Connect with us

Sempat Terhambat Karena Longsor, Ruas Jalan Batusitanduk-Sa’dan-Torut Sudah Bisa Dilalui

Published

on

Kitasulsel–Luwu– Hujan deras yang melanda Kabupaten Luwu, Senin, 8 Mei 2023 bukan hanya menyebabkan banjir. Tetapi juga mengakibatkan longsor di dua titik pada ruas jalan Batusitanduk-Sa’dan-Torut.

Kejadian ini mengakibatkan arus transportasi roda 2 dan roda 4 terhambat dan menjadi keluhan warga.

Gubernur, Andi Sudirman Sulaiman pun segera mengistruksikan penanganan pada longsor yang terjadi dengan membuka kembali akses di jalur tersebut.

“Kami Pemerintah Sulawesi Selatan berupaya semaksimal mungkin untuk membuka akses tersebut kembali melalui Dinas PUTR Provinsi Sulsel,” kata Gubernur Andi Sudirman, Kamis, 11 Mei 2023.

Setelah unit alat berat diturunkan, jalan akhirnya bisa dilalui kendaraan.

“Unit loader telah dikerahkan ke lokasi dan insya Allah hari ini ditargetkan jalan bisa dilalui kendaraan roda 2 dan roda 4,” sebut Andi Sudirman.(*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Parah! BBM Subsidi Tanete Diduga Dikorupsi Modus Pelangsiran, Warga Antre Tanpa Hasil

Published

on

KITASULSEL —SIDRAP — Dugaan praktik pelangsiran bahan bakar minyak (BBM) subsidi kembali mencuat di wilayah Tanete. Seorang pelaku berinisial IL disebut-sebut mengalirkan solar dan pertalite dalam jumlah besar ke Morowali, memicu kelangkaan di tingkat lokal dan keresahan warga.

Keluhan masyarakat kian menguat dalam beberapa pekan terakhir. Antrean panjang di SPBU menjadi pemandangan rutin, bahkan tidak sedikit warga yang pulang tanpa mendapatkan jatah BBM subsidi.

“Sekarang bukan lagi soal antre lama, tapi sering sudah habis sebelum kami dapat. Ini sangat menyulitkan,” ungkap salah seorang warga dengan nada kesal.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, aktivitas pelangsiran tersebut diduga berlangsung sistematis dan berulang. BBM yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat setempat justru diduga dialihkan ke luar daerah dengan volume signifikan.

Situasi ini berdampak langsung pada sektor ekonomi kecil. Pengguna kendaraan roda dua hingga pelaku usaha mikro menjadi pihak paling terdampak akibat terbatasnya akses terhadap pertalite.

“Kalau begini terus, usaha kecil bisa lumpuh. Kami bergantung pada BBM subsidi untuk operasional harian,” keluh warga lainnya.

Tak hanya merugikan secara ekonomi, dugaan pengiriman BBM subsidi lintas daerah ini juga dinilai berpotensi melanggar aturan distribusi yang telah ditetapkan pemerintah. Masyarakat pun mempertanyakan lemahnya pengawasan di lapangan.

Warga mendesak aparat penegak hukum serta instansi terkait untuk segera turun tangan. Mereka meminta adanya penelusuran menyeluruh terhadap dugaan praktik ilegal tersebut, termasuk jaringan distribusi yang terlibat.

“Jangan sampai ada pembiaran. Ini menyangkut hak masyarakat kecil,” tegas seorang tokoh masyarakat setempat.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait dugaan pelangsiran oleh IL. Sementara itu, masyarakat berharap pemerintah dan aparat terkait segera memperketat pengawasan distribusi BBM agar kelangkaan tidak terus berulang dan keadilan distribusi bisa dirasakan oleh warga Tanete.

Continue Reading

Trending