Connect with us

Provinsi Sulawesi Selatan

Tim Andalan Peduli Salurkan Bantuan Korban Banjir di Empat Kabupaten, Warga Ucapkan Terima Kasih ke Gubernur Sulsel

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR Tim Andalan Peduli bersama Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Pemprov Sulsel dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulsel menyalurkan bantuan untuk warga terdampak bencana banjir dan longsor di empat kabupaten di Sulawesi Selatan.

Adapun wilayah yang menjadi sasaran bantuan adalah Kabupaten Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba, dan Sinjai.

Ketua Tim Andalan Peduli, Rahmat Panrita, mengungkapkan bahwa timnya telah melakukan peninjauan dan penyerahan bantuan secara langsung di beberapa titik terdampak parah, dimulai dari Kabupaten Bulukumba.

“Di Bulukumba, kami memulai dari Kecamatan Ujung Loe. Di sana kondisinya cukup parah, ratusan rumah terdampak.

Beberapa bahkan hanyut terbawa arus. Kami menyerahkan bantuan di titik tersebut dan melanjutkan ke bantaran sungai yang juga terdampak berat,” ujar Rahmat.

BACA JUGA  Pemprov Sulsel Kembali Perpanjang Insentif PKB hingga Akhir November 2025, Wajib Pajak Diimbau Manfaatkan Kesempatan

Tim kemudian melanjutkan perjalanan ke daerah kaki Gunung Bawakaraeng yang berada di wilayah Bulukumba, tempat dilaporkan terjadi tiga titik longsor.

Meskipun akses cukup sulit dan tidak bisa ditembus oleh kendaraan, Tim Andalan Peduli dengan didampingi Bhabinkamtibmas dan Babinsa berhasil menjangkau lokasi tersebut.

Setelah dari Bulukumba, bantuan dilanjutkan ke Kabupaten Bantaeng. Di wilayah ini, tim menyasar tiga titik pengungsian dan menyerahkan bantuan langsung ke posko utama.

Rahmat menjelaskan bahwa koordinasi telah dilakukan secara intensif dengan BPBD Sulsel, Dinas Sosial Sulsel, serta Tim Andalan Peduli untuk memastikan penyaluran bantuan berjalan lancar dan merata.

“Kami menyerahkan bahan pokok seperti beras, telur, minyak goreng, dan kebutuhan pokok lainnya. Harapan kami, ini bisa sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang kesulitan akses karena beberapa wilayah merupakan daerah terisolir, khususnya yang berbatasan langsung dengan Gunung Bawakaraeng,” jelasnya.

BACA JUGA  Pemprov Sulsel Gelar Apel Kesiapsiagaan Hadapi Bencana Hidrometeorologi Jelang Puncak Musim Hujan

Warga terdampak menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, khususnya kepada Gubernur Sulsel atas bantuan dan perhatian yang diberikan.

“Alhamdulillah mereka menyampaikan terima kasih kepada bapak Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman,” tandasnya. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Provinsi Sulawesi Selatan

Wagub Sulsel Kunjungi Sentra Tenun Lipa Sabbe Sidrap, Dorong Pelestarian dan Daya Saing Produk Lokal

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP —— Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, melakukan kunjungan kerja ke salah satu sentra kerajinan tenun lipa sabbe di Kelurahan Arateng, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Selasa (7/4/2026).

Kunjungan tersebut merupakan bentuk dukungan nyata Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam melestarikan budaya lokal sekaligus mendorong pengembangan usaha kerajinan tradisional masyarakat agar mampu bersaing di tengah pasar yang semakin kompetitif.

Dalam kesempatan itu, Fatmawati Rusdi yang didampingi Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, meninjau langsung proses pembuatan tenun lipa sabbe. Ia menyaksikan tahapan produksi mulai dari penyiapan benang hingga proses penenunan yang masih menggunakan metode tradisional oleh para perajin setempat.

Di sela kunjungan, Fatmawati juga berdialog dengan para perajin untuk mendengar langsung berbagai tantangan yang dihadapi, mulai dari pemasaran produk, ketersediaan bahan baku, hingga upaya meningkatkan kualitas dan daya saing tenun di pasar yang lebih luas.

BACA JUGA  Pemprov Sulsel Gelar Apel Kesiapsiagaan Hadapi Bencana Hidrometeorologi Jelang Puncak Musim Hujan

“Pemerintah terus berupaya mendukung pengembangan usaha tradisional agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” ujar Fatmawati Rusdi.

Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut Camat Tellu Limpoe Ridwan Bachtiar, Kepala Puskesmas Amparita Sulastri Saad, Ketua TP PKK Kecamatan Tellu Limpoe Marwah, para lurah, serta jajaran TP PKK kelurahan.

Sementara itu, Wakil Bupati Sidrap Nurkanaah menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terhadap pelaku usaha kerajinan di daerahnya.

“Ini menjadi motivasi bagi para pelaku usaha tenun tradisional untuk terus mempertahankan warisan budaya daerah,” ujarnya.

Melalui penguatan sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten, sektor kerajinan tenun lipa sabbe diharapkan terus berkembang sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan, sekaligus menjaga identitas budaya khas Sidenreng Rappang yang telah diwariskan secara turun-temurun.

BACA JUGA  Sekda Sulsel Hadiri Seminar Nasional Evaluasi SPMB, Gubernur Diganjar Penghargaan Atas Dukungan pada Sekolah Swasta
Continue Reading

Trending