Connect with us

NEWS

Jubir IKN Troy Pantouw Ditemukan Meninggal di Rusun ASN IKN, Polisi: Tidak Ada Tanda Kekerasan

Published

on

Kitasulsel–KALTIM – Kabar duka datang dari Ibu Kota Nusantara (IKN). Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik atau Jubir IKN, Troy Harold Yohanes Pantouw, ditemukan meninggal dunia di Rusun ASN di IKN, Kalimantan Timur, Sabtu (25/7).

Kapolresta IKN, Kombes Pol Supriyanto, menjelaskan dari keterangan saksi, almarhum memang sudah mengeluhkan sakit sejak beberapa hari terakhir sebelum meninggal.

“Hasil pemeriksaan saksi bahwa almarhum mengalami sakit nyeri lambung sejak 3 hari yang lalu sebelum meninggal,” kata Supriyanto saat dikonfirmasi, Minggu (26/7).

Polisi memastikan, dari hasil pemeriksaan awal dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Hasil pemeriksaan olah TKP tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh almarhum,” tegasnya.

BACA JUGA  Wapres Gibran Tinjau Makan Bergizi Gratis di Maros Didampingi Pj Gubernur Sulsel Prof Zudan

Sebelumnya, kabar meninggalnya Troy dikonfirmasi oleh Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Manajemen Kebijakan dan Strategi Konstruksi, Danis Hidayat Sumadilaga.

“Benar [Troy Pantouw meninggal dunia],” jelas Danis kepada media.

Kata Danis, Troy mengembuskan napas terakhirnya di rusun IKN pada siang hari.

Sekilas Sosok Troy Pantouw

Troy Pantouw dikenal sebagai sosok senior di dunia komunikasi dan media. Ia mengawali kariernya sebagai reporter di Surabaya pada tahun 1988-1992. Beranjak dari situ, ia banyak berkecimpung di dunia media dan advokasi.

Hingga pada tahun 2022, Troy berkarier sebagai Chief of Advocacy, Campaign, Communication, Media di Save the Children Indonesia.

Pada Maret 2023 sampai saat ini, Troy mengawali babak baru sebagai Chief of Public Communication Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN). Di posisi tersebut, ia menjadi salah satu juru bicara utama yang aktif menyampaikan perkembangan pembangunan IKN kepada publik.

BACA JUGA  Di Depan Pengurus PSI se-Indonesia, Rusdi Masse Kupas Tuntas Cara Menang Pemilu

Kepergian Troy meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar Otorita IKN.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Cak Imin Minta Muktamar ke-35 PBNU Bebas Politik Uang: Mari Murnikan Kembali NU

Published

on

Kitasulsel–JAKARTA – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, meminta agar pelaksanaan Muktamar ke-35 Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) terbebas dari praktik politik uang.

Menurut dia, NU harus dikembalikan kepada khitahnya dan tidak boleh dikotori oleh kepentingan tertentu.

Hal itu disampaikan Cak Imin saat ditemui di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, usai menghadiri PKB Run 2026 yang menjadi rangkaian perayaan puncak Harlah ke-28 PKB, Minggu (26/7).

Saat ditanya soal dukungannya terhadap calon Ketua Umum PBNU menjelang Muktamar, Cak Imin menegaskan penentuan pemimpin NU sepenuhnya menjadi kewenangan peserta muktamar.

“Ya tentu kita serahkan sepenuhnya kepada peserta muktamar. Yang penting, mari kita bongkar kalau ada yang pakai uang, mari kita murnikan kembali NU,” kata Cak Imin.

BACA JUGA  Menag Nasaruddin Umar Kembali ke Bone, Masjid Masa Kecil Jadi Saksi Jejak 56 Tahun Perjalanan Ilmu

Ia menegaskan, organisasi keagamaan terbesar di Indonesia itu tidak boleh dicemari oleh kepentingan uang maupun perebutan aset.

“Karena NU tidak boleh dikotori oleh kepentingan-kepentingan uang terutama perebutan-perebutan aset yang ada. Mari kita kembalikan NU kepada ulama,” ujarnya.

Menjelang Muktamar ke-35 PBNU, sejumlah tokoh telah menyatakan kesiapan untuk maju sebagai calon Ketua Umum PBNU. Mereka di antaranya Kiai Zulfa Mustofa, Gus Yusuf Chudlori, Gus Salam Shohib, Gus Kikin, dan Prof Nasaruddin Umar.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul sebelumnya menyampaikan syarat dukungan minimal 99 suara bagi calon Ketua Umum PBNU akan ditetapkan melalui pembahasan tata tertib dalam Muktamar ke-35.

BACA JUGA  Kepala BPOM RI Dorong Indonesia Mandiri Bahan Baku Obat dan Vaksin

Adapun Muktamar ke-35 PBNU dijadwalkan berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, pada 27 hingga 31 Agustus 2026 mendatang.

Continue Reading

Trending