Connect with us

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Pemkab Lutim Gelar Seleksi Penerimaan Calon Paskibraka Tahun 2025

Published

on

Kitasulsel–LUWITIMUR Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggelar Tahapan Seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kabupaten Luwu Timur Tahun 2025 yang berlangsung sejak minggu kedua pada bulan Februari dan akan berakhir pada akhir bulan April mendatang.

Tahapan yang berlangsung saat ini, Rabu, (19/03/2025), merupakan tahapan kedua yaitu Seleksi Tes Wawasan Kebangsaan, dimana calon peserta Paskibraka yang dinyatakan lulus diumumkan melalui Aplikasi Transparansi dan akan berlanjut ditahapan ketiga yakni seleksi Tes Intelegensi Umum.

Tujuan digelarnya seleksi ini yaitu sebagai pembinaan kepemimpinan, keterampilan dan kedisiplinan yang menjunjung nilai kebangsaan, cinta tanah air, persatuan dan kesatuan dan peningkatan wawasan kebangsaan kepada putra-putri terbaik bangsa.

BACA JUGA  Pemkab Lutim Hadiri Rakor Sinkronisasi Transformasi Digital dan Satu Data Indonesia

Kepala Badan Kesbangpol Lutim, Guntur Hafid mengungkapkan bahwa, pelaksanaan seleksi Paskibraka ini diatur oleh Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2022 tentang Paskibraka secara teknis dikoordinasikan oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) secara keseluruhan baik pada Tingkat Pusat, Provinsi dan Kabupaten/kota.

“Mulai dari jadwal hingga tahapan-tahapan seleksi yang dilakukan ini dikeluarkan oleh BPIP melalui surat edaran Deputi BPIP Nomor 1 Tahun 2025 yang menjadi petunjuk pelaksanaan kegiatan di Tahun 2025 ini,” jelasnya.

Guntur Hafid menjelaskan, jumlah pendaftar pada seleksi paskibraka tahun ini sebanyak 375 siswa-siswi SLTA Sederajat se-Lutim dengan jumlah kuota penerimaan hanya 70 orang diantaranya 35 orang laki-laki dan 35 orang perempuan. Adapun yang menjadi tim seleksi ialah Bapak Yosep Muktyo dari Babinsa 7 Ramil 1403-15 Malili dan ibu Andi Rahmawati dari Polres Lutim.

BACA JUGA  Wabup Luwu Timur Hadiri Musrenbang Tematik Penanggulangan Kemiskinan Sulsel 2027

“Olehnya itu, saya berharap pelaksanaan seleksi yang dilakukan dalam beberapa tahapan ini, semoga menghasilkan paskibraka yang berkualitas dan alhamdulillah hasil seleksinya semakin baik dari tahun-tahun sebelumnya,” tutup Guntur.

Sebagai informasi, tahapan seleksi calon peserta paskibraka Lutim Tahun 2025 yakni seleksi Administrasi pada tahapan pertama, seleksi Tes Pancasila dan Wawasan kebangsaan, seleksi Tes Intelegensi Umum, seleksi kesehatan, seleksi Peraturan Baris Berbaris dan Kesamaptaan, seleksi kepribadian dan hasil akhir. (*)

Continue Reading
Click to comment

Warning: Undefined variable $user_ID in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/comments.php on line 49

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Bupati Luwu Timur Buka Seminar Nasional PGRI, Dorong Transformasi Pembelajaran Berbasis AI

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR – Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, secara resmi membuka Seminar dan Workshop Nasional yang digelar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Luwu Timur di Gedung Matano Player, Kecamatan Nuha, Rabu (6/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 6–7 Mei 2026 ini mengusung tema “Transformasi dan Inovasi Pembelajaran Berbasis Teknologi AI untuk Generasi Berkarakter Unggul di Era Revolusi Industri 5.0”.

Acara tersebut turut dihadiri Ketua Umum PB PGRI Unifah Rosyidi dan Ketua PGRI Sulawesi Selatan Hasnawi Haris, bersama sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan di sektor pendidikan.

Dalam sambutannya, Bupati Irwan menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada kecerdasan intelektual, tetapi juga pada pembentukan integritas serta akhlak mulia di tengah era disrupsi teknologi.

BACA JUGA  Wabup Luwu Timur Hadiri Musrenbang Tematik Penanggulangan Kemiskinan Sulsel 2027

“Pemerintah daerah berkomitmen membantu anak-anak Luwu Timur bersekolah karena kami percaya pendidikan bertujuan mencetak generasi cerdas yang memiliki karakter kuat untuk menghadapi tantangan zaman dengan bijak,” ujar Irwan.

Ia juga mendorong para guru untuk memanfaatkan momentum seminar ini dalam meningkatkan kompetensi, khususnya dalam mengembangkan metode pembelajaran yang adaptif terhadap teknologi kecerdasan buatan (AI), tanpa mengesampingkan nilai-nilai kearifan lokal.

Selain itu, Irwan meminta jajaran PGRI untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah agar implementasi kebijakan pendidikan dapat berjalan efektif di lapangan.

Sementara itu, Ketua Umum PB PGRI, Unifah Rosyidi, mengajak para pendidik untuk bersikap asertif serta terus meningkatkan kualitas diri agar tetap relevan di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

BACA JUGA  Pemkab Luwu Timur Perkuat Kolaborasi Pengelolaan Sungai, Teken Pakta Integritas Bersama BBWS dan PT Vale

Senada, Ketua PGRI Sulsel, Hasnawi Haris, menilai kegiatan ini sebagai ruang strategis bagi para guru untuk berdiskusi sekaligus menyampaikan aspirasi profesi.

Seminar ini turut dihadiri Wakil Ketua II PGRI Sulsel, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XII, Anggota DPRD Luwu Timur Yusuf Pombatu, Wakapolres Luwu Timur Hajriadi, Ketua PGRI Luwu Timur Sunarto, serta perwakilan dari PT Vale Indonesia dan sejumlah pihak lainnya.

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan anggota PGRI se-Kabupaten Luwu Timur sebagai bagian dari upaya mempercepat transformasi digital di sektor pendidikan daerah, sekaligus memperkuat peran guru dalam mencetak generasi unggul di masa depan.

Continue Reading

Trending