Direksi Pelindo Jasa Maritim Perkenalkan Pelindo dan BUMN
Kitasulsel—Makassar—PT Pelabuhan Indonesia (Persero) menggelar program Pelindo Mengajar yang dilakukan oleh seluruh Direksi Pelindo baik Holding, Subholding, Anak Perusahaan, Regional Head dan para General Manager.
Subholding Pelindo Jasa Maritim (SPJM) melaksanakan program tersebut di 7 sekolah. Program Praktis Mengajar dan Sharing oleh Pimpinan Pelindo SPJM Group ini diberikan kepada siswa SMA kelas 3 yang dilakukan mulai tgl 20-24 Februari serta 8 Maret 2023.

Tempat dan waktu pelaksanaan kegiatan Pelindo Mengajar adalah, diawali oleh Direktur Operasi dan Komersial SPJM Zuhri Iyansyah di SMAN 54 Jakarta Timur (21 Februari 2023), SMA Trimurti Surabaya (23 Februari 2023) yang dilakukan oleh Direktur Utama SPJM Prasetyadi, SMA Negeri 2 Padang (22 Februari 2023) oleh Direktur Teknik SPJM Hosadi Apriza Putra, Direktur SDM SPJM I Made Herdianta G. mengajar di SMA 1 Makassar (22 Februari 2023).
Direktur Utama PT Jasa Armada Indonesia Tbk (JAI) Santi Puruhita mengajar di SMK Teknik PAL Surabaya (22 Februari 2023).
JAI merupakan salah satu anak perusahaan SPJM yang mengelola jasa layanan kapal dan juga merupakan perusahaan publik. Sedangkan cabang kelolaan SPJM di Batam, diikuti oleh General Manager (GM) Cabang Batam, Capt. Abrar melakukan program ini di SMK Pelayaran (Maritim) Nasional Batam (24 Februari 2023).
Kegiatan ini direncanakan akan berlanjut dilakukan oleh Direktur Keuangan SPJM Choirul Anwar di SMA 4 Surabaya pada tanggal 8 Maret 2023 nanti.
Sedikitnya 150 orang siswa mengikuti program ini di tiap sekolah. Para direksi memberikan wawasan dan pengetahuan umum tentang Badan Usaha Milik Negara (BUMN), tentang Pelindo dan peran maupun kaitannya dengan logistik nasional.
Selain memberikan wawasan dan pengetahuan yang disampaikan oleh para Direksi dan GM, PT Pelindo Jasa Maritim juga memberikan bantuan berupa komputer di tiap sekolah untuk mendukung program belajar mengajar siswa. Selain itu, bagi siswa terbaik juga diberikan hadiah berupa gawai selular atau tablet sebagai apresiasi atas prestasi mereka.
Pelindo Mengajar di SMAN 54 Jakarta
Kegiatan Program Pelindo Mengajar di lingkup SPJM diawali di sekolah ini. Sebagai alumni, Direktur Operasi dan Komersial SPJM Zuhri Iryansyah berharap progam ini dapat memotivasi para pelajar untuk makin semangat belajar dan mempersiapkan diri menjadi pemimpin masa depan.
“Sebagai alumni saya harap kegiatan ini dapat memotivasi siswa kelas XII untuk belajar dan mempersiapkan diri menjadi pemimpin masa depan. Semua berawal dari cita-cita. Ayo bermimpi, ayo bercita-cita, jangan takut, dan capai!,” ujar Zuhri.
Selain memotivasi, Zuhri jgua menghimbau pentingnya siswa memiliki Akhlak sebagai modal untuk berhasil di masa depan.
“Akhlak harus dimiliki oleh setiap orang, siapapun dan dimanapun berada. Apabila siswa-siswi berakhlak dan mengaktualisasikannya pasti akan berhasil, : Katanya.
