Connect with us

Pemkot Makassar

Pjs Wali Kota Makassar Arwin Saksikan Penandatanganan Pakta Integritas Netralitas ASN

Published

on

kitasulsel–Makassar Pjs Wali Kota Makassar Andi Arwin Azis mengingatkan sanksi tegas bagi ASN jika secara demonstratif menunjukkan keberpihakannya di Pilkada 2024.

“Saya ingatkan kepada kita semua saya akan tegas dalam sikapi pelanggaran terutama dalam netralitas ASN. Karena sanksinya hingga pemecatan maka kiranya perlu dipertimbangkan dengan baik bagi ASN yang menunjukkan keberpihakannya,” kata Arwin pada sela-sela upacara Hari Kesaktian Pancasila di Kantor Balaikota, Selasa, 1 Oktober 2024.

Dengan tegas, Arwin mengatakan jangan membuatnya terpaksa dan bersikap tega untuk memberi sanksi kepada ASN yang melanggar.

“Saya minta jangan paksa saya untuk buat saya tega. Bersikaplah profesional, dewasalah dalam politik,” tekan Arwin.

Pasalnya, dia mengaku tidak ingin ada ASN Pemkot Makassar yang menjadi korban dalam politik lima tahunan itu.

BACA JUGA  Cakupan Kepesertaan JKN Capai 99%, Makassar Terima UHC Award 2024

Dia mengungkapkan memaklumi posisi ASN tetapi mengingatkan masa depan masih panjang apalagi masyarakat senantiasa menunggu pelayanan.

Olehnya jangan sampai ASN sibuk kampanye paslon. Apalagi setiap kebijakannya berat sebelah dan mendukung Paslon tertentu.

“Saya ingin kebaikan kita semua, saya tidak mau kita jadi korban politik,” ungkapnya.

Lantaran, lanjut dia, siapapun terpilih nantinya itulah yang terbaik dan sudah menjadi takdir Allah.

Ditambah lagi, ia ingin mengakhiri jabatan Pjs ini dengan baik sehingga tanpa ada orang yang harus dikorbankan.

Meski begitu, secara umum, Arwin yang juga menjabat Kasatpol PP Sulsel ini membeberkan belum ada ASN Pemkot Makassar yang secara terang-terangan mendukung paslon tertentu dan melanggar netralitas.

BACA JUGA  Danny Pomanto Dorong OPD Wujudkan Makassar Kota Percontohan Antikorupsi

“Saya bangga karena sampai saat ini ASN di Pemkot Makassar belum ada yang terbukti secara nyata melakukan pelanggaran netralitas,” ujarnya.

Usai upacara, Arwin juga menyaksikan secara langsung Deklarasi dan Penandatanganan Pakta Integritas Netralitas ASN Pemkot Makassar pada Pilkada 2024. (*)

Continue Reading
Click to comment

Warning: Undefined variable $user_ID in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/comments.php on line 49

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Pemkot Makassar

Kafilah Makassar Raih 47 Juara di MTQ Sulsel, Munafri Serahkan Bonus dan Targetkan Juara Umum

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR Munafri Arifuddin didampingi Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa menyerahkan bonus dan penghargaan kepada kafilah Kota Makassar yang berhasil menorehkan prestasi gemilang pada pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran ke-34 Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.

Kontingen Makassar sukses meraih 47 gelar juara dari berbagai cabang lomba dan keluar sebagai Juara 2 Umum tingkat Provinsi Sulawesi Selatan. Sejumlah peserta terbaik juga dipastikan akan mewakili Provinsi Sulawesi Selatan pada ajang MTQ tingkat nasional.

Penyerahan bonus berlangsung penuh apresiasi dan kebanggaan di Baruga Anging Mammiri Rujab Wali Kota Makassar. Pemerintah Kota Makassar memberikan penghargaan berupa uang tunai kepada para peserta kafilah yang berhasil mengharumkan nama daerah.

BACA JUGA  Ketua TP PKK Kota Makassar Dorong Promosi Potensi Wisata di Pulau Lae-Lae

“Pemkot Makassar menyiapkan berbagai macam bonus-bonus atau penghargaan kepada para kafilah yang telah mengukir prestasi. Ini hal yang sangat positif karena kita ingin terus meningkatkan minat mengaji anak-anak muda untuk bisa menjadi generasi-generasi Quran ke depan,” kata Munafri.

Meski berhasil menempati posisi Juara 2 Umum, wali kota yang akrab disapa Appi itu menegaskan target Pemerintah Kota Makassar pada pelaksanaan MTQ berikutnya adalah menjadi Juara Umum tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.

“Ini merupakan kebanggaan luar biasa bagi Kota Makassar. Target saya sebenarnya Juara Umum. Tapi insyaallah ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk lebih baik lagi pada MTQ berikutnya,” ujarnya.

Menurut Munafri, target menjadi Juara Umum bukan hanya sebatas mengejar trofi, tetapi juga menjadi simbol meningkatnya kemampuan masyarakat Kota Makassar dalam membaca, memahami, menghayati, dan mengamalkan isi kandungan Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari.

BACA JUGA  Danny Pomanto Dorong OPD Wujudkan Makassar Kota Percontohan Antikorupsi

Ia menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar ajang kompetisi keagamaan, melainkan momentum penting dalam membangun generasi Qurani yang mampu menerapkan nilai-nilai Al-Quran di tengah kehidupan sosial masyarakat.

“Pemerintah Kota Makassar harus punya andil dalam menciptakan generasi Qurani yang mampu memberikan pengaruh positif di mana pun mereka berada,” tambahnya.

Munafri juga memberikan apresiasi kepada para pelatih, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Makassar, serta dukungan Kementerian Agama Kota Makassar yang terus bersinergi dalam pembinaan keagamaan dan pengembangan prestasi kafilah Kota Makassar.

Keberhasilan para peserta muda Kota Makassar dalam ajang MTQ, kata dia, menjadi bukti tumbuhnya semangat kompetitif sekaligus kecintaan generasi muda terhadap Al-Quran.

BACA JUGA  Munafri Pimpin Rakor dengan Ramboll dan AASCTF, Bahas Evaluasi Program Kota Layak Huni

Pemerintah Kota Makassar berharap capaian tersebut menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus meningkatkan minat membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Quran, sekaligus mempersiapkan diri menghadapi MTQ mendatang dengan prestasi yang lebih tinggi.

Continue Reading

Trending