Connect with us

Kabupaten TAKALAR

Tarwih Perdana, Pemkab Takalar Beri Ratusan Juta untuk Masjid Agung

Published

on

Kitasulsel–TAKALAR Bupati Takalar, Ir. H Mohammad Firdaus, MM (Daeng Manye) bersama Wakil Bupati Takalar, Dr. H. Hengky Yasin, S.Sos, MM, melaksanakan salat tarwih perdana bersama masyarakat Takalar, di Masjid Agung Takalar, Senin (03/03/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Takalar menyerahkan bantuan hibah sebesar Rp100 juta kepada Yayasan Wafaq Masjid Agung Takalar.

Bantuan hibah tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Takalar terhadap pengelolaan dan pembangunan fasilitas masjid.

Penyerahan bantuan ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang dihadiri oleh Sekda Takalar, Pimpinan OPD, Ketua TP PKK, Ketua Dharma Wanita Persatuan, Majelis Taklim, Pengurus Masjid Agung Takalar, serta masyarakat setempat.

Sebelum melaksanakan shalat tarwih, Bupati Takalar mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Takalar atas dukungan mereka, serta mengingatkan pentingnya memanfaatkan teknologi dan meningkatkan keterampilan untuk menghadapi tantangan global di masa depan.

BACA JUGA  Pj. Bupati Takalar Irup pada Upacara Peringatan Hari Amal Bakti ke-79 Kementrian Agama

“Sekarang kita memasuki era globalisasi, dimana semua dengan mudah dapat diakses dengan majunya teknologi, untuk itu kita harus bergerak maju dan paham akan teknologi digital agar kita tidak ketinggalan dengan perkembangan zaman terutama untuk generasi anak bangsa,” kata Bupati Takalar.

Ia menambahkan, tahun 2045 era dimana bangsa ini memasuki Indonesia Emas, dimana semua harus bersaing dengan negara asing.

“Banyak warga negara asing yang melirik indonesia untuk mencari lapangan pekerjaan. Sebagai generasi bangsa, kita jangan mau menjadi penonton di negara sendiri, kita harus memiliki pengetahuan dan skill sehingga kita mampu untuk bersaing dengan WNI,” ujarnya.

Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan bulan Ramadhan untuk meningkatkan ketakwaan dan berbuat kebaikan.

BACA JUGA  Ibu Bupati Bersama Ibu Wakil Bupati Takalar Berbagi Takjil Gratis ke Masyarakat

“Di bulan Ramadhan ini, saya mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa dan mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan momentum bulan suci ini untuk terus berbuat kebaikan,” pungkasnya.

Acara ini dilengkapi dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Ustadz Dr. H. Sub Kasman, M.Ag. M.Pdi.(*)

Continue Reading
Click to comment

Warning: Undefined variable $user_ID in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/comments.php on line 49

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Kabupaten TAKALAR

Pemkab Takalar Tegaskan Transparansi Pengelolaan Dana PEN Hingga 2030

Published

on

Kitasulsel–TAKALAR Pemerintah Kabupaten Takalar menegaskan komitmenya dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas terkait pengelolaan Dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang diterima pada tahun 2021 lalu.

Dana PEN yang diketahui sebesar Rp233,3 miliar diterima Pemkab Takalar di masa kepemimpinan Bupati Syamsari Kitta, dengan alokasi utama pada pembangunan Rumah Sakit Galesong, infrastruktur jalan, serta dukungan bagi UMKM.

Seiring berjalannya waktu, pembayaran kewajiban cicilan utang tersebut menjadi bagian dari tanggung jawab pemerintah daerah hingga tahun 2030 mendatang.

Bupati Takalar, Ir. H.Mohammad Firdaus Daeng Manye, MM, menegaskan bahwa pemerintahannya tetap berkomitmen untuk melaksanakan kewajiban pembayaran sesuai skema yang berlaku, tanpa mengabaikan pelayanan publik bagi masyarakat.

BACA JUGA  Pemkab Takalar Berhasil Turunkan Angka Stunting 11,4 %

“Kita sadar betul, ini adalah kewajiban daerah yang harus ditunaikan. Karena itu, strategi kami adalah menyeimbangkan kewajiban pembayaran utang dengan tetap menjalankan program pembangunan yang langsung menyentuh masyarakat,” ujar Dg. Manye, di Rujab Bupati Takalar, Rabu (03/09/2025).

Hingga tahun 2025, Pemkab Takalar telah membayar cicilan sebesar Rp74,4 miliar. Sisa kewajiban hingga 2030 tercatat Rp225,4 miliar.

Fokus Perbaikan dan Evaluasi

Pemkab Takalar saat ini melakukan evaluasi mendalam terhadap proyek-proyek yang dibiayai Dana PEN, termasuk pembangunan RS Galesong dan program UMKM. Pemerintah berkomitmen melakukan perbaikan kualitas bangunan rumah sakit agar bisa benar-benar berfungsi optimal melayani masyarakat.

Selain itu, dukungan untuk pembangunan UMKM yang juga menjadi prioritas agar manfaat Dana PEN tetap dapat dirasakan pelaku usaha kecil menengah di Takalar, sampai hari ini dikabarkan bermasalah juga.

BACA JUGA  Bupati Takalar Hadiri Paritrana Award Tingkat Provinsi Sulsel

Bupati Takalar menambahkan bahwa pemerintah daerah akan terus membuka akses informasi terkait perkembangan pembayaran utang PEN.

“Transparansi adalah kunci. Masyarakat berhak mengetahui bagaimana keuangan daerah dikelola, termasuk kewajiban yang harus dipenuhi,” katanya.

Meski pembayaran cicilan akan berlangsung hingga 8 Juni 2030, Pemkab Takalar memastikan kebarlanjutan pembangunan tidak akan terhenti.

Upaya inovatif dalam peningkatan pendapatan asli daerah (PAD), efisiensi belanja, serta dukungan pemerintah pusat diharapkan dapat meringankan beban keuangan.

Dengan langkah ini, Pemkab Takalar berharap masyarakat tetap mendapat pelayanan publik yang baik, sekaligus memastikan keuangan daerah tetap sehat dan akuntabel.(*)

Continue Reading

Trending