Connect with us

NEWS

Dukung Generasi Sehat, SPPG Mallomo Panca Lautang Beri Makanan Bergizi ke Ribuan Siswa

Published

on

Kitasulsel—SIDRAP — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Mallomo Sidenreng Rappang di Kecamatan Panca Lautang, Kabupaten Sidrap diresmikan, Senin, 1 September 2025.

SPPG ini resmi menyalurkan makanan bergizi gratis kepada 3.414 peserta didik mulai dari jenjang TK, SD, SMP hingga SMA sederajat. Program ini dilaksanakan setiap Senin hingga Jumat.

Ketua Yayasan Mallomo Sidrap, Yuliana S.Pd., M.Pd melalui Mitra kerja Eka Putra dan Muhlis menjelaskan jumlah penerima manfaat mencapai 3.414 siswa dari total 4.884 peserta didik di wilayah Panca Lautang.

“Kami ingin memastikan anak-anak sekolah di Sidrap mendapat gizi seimbang agar tumbuh sehat dan cerdas,” ujarnya.

Selain untuk pelajar, yayasan juga merencanakan penyaluran makanan bergizi gratis bagi kelompok prioritas lain, yakni ibu melahirkan, ibu menyusui, dan balita (3B).

BACA JUGA  Tenaga Ahli Menteri Agama RI Kunjungi MAN 2 Parepare: Tekankan Pentingnya Ekoteologi dalam Pembelajaran

Pendiri Yayasan Mallomo, Mansur Marsuki, menegaskan pihaknya saat ini mengelola enam SPPG di Sidrap dari total kuota sepuluh unit.

Dalam program binaan HIPMI Sidrap ini melibatkan 47 tenaga kerja lokal, khusus di SPPG Mallomo Panca Lautang.

“Kami berharap kerjasama dengan kepala sekolah terus berjalan baik, agar program ini tepat sasaran dan berkelanjutan,” katanya.

Koordinator wilayah SPPG, Ismail, menyebut keberadaan program ini tidak lepas dari dukungan berbagai mitra, termasuk Eka Putra dan Muhlis yang turut mendampingi penyaluran makanan.

Sementara itu, Sekretaris HIPMI Sidrap, Niswar, mengapresiasi langkah Yayasan Mallomo yang sejalan dengan program Presiden Prabowo Subianto dalam membuka lapangan kerja sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

BACA JUGA  Pemprov Sulsel Ikuti Uji Publik Keterbukaan Informasi Publik

“Selain memberi gizi gratis bagi siswa, program ini juga memberdayakan masyarakat dengan membuka lapangan kerja baru,” tegasnya.

Dengan hadirnya SPPG Mallomo di Panca Lautang, ribuan siswa kini mendapatkan manfaat langsung berupa pemenuhan gizi, yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus kesehatan anak-anak di Sidrap. (ibe)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Pemprov Sulsel Apresiasi Peran Pers pada Konferensi PWI Sulsel 2026, Suwardi Thahir Terpilih Aklamasi

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan pers, khususnya keluarga besar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulsel, yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menjaga ruang informasi publik yang sehat, edukatif, dan mencerdaskan masyarakat.

Apresiasi tersebut disampaikan dalam Konferensi Provinsi PWI Sulsel yang digelar di Gedung Graha Pena, Makassar, Selasa (2/6/2026). Forum organisasi tersebut menjadi momentum penting untuk memilih kepengurusan baru sekaligus memperkuat arah pengembangan profesi wartawan di Sulawesi Selatan di tengah perubahan lanskap media yang berlangsung sangat cepat.

Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Sulsel, Muhammad Arafah, yang membacakan sambutan tertulis Gubernur Sulawesi Selatan, berharap PWI Sulsel terus menjadi organisasi profesi yang mampu menjaga independensi, integritas, dan profesionalisme wartawan di tengah tantangan era digital yang semakin kompleks.

Menurutnya, hubungan yang sehat antara pemerintah dan insan pers merupakan salah satu elemen penting dalam mendukung pembangunan daerah sekaligus menjaga kualitas demokrasi.

BACA JUGA  Dafa Duta Tour Hadirkan Paket Spesial Umrah Plus Cairo-Mesir, Perjalanan Ibadah Sekaligus Wisata Peradaban

“Hubungan sinergisitas adalah salah satu kunci keberhasilan pembangunan daerah. Karena itu, saya mengajak seluruh anggota PWI untuk terus bersama kami dalam membangun Sulawesi Selatan yang lebih maju dan berkarakter,” ujar Muhammad Arafah membacakan sambutan Gubernur.

Pada kesempatan tersebut, Arafah juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk terus mendukung kebebasan pers yang bertanggung jawab.

Menurutnya, pers memiliki peran penting dalam kehidupan demokrasi, tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai pengawal transparansi dan jembatan komunikasi antara pemerintah dengan masyarakat.

“Kita menyadari bahwa arus informasi hari ini bergerak sangat cepat. Di satu sisi, teknologi membuka akses informasi yang luas. Namun, di sisi lain, tantangan seperti disinformasi, hoaks, dan polarisasi sosial juga semakin besar,” katanya.

Dalam kondisi tersebut, lanjutnya, PWI sebagai organisasi wartawan tertua dan terbesar di Indonesia memikul tanggung jawab besar dalam menjaga kualitas profesi jurnalistik.

BACA JUGA  Usai Bunuh Istri, Pria di Sinjai Tewas Gantung Diri

“PWI dituntut untuk terus menjadi benteng profesionalisme, menjaga standar kompetensi anggotanya, dan memastikan setiap karya jurnalistik yang lahir dari organisasi ini dapat dipercaya, berimbang, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Ia menambahkan, keberadaan pers yang profesional menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun literasi informasi publik, memperkuat partisipasi masyarakat, serta menjaga ruang demokrasi yang sehat di daerah.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PWI Sulsel, Zulkifli Gani Ottoh, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang selama ini memberikan dukungan terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) wartawan, salah satunya melalui pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

Menurut Zulkifli, peningkatan kompetensi menjadi kebutuhan mendesak di tengah perkembangan teknologi informasi dan perubahan pola kerja jurnalistik.

BACA JUGA  Pembangunan Stadion Sudiang Dimulai 2025, Anggaran Sudah Siap

“Di era digital, wartawan dituntut untuk terus meningkatkan sumber daya manusianya dan kualitas profesinya. Peningkatan kualitas SDM ini mendapat dukungan dari Wali Kota Makassar, Gubernur Sulawesi Selatan, serta sejumlah kepala daerah lainnya yang menugaskan Dinas Kominfo untuk mendukung pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan. Atas dukungan tersebut, pelaksanaan UKW berjalan dengan baik,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Pusat, Djoko Tetuko, berharap pelaksanaan Konferensi Provinsi PWI Sulsel dapat berlangsung lancar dan menghasilkan kepengurusan yang semakin solid dalam menjalankan tugas dan fungsi organisasi.

Menurutnya, kepengurusan yang kuat dan profesional akan menjadi modal penting bagi PWI Sulsel untuk terus beradaptasi menghadapi tantangan industri media sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap profesi wartawan.

Konferensi Provinsi PWI Sulsel tahun ini menetapkan Suwardi Thahir sebagai Ketua PWI Sulsel periode 2026–2031. Suwardi terpilih secara aklamasi dalam forum konferensi tersebut.

Continue Reading

Trending