Perempuan Tangguh Dari Wasuponda”Erni Malape,SP Deklarasikan Diri Bertarung di Pileg 2024,Dapil 1 Semakin Horor
Kitasulsel,LuwuTimur—Satu lagi bacaleg DPRD Luwu Timur mendeklarasikan diri untuk maju bertarung memperebutkan 1 kursi di dapil 1 Luwu timur,sosok pengusaha muda yang maju bertarung lewat partai nasdem tersebut tak lain adalah perempuan tangguh dari Wasuponda Erni Malape SP.
Nama Erni Malape memang tidak asing lagi bagi masyarakat Wasuponda khususnya bagi para pengusaha dan karyawan PT Vale,memiliki banyak relasi dan koneksi di tingkat Provinsi maupun nasional,kehadiran Erni Malape pada kontestasi pileg 2024 mendatang akan lebih menambah horornya pertarungan di dapil 1 Luwu timur.

Dalam deklarasi keikutsertaan dirinya maju bertarung pada pileg 2024 mendatang ini di hadiri langsung oleh Sekjen DPD Nasdem Luwu timur Saharuddin dan di padati kurang lebih dua ribu simpatisan di lokasi deklarasi.
Dalam sambutannya di hadapan ribuan simpatisan dan relawannya Erni Malape mengatakan bahwa keikutsertaan dirinya pada pileg mendatang bukan tanpa sebab.
“Saya memproklamirkan diri maju pileg mendatang didasari atas keinginan kuat saya untuk berbuat untuk tanah kelahiran,dan ditanah ini pula yang nantinya akan menjadi saksi perjuangan kita semua untuk berbuat lebih baik untuk masa depan anak anak kita,jelasnya.
”kepada semua keluarga,kerabat,simpatisan dan seluruh masyarakat Wasuponda,Tabe’mohon doa restu ta semua,saya Erni Malape Mappattabe Mengibahkan diri untuk kesejahteraan dan perubahan ke arah yang lebih baik untuk masyarakat Luwu timur terkhusus masyarakat Wasuponda Dan Malili.
Pengusaha yang aktif berkiprah di PT Vale ini memang bagi masyarakat Wasuponda bukanlah bacaleg aji mumpung.
“Kk Erni maju bertarung di pileg mendatang memang atas dasar doa restu dari masyarakat Wasuponda,sebelum beliau mendeklarasikan diri,kami masyarakat yang lebih dulu meminta beliau untuk maju,kami melihat potensi dan investasi sosial beliau,jauh sebelum tahun politik ini,tidak ada keraguan bagi kami,apalagi sosok perempuan jauh lebih konsisten dan peka terhadap persoalan sosial kemasyarakatan,ujar seorang relawan yang jauh dari ujung Wasuponda ini.
Pertarungan di dapil 1 ini memang tergolong cukup berat,mengingat beberapa incumben di pastikan kembali maju di dapil yang baru saja di rubah wilayah pilihnya menjadi Malili-Wasuponda .
Kementrian Agama RI
Menag Nasaruddin Umar Tegaskan Lingkungan Hidup Bagian dari Tanggung Jawab Keagamaan
Kitasulsel–Kairo–Mesir Menteri Agama Republik Indonesia Nasaruddin Umar menegaskan bahwa persoalan lingkungan hidup tidak dapat dipisahkan dari tanggung jawab keagamaan. Penegasan tersebut disampaikan Menag saat menjadi pembicara dalam Seminar Internasional Fikih Lingkungan (Ekoteologi) yang digelar di Al-Azhar Conference Center, Kairo, Mesir.
“Dalam perspektif Islam, bumi bukanlah milik mutlak manusia, melainkan titipan Ilahi yang harus dijaga keseimbangannya. Karena itu, setiap aktivitas yang merusak lingkungan sejatinya telah menyimpang dari tujuan ibadah dan hakikat pembangunan peradaban,” ujar Menag, Selasa (20 Januari 2026).
Menurut Menag, konsep ekoteologi menjadi fondasi penting dalam membangun kesadaran kolektif umat Islam terkait amanah menjaga alam semesta. Ia menekankan bahwa relasi antara manusia dan lingkungan harus didasarkan pada nilai moral dan spiritual.
“Ekoteologi mengajarkan bahwa relasi manusia dan lingkungan harus dibangun di atas prinsip amanah, tanggung jawab moral, dan keseimbangan,” lanjutnya.
Menag juga menyoroti pentingnya pendekatan etis dan nurani dalam mengelola kemajuan peradaban. Menurutnya, tantangan global saat ini tidak cukup dijawab dengan kecerdasan dan teknologi semata.
“Dunia hari ini tidak hanya membutuhkan kecerdasan, tetapi juga nurani dan etika dalam mengelola kemajuan serta menjaga keseimbangan lingkungan,” jelasnya.
Seminar internasional bertajuk “Tantangan Berinteraksi dengan Lingkungan dalam Tafsir dan Sunnah” ini merupakan hasil sinergi antara Kementerian Agama RI, Al-Azhar Al-Sharif, Kedutaan Besar RI di Kairo, serta Persatuan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia (PPMI) Mesir.
Kegiatan tersebut diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari ulama, dosen, peneliti, mahasiswa, serta pemerhati isu lingkungan. Forum ini menjadi ruang diskusi untuk memperkuat kontribusi pemikiran Islam dalam menjawab krisis lingkungan global melalui pendekatan teologis, yuridis, dan etis.
Di sela-sela kegiatan, Menag Nasaruddin Umar juga menyerahkan secara simbolis mushaf Al-Qur’an braille terbitan Kementerian Agama RI kepada Rektor Universitas Al-Azhar, Salama Gomaa Dawud, sebagai bentuk komitmen terhadap inklusivitas dalam pendidikan keagamaan.
Sementara itu, Rektor Al-Azhar Salama Gomaa Dawud dalam sambutannya menegaskan bahwa Islam memiliki perhatian besar terhadap upaya pelestarian lingkungan hidup.
“Menjaga lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab institusi, melainkan kewajiban setiap individu, karena dampak kerusakan lingkungan akan dirasakan oleh seluruh umat manusia,” ungkapnya.
-
Nasional7 bulan agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics1 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoIBAS Is Back: Siap Maju di Kontestasi Pilkada Luwu Timur









You must be logged in to post a comment Login