Connect with us

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Tingkatkan Produktivitas Pertanian, Pemkab Sidrap Gandeng PLN untuk Listrik Masuk Sawah

Published

on

Kitasulsel—Sidrap—Guna meningkatkan produktivitas pertanian dan menekan biaya operasional, Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menjalin kerja sama dengan PT PLN (Persero) dalam program Listrik Masuk Sawah.

Dalam audiensi di Ruang Kerja Bupati Sidrap, Rabu (12/3/2025), Bupati Syaharuddin Alrif bersama jajaran PLN membahas langkah strategis dalam percepatan penyediaan listrik untuk lahan pertanian di Sidrap.

Rombongan PT PLN dipimpin Kepala HSSE PLN UID Sulselrabar, Edyansyah didampingi Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN UID Sulselrabar, Yuli Ashaniais Ramadani.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Syaharuddin Alrif menyampaikan apresiasi terhadap PLN yang menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Sidrap dalam mendukung kebutuhan masyarakat, khususnya program Listrik Masuk Sawah.

BACA JUGA  Wabup Sidrap Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Jelang Idulfitri 2026

“Ini lagi menerima PLN untuk menjadikan program yang kami lakukan beberapa tahun lalu, Listrik Masuk Sawah, dan ditinjau untuk menjadikan Sidrap sebagai pelopor program Listrik Masuk Sawah di Indonesia,”

“Kita berharap, Insya Allah, dari menanam dua kali setahun, bisa meningkat menjadi tiga kali. Dengan begitu, produksi pertanian bisa meningkat, biaya produksi bisa ditekan, dan pendapatan masyarakat bertambah.” Imbuhnya.

Sementara itu, Kepala HSSE PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, menjelaskan bahwa program kerja yang akan dicanangkan oleh Pemkab Sidrap akan didukung penuh oleh PLN untuk mengaliri listrik di seluruh sawah, sekaligus juga turut meningkatkan PAD Pemerintah Kabupaten Sidrap.

“Melalui penggunaan energi listrik yang optimal, tahap awalnya akan dilakukan survei dan pemetaan bersama oleh Pemkab Sidrap dengan PLN UP3 Parepare. Dalam hal ini, PLN Sidrap Pangkajene, Tanru Tedong, dan Rappang akan memetakan sawah-sawah berdasarkan skala prioritas, khususnya yang dekat dengan jaringan listrik PLN,” jelasnya.

BACA JUGA  Resmi Menjabat Ketua TP PKK Kabupaten Sidrap,Hj Haslinda Syaharuddin S.Pd:Tanggung Jawab Yang Mesti Nyata Untuk Masyarakat Sidrap

“Untuk sawah yang sudah memiliki jaringan listrik PLN, bisa langsung disambungkan. Sementara untuk yang belum memiliki jaringan, kita akan lakukan perluasan jaringan terlebih dahulu,” jelasnya.

Hadir dalam kegiatan itu Penjabat Sekda, Andi Rahmat Saleh, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Muhammad Iqbal, Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Siara Barang, serta Asisten Administrasi Umum, Nasruddin Waris.

Tampak pula Kaban Keuangan dan Aset Daerah, Sahabuddin, Plt Kepala Bapenda, Rohadi Ramdhan, Kadis Biciptapera, Abdul Rasyid, Kadis Perhubungan, Andi Bahari Parawansa, Kadis PSDA, Andi Safari Renata, dan Kabag Kerja Sama, Andi Basse.

Turut dalam rapat, Manager PLN UP3 Parepare, Muhammad Taufik, Assistant Manager Niaga dan Pemasaran, Andi Soraya Tenri Bau, Assistant Manager Transaksi Energi Listrik, Nur Ahadiat, Manager PLN ULP Pangsid, Adryani, Manager PLN ULP Rappang, Ulfah Pratiwi, Manager PLN ULP Tanru Tedong, Ardiansyah Amin, serta Ketua Serikat Pekerja, Anton.

BACA JUGA  Panen Raya di Desa Lise, Bupati Sidrap Tegaskan Komitmen Perkuat Swasembada Pangan Nasional
Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Sidrap Matangkan Persiapan Kontingen Menuju Penas Petani Nelayan XVII 2026 di Gorontalo

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP – Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) terus memantapkan persiapan menjelang keberangkatan kontingen daerah untuk mengikuti Pekan Nasional (Penas) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 yang akan digelar di Provinsi Gorontalo.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui rapat pemantapan yang dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Sidrap, Andi Rahmat Saleh, di Ruang Rapat Pimpinan Lantai III Kantor Bupati Sidrap, Jumat (12/6/2026).

Rapat tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh aspek teknis dan administrasi keberangkatan kontingen berjalan lancar. Berbagai hal dibahas secara rinci, mulai dari kesiapan peserta, jadwal keberangkatan, koordinasi antarlembaga, hingga strategi untuk memaksimalkan partisipasi Kabupaten Sidrap pada ajang nasional yang mempertemukan petani dan nelayan dari seluruh Indonesia tersebut.

