Kementrian Agama RI
Gelar Ngaji Budaya, Kemenag Angkat Tradisi dan Ekoteologi
- /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/plugins/mvp-social-buttons/mvp-social-buttons.php on line 27
https://kitasulsel.com/wp-content/uploads/2025/06/1750676699-1000x600.jpeg&description=Gelar Ngaji Budaya, Kemenag Angkat Tradisi dan Ekoteologi', 'pinterestShare', 'width=750,height=350'); return false;" title="Pin This Post">
- Share
- Tweet /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/plugins/mvp-social-buttons/mvp-social-buttons.php on line 72
https://kitasulsel.com/wp-content/uploads/2025/06/1750676699-1000x600.jpeg&description=Gelar Ngaji Budaya, Kemenag Angkat Tradisi dan Ekoteologi', 'pinterestShare', 'width=750,height=350'); return false;" title="Pin This Post">
Kitasusel–JAKARTA Kementerian Agama menggelar Ngaji Budaya dengan tema “Tradisi Muharram di Nusantara: Pesan Ekoteologi dalam Perspektif Kearifan Lokal” di Auditorium HM Rasjidi, Kemenag, Jakarta, Senin (23/6/2025).
Acara ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan bertajuk Peaceful Muharram yang diselenggarakan Kemenag dalam menyambut tahun Baru Islam.
Giat ini menghadirkan budayawan dan pemikir kebangsaan, dengan Kiyai Sastro Al Ngatawi, sebagai narasumber utama.
Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa peringatan 1 Muharram bukan sekadar rutinitas tradisi, melainkan momentum untuk melakukan kontemplasi dan pensucian diri, baik lahir maupun batin.
“Memperingati 1 Muharram ini bukan melestarikan bid’ah. Justru kalau paham konsep ekoteologi, sulit untuk musyrik. Pesan dari ekoteologi sejatinya selaras dengan pesan 1 Muharram, karena di waktu itu, kita dilarang berperang, dilarang membuat konflik, dan diminta untuk melakukan introspeksi,”ungkapnya.
Menurut Menag, tradisi peringatan 1 Muharram ini merupakan apresiasi terhadap waktu. Menurutnya setiap waktu dan tempat memiliki kesakralannya sendiri.
“Tidak semua tempat dan waktu sama. Contohnya, solat di depan Ka’bah bernilai seratus ribu kali lipat. Shalat di Masjid Nabawi bernilai dua puluh ribu kali lipat,” ucapnya.
“Momen peringatan 1 Muharram ini adalah sarana penajaman hati nurani. Akal kita mungkin sudah tajam, tapi belum tentu batin kita. Maka kita berkumpul di sini, duduk di lantai, tanpa kursi, sebagai bentuk kekuatan simbolik. Ini penting sebagai shock therapy untuk membangkitkan kesadaran jiwa,” tegasnya.
Dalam berbagai agama dan budaya, lanjut Menag, terdapat penghormatan terhadap waktu dan tempat suci sebagai sarana mendekatkan diri kepada Tuhan. Melalui konsep ekoteologi, kita diajak menyadari bahwa manusia adalah bagian dari alam, dan sebaliknya.
Menag juga mengajak untuk menumbuhkan semangat ekoteologis, yakni mencintai ciptaan sebagai bagian dari diri sendiri, dan memperlakukan alam dengan kasih dan hormat.
“Orang yang menyatu dengan alam tidak hanya mencintai bunga yang mekar, tapi juga bunga yang layu dan gugur. Karena dalam pandangan ekoteologi, semua fase kehidupan memiliki makna dan layak dicintai,” jelasnya.
Dirjen Bimas Islam, Abu Rokhmad, melaporkan bahwa Ngaji Budaya merupakan kelanjutan dari rangkaian peringatan 1 Muharram. Sebelum ini, Kemenag menggelar kegiatan Car Free Day (CFD) pada 22 Juni 2025.
Dalam laporannya, Abu menyampaikan Ngaji Budaya ini mengangkat dua pesan utama yang diharapkan mampu tersampaikan kepada masyarakat Indonesia melalui kegiatan ini, yaitu pesan tentang tradisi Muharram di Nusantara dan pentingnya kesadaran ekoteologis.
“Di berbagai daerah, masyarakat memperingati Muharram dengan ragam tradisi. Di Jawa misalnya, dikenal tradisi 1 Suro. Di Semarang, masyarakat mandi di sungai atau ‘adus kungkum’ sebagai bentuk permohonan energi dan semangat baru. Tradisi ini perlu digali kembali dan disinergikan dengan nilai-nilai keagamaan,” ujar Abu.
Ia menambahkan bahwa pesan ekoteologi pun penting untuk disampaikan, sebab dalam kearifan lokal kita dapat menemukan bentuk-bentuk peringatan lingkungan. “Dulu orang tua kita menakut-nakuti agar tidak mandi di danau karena ada ‘buaya putih’. Tapi sejatinya, itu adalah cara menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah eksploitasi alam,” paparnya.
