Connect with us

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Bupati Sidrap Terima Silaturahmi Komunitas Jiwa Remaja

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, menerima silaturahmi Komunitas Jiwa Remaja yang dibina oleh H. Bahar Abdullah di Rumah Jabatan Bupati, Senin malam (24/3/2025).

Ketua Komunitas Community Jiwa Remaja, Yahya Samsuddin, menyampaikan apresiasi diundang orang nomor satu di Bumi Nene Mallomo bersilaturahmi.

“Komunitas ini sudah berdiri kurang lebih 25 tahun, dan baru kali ini mereka sangat antusias. Mereka merasa terhormat karena diundang secara pribadi oleh Pak Bupati untuk hadir di rumah jabatan dalam rangkaian acara berbuka puasa bersama,” ujarnya.

Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, juga menyampaikan rasa syukur atas kehadiran komunitas tersebut.

“Terima kasih atas kunjungannya dalam buka puasa sederhana di rumah jabatan Bupati Sidrap. Ini menjadi kebanggaan dan rasa syukur saya atas komitmen, doa, dan dukungan teman-teman. Saya berharap komunikasi terus berjalan,” ucapnya.

BACA JUGA  Panen Perdana IP300 di Sidrap Tembus 7,5 Ton per Hektare, Bupati Syaharuddin: Bukti Kerja Keras Bersama

Ia menegaskan, komunikasi dan silaturahmi harus terjalin, serta terus memberikan manfaat kepada masyarakat.

Untuk itu Syaharuddin berkomitmen untuk menjaga hubungan baik dengan semua pihak selama masa jabatannya.

“Saya pupuk dan rawat bersama-sama, bertahan lima tahun, dan insya Allah akan terus dijaga,” tuturnya. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

BUMDes Mattappae Sereang Kembangkan Bebek Petelur, Raup Omzet Jutaan Rupiah per Bulan

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) terus menggenjot perekonomian masyarakat melalui penguatan usaha berbasis desa. Salah satu upaya nyata terlihat dari inovasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Mattappae, Desa Sereang, Kecamatan Maritengngae, yang sukses mengembangkan unit usaha bebek petelur dengan omzet jutaan rupiah per bulan.

BUMDes Mattappae memanfaatkan dana desa secara produktif dengan fokus pada sektor ketahanan pangan. Melalui pengelolaan 300 ekor bebek petelur menggunakan sistem kandang kering, unit usaha ini mampu menghasilkan rata-rata 9 rak telur per hari.

Dengan harga jual Rp70 ribu per rak, BUMDes Mattappae mencatatkan pendapatan kotor sekitar Rp630 ribu per hari. Setelah dikurangi biaya operasional, estimasi pendapatan bersih mencapai sekitar Rp300 ribu per hari atau setara dengan omzet Rp9 juta per bulan.

BACA JUGA  Apresiasi Respons dan Keterbukaan Pemkab Sidrap

Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, yang meninjau langsung unit usaha BUMDes Mattappae di Desa Sereang pada Rabu malam (28/1/2026), menyampaikan apresiasinya terhadap langkah inovatif tersebut. Menurutnya, pengembangan usaha bebek petelur merupakan contoh konkret penguatan ekonomi desa yang berkelanjutan.

“Usaha seperti ini sangat positif karena mampu menumbuhkan dan menambah pendapatan masyarakat Sidrap,” ujar Syaharuddin Alrif, yang akrab disapa Bupati SAR, saat berdialog dengan pengelola BUMDes Mattappae, Paida.

Lebih lanjut, Bupati SAR mendorong agar usaha bebek petelur tersebut tidak berhenti pada produksi telur semata, melainkan dikembangkan melalui hilirisasi agar nilai ekonominya semakin meningkat.

“Nilai tambah akan lebih besar jika dilakukan hilirisasi. Misalnya, telur hasil produksi ini dikelola lebih lanjut atau bekerja sama dengan pelaku usaha kue, sehingga menjadi produk olahan,” jelasnya.

BACA JUGA  Bupati Sidrap Ikuti Peresmian dan Groundbreaking Sekolah Rakyat Nasional

Pengembangan BUMDes Mattappae ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan ekonomi desa di Sidrap sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional berbasis potensi lokal. (*)

 

Continue Reading

Trending