Kepala Sekolah SMAN 54 Rustaman menyampaikan, “Program ini sangat positif, kami harap dapat kontinu karena sangat bagus untuk para siswa yang akan lulus. Pengenalan kepelabuhan dari Pelindo dan BUMN sangat bermanfaat untuk membantu siswa kami untuk mengetahui tentang BUMN dan Pelindo.”
Dirinya berharap kegiatan tersebut dapat terus berlanjut dan memotivasi siswa Ketika nanti mereka akan melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi.
Pelindo Mengajar di SMAN 1 Makassar
SMA Negeri 1 Makassar antusias menyambut Program Pelindo Mengajar yang diwakili Direktur Sumber Daya Manusia PT Pelindo Jasa Maritim I M. Herdianta G.
“Kehadiran Pelindo Mengajar ini sangat memotivasi siswa kami dan mereka sangat antusias mendapatkan cerita inspiratif alumni yang berkarir di Pelindo,” kata Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Makassar Hj Andi Fasdillah Saparang, M.Pd. di Makassar, Rabu (22/2/2023).
Hal tersebut dibenarkan siswa teladan SMA Negeri 1 Nur Halisah yang dinyatakan bebas tes masuk perguruan tinggi lewat jalur undangan sebagai siswa berprestasi. “Motivasi yang kami dapatkan di sini, jangan berhenti belajar dan berani mencoba sesuatu ke arah yang lebih baik dan tidak mudah menyerah,” katanya.
Sementara itu Herdianta mengatakan, “Program Pelindo Mengajar ini memperkenalkan industri kepelabuhanan, BUMN dan Pelindo dalam rantai logistik dan perekonomian Indonesia. Kami memotivasi siswa khususnya yang kelas akhir untuk semangat belajar dan mempersiapkan melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi,” ujarnya.
Pelindo Mengajar di SMAN 2 Padang
Direktur Strategi dan Teknik SPJM, Hosadi Apriza Putra, memberikan motivasi bagi siswa SMA 2 Padang, Sumatera Barat agar berani bermimpi dan mempersiapkan diri sejak dini untuk meraih mimpi itu demi menciptakan generasi emas Indonesia.
Di hadapan para siswa Hosadi memotivasi mereka, “Semua hal besar berawal dari mimpi. Tapi untuk meraih mimpi itu perlu persiapan matang yang dimulai sejak dini. Pahami potensi diri dan kembangkan untuk masa depan.”
Najmi Ramadya, siswa berprestasi SMA 2 Padang mengatakan bahwa dengan adanya kegiatan Pelindo Mengajar ini sangat membantu untuk membuka perspektif mereka pada dunia kerja dan memberikan mereka motivasi untuk terus berkarya dan berprestasi.
Kegiatan Pelindo mengajar Goes to SMA 2 Padang ini memberikan semangat yang luar biasa bagi siswa siswa karene diberikan sharing ilmu langsung oleh alumni yg telah sukses dan juga para siswa diberikan motivasi bahwa dengan kerja keras meraka akan sukses juga nantinya, kata Kepala Humas Ibu Hj, Nurmalindah.
Pelindo Mengajar di SMA Trimurti Surabaya
Kegiatan Program Pelindo Mengajar ini merupakan bagian dari aksi nyata Pelindo sebagai BUMN yang diikuti oleh Pelindo Jasa Maritim di beberapa sekolah di Indonesia. Sebagaimana tujuan utamanya adalah untuk lebih mengenalkan Pelindo kepada peserta didik dan sekolah secara umum.
Prasetyadi mengatakan, “Mereka bisa menambah semangat untuk belajar, motivasi berbuat lebih baik, agar kelak jadi pemimpin di segala bidang, bukan hanya di Pelindo tapi juga di tempat lain,” ujarnya.
Dengan mengenalkan Pelindo ke sekolah, peserta didik berpotensi untuk bergabung ke Pelindo atau berkarir di bidang kepelabuhanan.
Dalam kehadirannya di sekolah, Prasetyadi berpesan beberapa hal agar sukses di kemudian hari, yaitu kerja keras, kerja smart dan selalu berdoa.
