumpung keluarga besar di Luwu Raya dan Siap berupaya keras membantu Moh. Ramdhan Pomanto di Luwu Raya

“Baliho tersebut disebut akan dipasang di seluruh Kecamatan di Luwu Raya Kota Palopo,” ujarnya, Rabu (08/02/2023).

 

 

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

BUMDes Mattappae Sereang Kembangkan Bebek Petelur, Raup Omzet Jutaan Rupiah per Bulan

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) terus menggenjot perekonomian masyarakat melalui penguatan usaha berbasis desa. Salah satu upaya nyata terlihat dari inovasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Mattappae, Desa Sereang, Kecamatan Maritengngae, yang sukses mengembangkan unit usaha bebek petelur dengan omzet jutaan rupiah per bulan.

BUMDes Mattappae memanfaatkan dana desa secara produktif dengan fokus pada sektor ketahanan pangan. Melalui pengelolaan 300 ekor bebek petelur menggunakan sistem kandang kering, unit usaha ini mampu menghasilkan rata-rata 9 rak telur per hari.

Dengan harga jual Rp70 ribu per rak, BUMDes Mattappae mencatatkan pendapatan kotor sekitar Rp630 ribu per hari. Setelah dikurangi biaya operasional, estimasi pendapatan bersih mencapai sekitar Rp300 ribu per hari atau setara dengan omzet Rp9 juta per bulan.

Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, yang meninjau langsung unit usaha BUMDes Mattappae di Desa Sereang pada Rabu malam (28/1/2026), menyampaikan apresiasinya terhadap langkah inovatif tersebut. Menurutnya, pengembangan usaha bebek petelur merupakan contoh konkret penguatan ekonomi desa yang berkelanjutan.

“Usaha seperti ini sangat positif karena mampu menumbuhkan dan menambah pendapatan masyarakat Sidrap,” ujar Syaharuddin Alrif, yang akrab disapa Bupati SAR, saat berdialog dengan pengelola BUMDes Mattappae, Paida.

Lebih lanjut, Bupati SAR mendorong agar usaha bebek petelur tersebut tidak berhenti pada produksi telur semata, melainkan dikembangkan melalui hilirisasi agar nilai ekonominya semakin meningkat.

“Nilai tambah akan lebih besar jika dilakukan hilirisasi. Misalnya, telur hasil produksi ini dikelola lebih lanjut atau bekerja sama dengan pelaku usaha kue, sehingga menjadi produk olahan,” jelasnya.

Pengembangan BUMDes Mattappae ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan ekonomi desa di Sidrap sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional berbasis potensi lokal. (*)

 

Continue Reading

Trending