Connect with us

Seleksi Calon Paskibraka Sidrap Masuki Tahap TWK

Published

on

Kitasulsel, Sidrap — Seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Sidrap tahun 2023 memasuki tahap tes wawasan kebangsaan (TWK), Jumat (17/3/2023).

Tes berlangsung di Ruang CAT (computer assisted test) Lantai III Kantor Bupati Sidrap. Kegiatan diselenggarakan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) bersama Purna Paskibraka Sidrap.

Kabid Kesatuan Bangsa Sidrap, Mustamir Menca menjelaskan, terdapat 61 calon paskibraka yang mengikuti tes wawasan kebangsaan tersebut.

“Terdiri dari 30 putra dan 31 putri dari tingkat SMA, SMK, dan MA,” jelasnya.

Dipaparkannya, peserta TWK diberi 20 pertanyaan dengan durasi 60 menit. TWK tersebut, imbuhnya, bertujuan mengukur pengetahuan peserta terhadap Pancasila, UUD 1945, NKRI, serta kemampuan mereka mengimplementasikan nasionalisme.

“Nantinya yang lulus di TWK ini akan lanjut ke tes intelegensi umum (TIU),” tutupnya.

Sebagai informasi, 61 peserta TWK ini sebelumnya telah melalui tahapan seleksi berkas atau adminsitrasi, serta seleksi parade.(win)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Bupati Luwu Timur Hadiri Musyawarah Adat Padoe, Tegaskan Dukungan Pelestarian Budaya

Published

on

Kitasulsel–LuwuTimur Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menghadiri Musyawarah Adat Budaya Suku Padoe yang digelar di Rumah Adat Padoe, Kecamatan Wasuponda, Jumat (27/03/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Irwan menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada Lembaga Adat Padoe atas terselenggaranya kegiatan musyawarah yang dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari ke depan.

Ia menilai, musyawarah adat tersebut memiliki peran penting dalam memberikan dampak positif, tidak hanya bagi masyarakat Padoe, tetapi juga bagi masyarakat Luwu Timur secara keseluruhan.

“Sebagai pemerintah daerah, kami berharap kegiatan ini benar-benar membawa manfaat yang baik. Karena kita di Luwu Timur tidak bisa dipisahkan dari adat,” ujarnya.

Menurut Irwan, keberadaan adat dan budaya merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat serta menjadi perekat persatuan di tengah keberagaman.

Lebih lanjut, orang nomor satu di Bumi Batara Guru ini menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung setiap hasil dan rencana yang dihasilkan dari musyawarah adat tersebut.

“Kami siap mendukung apa yang menjadi harapan dan perencanaan adat Padoe, karena saya merasa menjadi bagian dari keluarga besar masyarakat Padoe,” tegasnya.

Ia juga berharap, musyawarah besar ini mampu melahirkan keputusan terbaik yang dapat menjadi rujukan bersama, sekaligus memperkuat persatuan di tengah keberagaman masyarakat.

“Perbedaan itu hal yang biasa, namun dinamika harus kita jadikan sebagai berkah, bukan permasalahan,” tandas Bupati Irwan.

Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga adat dalam menjaga serta melestarikan nilai-nilai budaya sebagai fondasi pembangunan daerah.

Continue Reading

Trending