Connect with us

Momentum HUT RI,UPT SPF SDI Tabaringan Gelar Berbagai Macam Lomba

Published

on

Kitasulsel—Makassar—– Gebyar memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia Ke – 78. Di UPT SPF SDI. Tabaringan Kec. Ujung Tanah Kota Makassar. Di isi dengan berbagai kegiatan perlombaan.

Selain lomba yang di gelar pada umumnya, di puncak peringatan HUT RI, juga di adakan lomba memasak atau kuliner antara guru – guru. Yang mana peserta dalam lomba ini, terbagi ke dalam 4 kelompok.

Kepada awak media, di sela – sela melakukan penilaian. Hj. Hasni Baji. S,.Pd, kepala sekolah mengatakan, bahwa lomba kuliner ini, merupakan rangkaian dari seluruh kegiatan lomba yang kami gelar.

Selain menjaga kekompakan, lomba ini, juga bertujuan untuk melihat dan menilai sampai sejauh mana kreativitas guru – guru dalam mengolah bahan – bahan mentah menjadi masakan yang siap hidang dan di santap.

“Alhamdulillah” hasil masakan oleh seluruh peserta, tampak terhidang berbagai jenis masakan, ada ikan bakar dengan sayur asem, ada nasi tumpeng dengan lauknya, ada ayam bakar dan masih banyak jenis masakan lainnya. Ungkapnya

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Mantan Jampidsus Tak Pakai Rompi Saat Ditahan, Gerindra: Jangan Ada Perlakuan Istimewa

Published

on

Kitasulsel–JAKARTA Proses penahanan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah yang memasuki Rumah Tahanan (Rutan) KPK tanpa mengenakan rompi maupun borgol menjadi sorotan.

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Bimantoro Wiyono, menyoroti hal tersebut dan mengingatkan pentingnya prinsip kesetaraan di hadapan hukum.

Bimantoro yang merupakan Anggota Panja Tim Pengawas Komisi III mengatakan, perhatian utama dalam penegakan hukum seharusnya bukan hanya soal atribut tahanan, tetapi bagaimana prinsip kesetaraan diterapkan secara transparan.

“Penegakan hukum tidak boleh memberikan kesan adanya perlakuan istimewa kepada siapa pun. Siapa pun yang telah berstatus tersangka harus diproses sesuai ketentuan yang berlaku. Jangan sampai muncul persepsi di masyarakat bahwa ada standar yang berbeda dalam penanganan suatu perkara,” tegas Bimantoro.

Menurutnya, kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum bergantung pada konsistensi dalam menjalankan prosedur. Karena itu, setiap proses hukum harus dilakukan secara objektif, profesional, dan tanpa diskriminasi.

“Yang paling penting adalah proses hukumnya berjalan secara profesional, independen, dan akuntabel. Jangan ada perlakuan khusus yang dapat menimbulkan polemik atau mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum,” ujarnya.

Ia juga meminta seluruh aparat penegak hukum menjadikan kasus tersebut sebagai momentum untuk memperkuat komitmen terhadap prinsip persamaan di hadapan hukum tanpa memandang jabatan maupun kedudukan seseorang.

“Sebagai negara hukum, Indonesia harus menunjukkan bahwa tidak ada seorang pun yang kebal hukum. Semua memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum. Oleh karena itu, setiap prosedur penegakan hukum harus dilaksanakan secara konsisten agar tidak menimbulkan persepsi adanya keistimewaan bagi pihak tertentu,” tambahnya.

Bimantoro menegaskan Komisi III DPR RI akan terus menjalankan fungsi pengawasan terhadap proses penegakan hukum agar seluruh institusi penegak hukum bekerja secara profesional, akuntabel, dan menjunjung rasa keadilan.

“Jangan sampai persoalan administratif atau prosedural yang terlihat sederhana justru mencederai kepercayaan publik. Yang harus dikedepankan adalah profesionalitas, transparansi, dan perlakuan yang sama bagi setiap warga negara dalam proses penegakan hukum,” pungkasnya.

Continue Reading

Trending