Kegiatan ini dihadiri para penghulu, ASN Kemenag, serta disiarkan secara langsung melalui berbagai kanal media sosial resmi Kementerian Agama. (*)
Kementrian Agama RI
Hadiri Pelepasan Jamaah Haji Khusus Annur Maarif,Helmi Nasaruddin Umar:Jangan Ragukan Pelayanan Annur,InsyaAllah Memuaskan’
KITASULSEL—JAKARTA—Sebanyak 105 jamaah haji khusus PT Annur Maarif resmi dilepas dalam suasana penuh haru dan kekeluargaan oleh Penasehat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama RI, Helmi Nasaruddin Umar,di Ibis Hotel bandara Soekarno Hatta ,Jakarta ,Jumat 15/04/2026.
Prosesi pelepasan berlangsung khidmat dan semakin istimewa dengan kehadiran jajaran petinggi PT Annur Maarif, di antaranya Co Founder Bunyamin M Yapid serta Komisaris PT Annur Maarif Sitti Suade.
Dalam sambutannya, Helmi Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa jamaah haji khusus PT Annur Maarif akan memperoleh pelayanan eksklusif selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Pelayanan tersebut mencakup penempatan hotel, maktab, transportasi hingga agenda ziarah yang telah dipersiapkan secara khusus demi kenyamanan jamaah.
“Saya pernah merasakan langsung fasilitas dari haji khusus Annur Maarif ini. Sungguh luar biasa dan sangat memanjakan jamaah. InsyaAllah pelayanan seperti inilah yang nantinya akan dirasakan seluruh jamaah,” ujarnya.
Istri Menteri Agama RI tersebut juga mengingatkan para jamaah untuk menjaga kondisi kesehatan mengingat suhu panas di Arab Saudi saat ini cukup tinggi. Ia mengimbau jamaah agar rutin mengonsumsi air putih, bahkan meski tidak sedang merasa haus.
“Setidaknya setiap 20 menit sekali minumlah air putih, baik dalam kondisi haus maupun tidak. Jangan sampai mengalami dehidrasi selama menjalankan ibadah,” pesannya.
Sementara itu, Co Founder PT Annur Maarif, Dr. H. Bunyamin M Yapid LC MH, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh jamaah yang telah mempercayakan PT Annur Maarif sebagai mitra perjalanan haji tahun ini.
“Terima kasih atas kepercayaan dan amanah ta semua. Semoga kami mampu memberikan pelayanan terbaik untuk seluruh jamaah dan itu menjadi tanggung jawab kami,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan semangat saling membantu antarjamaah selama berada di Tanah Suci. Menurutnya, seluruh jamaah merupakan satu keluarga besar yang akan bersama-sama menjalani rangkaian ibadah hingga kembali ke Indonesia.
“Tidak ada yang bisa menolong selain orang-orang terdekat di sekitar kita. Karena itu, saling mengingatkan, saling membantu dan saling mendukung adalah hal penting selama menjalankan ibadah haji,” lanjutnya.
Dr. Bunyamin memastikan seluruh petugas haji PT Annur Maarif telah siap menyambut dan mendampingi jamaah sejak keberangkatan dari Indonesia, selama berada di Arab Saudi hingga kembali ke Tanah Air.
Ia juga mengimbau jamaah untuk selalu berpikir positif dan segera berkoordinasi dengan petugas apabila menemukan kendala selama perjalanan ibadah.
“Jika ada sesuatu yang kurang maksimal, silakan sampaikan kepada petugas kami. Tim Annur akan terus mendampingi bapak dan ibu semua selama proses ibadah haji berlangsung,” tuturnya.
Di kesempatan yang sama, Komisaris PT Annur Maarif, Hj. Sitti Suade SH, mengajak seluruh keluarga jamaah untuk terus melantunkan doa agar seluruh agenda perjalanan dan pelayanan yang telah dipersiapkan dapat berjalan lancar atas izin Allah SWT.
“Mohon doa ta semua agar seluruh agenda dan pelayanan yang telah disiapkan tim Annur Maarif dapat berjalan sesuai harapan dan tentunya atas izin Allah SWT,” pungkasnya.
-
Nasional11 bulan agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
Warning: Undefined array key 0 in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 575
Warning: Attempt to read property "cat_name" on null in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 575
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
Warning: Undefined array key 0 in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 575
Warning: Attempt to read property "cat_name" on null in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 575
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
Warning: Undefined array key 0 in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 575
Warning: Attempt to read property "cat_name" on null in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 575
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
Warning: Undefined array key 0 in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 575
Warning: Attempt to read property "cat_name" on null in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 575
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
Warning: Undefined array key 0 in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 575
Warning: Attempt to read property "cat_name" on null in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 575
3 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
Warning: Undefined array key 0 in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 575
Warning: Attempt to read property "cat_name" on null in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 575
2 tahun agoIBAS Is Back: Siap Maju di Kontestasi Pilkada Luwu Timur










Warning: Undefined variable $user_ID in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/comments.php on line 49
You must be logged in to post a comment Login