Kepala Sekolah SMA Trimurti mengatakan, “Pelindo Mengajar adalah kegiatan yang luar biasa memberi inspirasi dan wawasan kepada peserta didik karena tingkat SMA adalah langkah pertama sebelum mereka menentukan profesi apa yang akan dipilih Ketika sudah terjun di masyarakat.”
Sementara itu, dua peserta didik berprestasi mendapatkan perangkat tablet pintar yaitu Friska Putri Bersaria dan Priangga Selo Putri.
Pelindo Mengajar di SMK Maritim Batam
Cabang Batam adalah satu-satunya cabang di bawah kelolaan SPJM. General Manager Cabang Batam, Capt. Abrar memberikan arahan dan penjelasan tentang BUMN dan Pelindo di SMK Maritim Nasional Batam.
“Peluang untuk berkarir bagi taruna taruni di Pelindo sangat besar, namun tentunya harus dibarengi dengan mengasah diri dari segi ilmu, soft skill dan hard skill”.
Kepala Sekolah SMK Pelayaran Nasional Batam Mirnawati menyampaikan harapannya, ”Saya harap program Pelindo Mengajar tidak hadir hanya di sini saja tetapi ada kerjasama ke depannya. Apapun bentuknya, untuk masa depan taruna taruni, mungkin berupa bea siswa untuk mereka.”
“Jangan lupa berdoa agar cita-cita menjadi pelaut dan tenaga kemaritiman bisa terlaksana dengan baik selain dari segi ilmu dan skill,” pesan Abrar menambahkan.
Tentang Pelindo Jasa Maritim
PT Pelindo Jasa Maritim atau yang disingkat dengan SPJM merupakan subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo yang dibentuk pada 1 Oktober 2021 pasca integrasi PT Pelabuhan Indonesia (Persero). PT Pelindo Jasa Maritim memiliki bisnis dan pengalaman di bidang jasa layanan marine (Marine), peralatan pelabuhan (Equipments), dan jasa kepelabuhanan (port utilites), disingkat MEPS. Layanan marine berupa pemanduan dan penundaan kapal, penyediaan air, pengelolaan sampah. Layanan peralatan berupa penyediaan peralatan pelabuhan, pemeliharaan (maintenance), dan kerja sama peralatan. Layanan utilitas berupa pemeliharaan alur pelayaran, pengerukan, dan penyediaan sumber energi listrik bagi kapal yang bersandar dan fasilitas di pelabuhan.
Wilayah operasional PJM mencakup seluruh Nusantara yang terbentang dari Malahayati hingga Merauke. SPJM juga terbuka untuk kerja sama dan dukungan layanan baik untuk domestik maupun luar negeri.
SPJM mengelola 6 anak perusahaan yaitu PT Jasa Armada Indonesia Tbk., PT Pelindo Marine Service, PT Equiport Inti Indonesia, PT Jasa Peralatan Pelabuhan, PT Energi Pelabuhan Indonesia, dan PT Pengerukan Indonesia. Selain itu juga mengoperasikan 1 cabang, yaitu Cabang Batam, serta 3 cucu perusahaan yaitu PT Alur Pelayaran Barat Surabaya, PT Berkah Multi Cargo, dan PT Pelindo Energi Logistik.
NEWS
Harga Sawit Nasional Menguat, Petani Luwu Timur Soroti Tertahannya Harga TBS di Sulsel
Kitasulsel—Luwu Timur,– Di tengah tren kenaikan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di sejumlah daerah sentra perkebunan Indonesia, petani sawit di Sulawesi Selatan, khususnya Kabupaten Luwu Timur, mengaku belum merasakan dampak positif kenaikan harga tersebut. Kondisi ini memicu desakan agar pemerintah segera membentuk Satuan Tugas (Satgas) Harga Sawit guna memastikan tata niaga sawit berjalan secara adil dan transparan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai wilayah penghasil sawit, harga TBS di Sulawesi Barat dilaporkan mengalami kenaikan sekitar Rp60 per kilogram. Sementara itu, di Kalimantan Timur, harga TBS tercatat meningkat sekitar Rp40 per kilogram. Kenaikan tersebut dinilai sejalan dengan perkembangan harga minyak sawit mentah (CPO) dan produk turunannya di pasar internasional.