Pekan Nasional Petani Nelayan merupakan forum strategis yang tidak hanya menjadi ajang silaturahmi dan pertukaran pengalaman antar pelaku sektor pertanian dan perikanan, tetapi juga menjadi wadah pembelajaran, pengembangan inovasi, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang pertanian dan kelautan.

Dalam arahannya, Andi Rahmat Saleh menegaskan bahwa keikutsertaan Kabupaten Sidrap dalam Penas XVII memiliki makna penting mengingat daerah tersebut dikenal sebagai salah satu lumbung pangan di Sulawesi Selatan yang bertumpu pada sektor pertanian, peternakan, dan agribisnis.

BACA JUGA  Bupati Sidrap Panen Padi di Talumae, Produksi Sawah Tadah Hujan Capai 9,8 Ton per Hektare

Menurutnya, momentum Penas harus dimanfaatkan secara optimal untuk memperluas wawasan petani dan nelayan, memperkenalkan potensi unggulan daerah, sekaligus membangun jaringan kerja sama yang dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi pembangunan sektor pertanian di Sidrap.

“Semoga momentum Penas XVII dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk memajukan petani dan nelayan di Kabupaten Sidenreng Rappang,” ujar Andi Rahmat Saleh.

Ia menambahkan, keberhasilan kontingen daerah tidak hanya diukur dari kehadiran dalam kegiatan nasional tersebut, tetapi juga dari kemampuan peserta membawa pulang pengetahuan, teknologi, dan pengalaman baru yang dapat diterapkan di daerah masing-masing.

Selain membahas kesiapan teknis keberangkatan, rapat juga menjadi forum evaluasi terhadap berbagai persiapan yang telah dilakukan oleh tim pendamping, penyuluh pertanian, serta organisasi petani yang akan terlibat dalam kegiatan tersebut.

Sekda Sidrap memberikan apresiasi atas solidnya koordinasi yang selama ini terjalin antara para penyuluh pertanian, Kontak Tani Nelayan Andalan, dan kelompok tani dalam mempersiapkan kontingen daerah.

Menurutnya, sinergi yang baik antara pemerintah, penyuluh, dan pelaku utama sektor pertanian merupakan modal penting untuk memastikan keikutsertaan Sidrap di ajang nasional dapat berjalan sukses dan memberikan hasil yang maksimal.

BACA JUGA  Pemkab Sidrap Serahkan LKPD 2025 ke BPK, Targetkan WTP ke-10 Berturut-turut

“Kolaborasi yang kuat antara seluruh pihak menjadi kunci keberhasilan. Saya mengapresiasi kerja keras para penyuluh, KTNA, dan kelompok tani yang terus berkoordinasi demi menyukseskan keberangkatan kontingen Sidrap,” katanya.

Sementara itu, Ketua KTNA Sidrap, Abdul Samad, menjelaskan bahwa seluruh persiapan keberangkatan kontingen saat ini telah memasuki tahap akhir.

Ia menyampaikan bahwa kontingen Kabupaten Sidrap dijadwalkan berangkat pada 17 Juni 2026 dengan titik keberangkatan dari Masjid Agung Sidrap.

Menurut Abdul Samad, peserta yang akan berangkat telah mendapatkan berbagai pembekalan dan arahan agar mampu mengikuti seluruh rangkaian kegiatan Penas dengan baik serta membawa nama daerah secara optimal di tingkat nasional.

“Kami terus melakukan koordinasi dan pemantapan agar seluruh peserta dapat berangkat sesuai jadwal dan mengikuti kegiatan dengan maksimal,” ujarnya.

Penas XVII di Gorontalo nantinya akan menghadirkan berbagai agenda penting, mulai dari temu wicara, pameran teknologi pertanian, demonstrasi inovasi, pertukaran pengalaman antarpetani dan nelayan, hingga berbagai kegiatan edukatif yang bertujuan meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat sektor pertanian dan perikanan.

BACA JUGA  Panen Raya di Desa Lise, Bupati Sidrap Tegaskan Komitmen Perkuat Swasembada Pangan Nasional

Bagi Kabupaten Sidrap, keikutsertaan dalam kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan berbagai potensi unggulan daerah, termasuk sektor pertanian modern, peternakan, dan pengembangan agribisnis yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat.

Rapat pemantapan tersebut turut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Andi Patahangi, bersama sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait yang terlibat dalam mendukung keberangkatan kontingen.

Melalui persiapan yang matang dan koordinasi yang intensif, Pemerintah Kabupaten Sidrap berharap kontingen yang akan berangkat ke Gorontalo mampu berpartisipasi secara aktif, menyerap berbagai inovasi dan teknologi baru, serta membawa manfaat nyata bagi pengembangan sektor pertanian dan perikanan di Bumi Nene Mallomo.

Partisipasi dalam Penas XVII diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat kapasitas petani dan nelayan Sidrap sekaligus mendorong peningkatan daya saing sektor pertanian daerah di tengah tantangan pembangunan dan perubahan iklim yang semakin kompleks.

Dengan demikian, hasil yang diperoleh dari kegiatan nasional tersebut dapat berkontribusi langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan sektor pertanian Kabupaten Sidenreng Rappang di masa mendatang.

Continue Reading

Trending