Connect with us

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Sebanyak 321 Anak Yatim Piatu Di Luwu Timur Terima Bantuan Atensi

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR Kementrian Sosial Republik Indonesia melalui Direktorat Rehabilitas Sosial Anak menyalurkan bantuan Asistensi Rehabilitas Sosial (ATENSI) kepada 321 anak yatim piatu di Kabupaten Luwu Timur.

Penyerahan bantuan dilakukan di Bank Mandiri Cabang Malili, Rabu (26/03/2025) dan diserahkan secara simbolis oleh Wakil Bupati Luwu Timur, Hj. Puspawati Husler kepada perwakilan penerima bantuan.

Penyerahan bantuan Atensi anak yatim piatu ini bertujuan untuk mendukung pemenuhan hidup layak, agar anak dapat tumbuh kembang secara optimal dan juga dapat meningkatkan aksesibilitas anak untuk mempertahankan hidupnya.

Wakil Bupati Luwu Timur, Hj.Puspawati Husler mengucapkan terima kasih atas kepedulian Kemensos kepada anak-anak yatim piatu di Kabupaten Luwu Timur melalui penyaluran bantuan ini.

BACA JUGA  Pemda Luwu Timur Salurkan 16.253 Paket Seragam Sekolah, Jangkau 11 Kecamatan

“Semoga dengan bantuan ini dapat memberi manfaat kepada seluruh anak yatim piatu yang kehilangan orang tuanya agar bisa tetap tumbuh dan berkembang secara maksimal,” kata Wakil Bupati.

Sementara Pendamping Pelaksana Program, Arbin mengatakan, sebanyak 321 anak yatim piatu yang menjadi penerima Bantuan Sosial Atensi di Kabupaten Luwu Timur tahun 2025.

“Bantuan ini berupa nontunai yang disalurkan melalui Bank Mandiri di beberapa titik yaitu Cabang Malili, Sorowako, dan Mangkutana dengan kriteria penerima bantuan harus terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial,” ungkap Arbin.

Lebih lanjut ia berharap anak yatim piatu yang belum tercover bisa turut memperoleh bantuan yang sama pada penyaluran bantuan tahap selanjutnya.

BACA JUGA  Pemkab Luwu Timur Gelar Rapat Forum Kabupaten Sehat, Fokus Benahi Indikator Penilaian

“Dalam satu tahun akan ada 6 tahap penyaluran, dan ini merupakan penyaluran bantuan tahap pertama yang dilakukan perdua bulan sekali dimana setiap anak menerima bantuan nontunai sebesar empat ratus ribu rupiah pertahapnya,” jelas Arbin.

Turut hadir Kepala Dinsos P3A, Muhammad Yusri beserta jajaran, Perwakilan Bank Mandiri Cabang Malili, Julian Wahyu Suryadi dan Bulqis Istiqamah. (*)

Continue Reading
Click to comment

Warning: Undefined variable $user_ID in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/comments.php on line 49

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Bupati Luwu Timur Buka Seminar Nasional PGRI, Dorong Transformasi Pembelajaran Berbasis AI

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR – Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, secara resmi membuka Seminar dan Workshop Nasional yang digelar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Luwu Timur di Gedung Matano Player, Kecamatan Nuha, Rabu (6/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 6–7 Mei 2026 ini mengusung tema “Transformasi dan Inovasi Pembelajaran Berbasis Teknologi AI untuk Generasi Berkarakter Unggul di Era Revolusi Industri 5.0”.

Acara tersebut turut dihadiri Ketua Umum PB PGRI Unifah Rosyidi dan Ketua PGRI Sulawesi Selatan Hasnawi Haris, bersama sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan di sektor pendidikan.

Dalam sambutannya, Bupati Irwan menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada kecerdasan intelektual, tetapi juga pada pembentukan integritas serta akhlak mulia di tengah era disrupsi teknologi.

BACA JUGA  Pemkab Luwu Timur Perkuat Komunikasi dengan DPR RI, Dorong Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan

“Pemerintah daerah berkomitmen membantu anak-anak Luwu Timur bersekolah karena kami percaya pendidikan bertujuan mencetak generasi cerdas yang memiliki karakter kuat untuk menghadapi tantangan zaman dengan bijak,” ujar Irwan.

Ia juga mendorong para guru untuk memanfaatkan momentum seminar ini dalam meningkatkan kompetensi, khususnya dalam mengembangkan metode pembelajaran yang adaptif terhadap teknologi kecerdasan buatan (AI), tanpa mengesampingkan nilai-nilai kearifan lokal.

Selain itu, Irwan meminta jajaran PGRI untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah agar implementasi kebijakan pendidikan dapat berjalan efektif di lapangan.

Sementara itu, Ketua Umum PB PGRI, Unifah Rosyidi, mengajak para pendidik untuk bersikap asertif serta terus meningkatkan kualitas diri agar tetap relevan di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

BACA JUGA  Bupati Irwan Pimpin RUPS LB PT. Luwu Timur Gemilang, Tetapkan Komisaris dan Direksi Baru

Senada, Ketua PGRI Sulsel, Hasnawi Haris, menilai kegiatan ini sebagai ruang strategis bagi para guru untuk berdiskusi sekaligus menyampaikan aspirasi profesi.

Seminar ini turut dihadiri Wakil Ketua II PGRI Sulsel, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XII, Anggota DPRD Luwu Timur Yusuf Pombatu, Wakapolres Luwu Timur Hajriadi, Ketua PGRI Luwu Timur Sunarto, serta perwakilan dari PT Vale Indonesia dan sejumlah pihak lainnya.

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan anggota PGRI se-Kabupaten Luwu Timur sebagai bagian dari upaya mempercepat transformasi digital di sektor pendidikan daerah, sekaligus memperkuat peran guru dalam mencetak generasi unggul di masa depan.

Continue Reading

Trending