Namun, kondisi berbeda justru terjadi di Sulawesi Selatan. Hingga Sabtu (13/6/2026), harga TBS di sejumlah pabrik kelapa sawit (PKS) yang beroperasi di Kabupaten Luwu Timur dilaporkan masih berada pada posisi yang sama dan belum mengalami penyesuaian sebagaimana yang terjadi di daerah lain.
Seorang warga Sulawesi Selatan yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan mempertanyakan tidak adanya kenaikan harga TBS di wilayah tersebut. Menurutnya, apabila harga CPO global menjadi salah satu acuan utama dalam penetapan harga TBS, maka petani sawit di Sulawesi Selatan seharusnya juga memperoleh manfaat dari tren kenaikan harga yang sedang terjadi.
“Kami heran mengapa hanya Sulawesi Selatan yang tidak mengalami kenaikan harga, sementara daerah lain sudah menyesuaikan harga TBS mereka. Jika harga CPO dunia naik, maka petani di Sulawesi Selatan juga berhak menikmati kenaikan yang sama,” ujarnya.
Ia menilai kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan di kalangan petani mengenai mekanisme penetapan harga yang diterapkan oleh pabrik kelapa sawit di Sulawesi Selatan. Karena itu, pemerintah dinilai perlu melakukan pengawasan dan evaluasi secara menyeluruh terhadap tata niaga sawit agar harga yang diterima petani dapat berjalan sesuai prinsip keadilan dan transparansi.
Lebih lanjut, ia mendesak pemerintah untuk segera membentuk Satgas Harga Sawit yang melibatkan unsur pemerintah, perwakilan petani, koperasi, akademisi, serta pemangku kepentingan lainnya.
“Kami mendesak pemerintah untuk sesegera mungkin, dalam waktu yang sesingkat-singkatnya, membentuk Satgas Harga Sawit yang melibatkan pemerintah, perwakilan petani, koperasi, dan unsur terkait lainnya. Langkah ini penting untuk memastikan tidak ada pihak yang dirugikan dalam rantai tata niaga sawit,” katanya.
Menurutnya, di kalangan petani juga mulai berkembang dugaan adanya praktik-praktik yang menyebabkan harga TBS di Sulawesi Selatan tidak bergerak mengikuti tren kenaikan yang terjadi di daerah lain. Oleh karena itu, diperlukan pengawasan yang lebih ketat dan investigasi yang objektif oleh pihak berwenang untuk memastikan tidak terjadi penyimpangan dalam proses penetapan harga.
“Sudah muncul dugaan adanya praktik-praktik permainan harga yang sangat merugikan petani. Karena itu pemerintah harus hadir untuk memastikan harga sawit ditetapkan secara transparan dan sesuai kondisi pasar yang sebenarnya,” tegasnya.
Para petani berharap Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, serta instansi terkait dapat segera mengambil langkah konkret untuk melindungi kepentingan petani sawit. Mereka juga mendorong terciptanya sistem penetapan harga TBS yang lebih adil, transparan, akuntabel, dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat perkebunan.
Kondisi stagnannya harga TBS di Sulawesi Selatan di tengah kenaikan harga sawit di berbagai daerah dinilai perlu menjadi perhatian serius pemerintah. Selain menyangkut pendapatan petani, persoalan tersebut juga berkaitan dengan keberlanjutan sektor perkebunan sawit yang menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat di Kabupaten Luwu Timur dan wilayah sekitarnya.
-
Nasional12 bulan agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoIBAS Is Back: Siap Maju di Kontestasi Pilkada Luwu Timur









You must be logged in to post a comment Login