Connect with us

Hari ke-5 Ops Keselamatan Pallawa 2023, Personel Satlantas Polres Sidrap Beri Himbaun Menggunakan Papan Bicara

Published

on

Kitasulsel,Sidrap – Hari ke-5 Operasi Keselamatan Pallawa 2023, Personel Satlantas Polres Sidrap melakukan kegiatan pembinaan ketertiban terhadap masyarakat dengan memberikan imbauan keselamatan dalam berlalu lintas kepada pengendara. Sabtu pagi (11/2/2023).

Imbauan disampaikan dengan menggunakan papan portable berisikan pesan-pesan terkait lalu lintas kepada pengendara yang melintas di Jalan Jendral Ahmad Yani jalan poros trans Sidrap-Wajo Palopo, Pangkajene – Rappang Enrekeng, Sidrap-Parepare dan Sidrap-Soppeng.

Kasat Lantas Polres Sidrap AKP Mahrus Ibrahim,S.Sos mengatakan bahwa, papan portabel berisikan himbauan dilakukan agar pengendara memperhatikan keselamatan dalam berkendara di jalan raya.

“Dalam papan himbaun itu berisikan imbauan agar selalu menggunakan helm SNI saat berkendara, Jangan gunakan hp saat berkendara, pasang sabuk pengamanan, jangan melanggar rambu lalu lintas serta tidak melakukan balap liar”, Ujar Kasat.

Sementara Kapolres Sidrap AKBP Erwin Syah,SIK menambahkan bahwa, kegiatan ini rutin dilaksanakan oleh anggota Satlantas Polres Sidrap sebagai salah satu upaya dalam menekan terjadinya kecelakaan lalu lintas dan pelanggaran lalu lintas.

“Semoga dengan adanya imbauan menggunakan papan portable berisi himbauan keselamatan dari kepolisian Polres Sidrap, masyarakat dapat lebih tertib lagi dalam berlalu lintas,” Terang Kapolres.(win)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Bupati Luwu Timur Hadiri Rakornas Mitigasi Kekeringan Pertanian 2026 di Jakarta

Published

on

Kitasulsel–Jakarta — Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) mitigasi kekeringan lahan pertanian yang digelar Kementerian Pertanian Republik Indonesia di Jakarta Selatan, Senin (20/04/2026).

Kehadiran ini menjadi langkah konkret Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam menyelaraskan kebijakan daerah dengan strategi nasional guna menghadapi potensi kemarau ekstrem tahun 2026.

Rakornas yang dipimpin Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, membahas tindak lanjut prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika terkait musim kemarau berkepanjangan dengan curah hujan di bawah normal di sejumlah wilayah Indonesia.

Kondisi tersebut dinilai berpotensi mengganggu produksi pertanian dan berdampak pada ketahanan pangan nasional.

Dalam arahannya, Amran menekankan pentingnya kesiapsiagaan daerah melalui berbagai langkah strategis, seperti optimalisasi pengelolaan air irigasi, percepatan masa tanam, penggunaan varietas tahan kekeringan, hingga penguatan sarana pertanian melalui pompanisasi serta pembangunan infrastruktur air.

Sementara itu, Irwan Bachri Syam menyatakan bahwa partisipasi Luwu Timur dalam forum ini merupakan bagian dari upaya menyatukan langkah antara pemerintah pusat dan daerah.

“Kami hadir untuk memastikan kebijakan daerah selaras dengan arah nasional. Langkah-langkah konkret akan kami siapkan agar sektor pertanian di Luwu Timur tetap produktif meski menghadapi potensi kekeringan ekstrem,” ujarnya.

Rakornas juga menekankan pentingnya kesiapan data dari pemerintah daerah. Seluruh peserta diminta menyiapkan usulan program yang telah diverifikasi, khususnya terkait mitigasi kekeringan di sektor pertanian dan irigasi.

Kehadiran Bupati Luwu Timur bersama jajaran Dinas Pertanian diharapkan dapat memperkuat koordinasi lintas pemerintahan, sekaligus memastikan respons yang lebih terukur dalam menghadapi dampak perubahan iklim terhadap sektor pangan nasional.

Continue Reading

Trending