Nasional
Sul-Sel Sudah Krisis ? Air PDAM Tak Mengalir , Listrik Padam, Solar Antre , Gas Melon Menghilang
KITASULSEL — MAKASSAR — Apakah Sulawesi Selatan mulai menghadapi krisis kebutuhan dasar?
Pertanyaan itu muncul setelah sejumlah persoalan terjadi hampir bersamaan. Listrik padam, air PDAM dikeluhkan tak mengalir, solar harus diantre, sementara LPG 3 kilogram atau gas melon menghilang dari sejumlah titik.
Di tengah cuaca panas dan kemarau, keresahan warga pun semakin terasa.
Gas Melon Menghilang
Di Makassar dan Gowa, kelangkaan LPG 3 kilogram mulai dikeluhkan sejak pekan lalu.
Seorang warga Gowa, Kurnia, mengaku sudah berkeliling dari kawasan Kampus Teknik Unhas hingga Hertasning, tetapi tetap tidak mendapatkan gas.
“Gas kosong sejak hari Jumat. Sudah keliling dari Kampus Unhas Gowa sampai Hertasning, tidak ada. Kosong.”
Harga yang biasanya sekitar Rp22 ribu juga disebut mencapai Rp30 ribu di sejumlah tempat.
Bagi warga, masalahnya bukan sekadar harga. Ada yang mengaku sudah tiga hari tidak memasak karena gas tak kunjung didapat dan terpaksa makan mi instan.
Pertamina menyatakan belum menerima laporan kelangkaan dari agen dan akan mengecek kondisi di lapangan.
Solar Antre, Waktu Terbuang
Keluhan serupa datang dari pengguna solar subsidi.
Pada Senin, 7 September, antrean truk terlihat di sejumlah SPBU Makassar. Seorang sopir mengaku harus menunggu sekitar dua jam di SPBU Jalan Pengayoman.
Antrean juga terjadi di sejumlah titik Jalan Perintis Kemerdekaan.
Pertamina menyatakan stok dan distribusi Biosolar tersedia serta pengawasan diperketat. Sementara Polda Sulsel mulai menelusuri dugaan persoalan dalam distribusi solar subsidi.
Listrik dan Air Ikut Bermasalah
Persoalan listrik juga belum sepenuhnya reda. Sejumlah wilayah Sulsel mengalami pemadaman dalam beberapa hari terakhir. PLN menyebut pemeliharaan dan pemulihan sistem menjadi bagian dari penanganan gangguan.
Masalah terasa semakin berat karena terjadi saat cuaca panas. Di sisi lain, persoalan ketersediaan air akibat kemarau dan keluhan air PDAM yang tidak mengalir ikut menambah keresahan.
Air, listrik, BBM dan gas—empat kebutuhan dasar kini sama-sama menjadi sumber keluhan.
Belum tepat menyebut Sulsel secara keseluruhan sudah mengalami krisis. Namun, rangkaian persoalan ini jelas menjadi alarm yang perlu segera dijawab pemerintah dan pihak terkait.
Sebab suasananya mulai terasa seperti film zombie.
Bukan karena ada mayat hidup, tetapi karena warga seperti harus bergerak dari satu tempat ke tempat lain mencari kebutuhan yang seharusnya mudah didapat: mencari gas, mengantre solar, menunggu listrik menyala dan berharap air kembali mengalir.
Apakah Sulsel sudah krisis? Atau ini tanda awal yang tidak boleh lagi dianggap biasa?
-
Nasional1 tahun agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
4 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
4 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoDuet Birokrat dan Legislatif, NasDem Usung Syahar-Kanaah di Pilkada Sidrap










You must be logged in to post a comment Login