Connect with us

Kabupaten Sidrap

Syaharuddin Alrif Hadiri Mappadendang Aka-Akae, Ungkap Lonjakan Hasil Panen Sidrap

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) Syaharuddin Alrif menghadiri Pesta Panen dan Mappadendang di Dusun II Kampung Baru, Desa Aka-Akae, Kecamatan Watang Sidenreng, Sabtu (18/10/2025).

Turut hadir Ketua DPRD Sidrap Takyuddin Masse, Ketua TP PKK Kabupaten Sidrap Haslindah Syaharuddin, serta Anggota DPRD Andi Sugiarno Bahri.

Tampak pula Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air Andi Safari Renata, Kepala Pelaksana BPBD Sudarmin, Plt Kadis Kominfo Mahluddin, Plt Kadis Pendidikan Sirajuddin, Camat Watang Sidenreng Arnol Baramuli, Kepala Desa Aka-Akae Amiruddin, serta Kepala Desa Talumae.

Dalam sambutannya, Bupati Syaharuddin Alrif mengungkapkan, luas sawah di Kecamatan Watang Sidenreng mencapai kurang lebih 7.500 hektare, sementara di Desa Aka-Akae sekitar 1.027 hektare.

BACA JUGA  Yuk! Ramaikan Sidrap Night Market Pesta Panen Raya, Tingkatkan UMKM

“Rata-rata hasil panen di Aka-Akae mencapai 7,7 ton per hektare atau sekitar 7.200 kilogram. Upaya intensifikasi pertanian (IP 300) ini bisa menambah pendapatan, membuka lapangan kerja, dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Tapi dengan dua kali tanam saja, kita sudah bersyukur karena semuanya berjalan baik,” ujarnya.

Ia menambahkan, selama tujuh bulan terakhir hasil panen di Kabupaten Sidrap meningkat signifikan.

“Kalau tahun 2024 hasil panen kita hanya 440 ribu ton per tahun, sekarang di 2025 meningkat menjadi 660 ribu ton,” jelasnya.

Syaharuddin juga menyampaikan, Sidrap mendapat bantuan sekitar Rp100 miliar untuk program listrik masuk sawah seluas 18.000 hektare.

Di Desa Aka-Akae, sebanyak 524 hektare telah mendapat manfaat program tersebut.

BACA JUGA  Rappang Run: Agenda Tahunan Baru di Bumi Nene Mallomo

“Insya Allah untuk urusan air, Aka-Akae tidak lagi mengalami kendala. Tahun ini bantuannya Rp2,5 miliar untuk pengairan,” urai Syaharuddin.

Ia menambahkan, telah terbentuk Brigade Pangan, terdiri atas dua kelompok anak muda dengan modal usaha sekitar Rp3 miliar per kelompok.

“Selain itu ada bantuan benih dan pestisida untuk delapan kelompok tani serta sembilan kelompok penerima benih padi baru,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Desa Aka-Akae Amiruddin menyampaikan bahwa tradisi mappadendang telah berlangsung sejak lama sebagai bentuk pelestarian budaya masyarakat.

“Padendang di Aka-Akae ini sudah berjalan sangat lama. Kami berupaya menjaga agar pelestarian budaya ini berkelanjutan. Dalam setiap pelaksanaannya, mappadendang selalu diiringi pementasan bela diri sebagai simbol kesiapan dan semangat bekerja,” ucapnya.

BACA JUGA  Bupati Sidrap Lirik Bukit Teletabis Jadi Wisata Alam dan Perkemahan Unggulan

Ia menambahkan, mappadendang merupakan wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, yang mempertemukan tiga unsur penting masyarakat, yakni ulama, umara, dan warga.

“Dengan hadirnya tiga elemen ini, kami sangat bersyukur. Baru kali ini kami mendapatkan umara yang selalu meluangkan waktu untuk hadir dan bersama masyarakat,” tutur Amiruddin.

Kegiatan tersebut turut dirangkaikan dengan penyerahan bantuan pestisida kepada sejumlah kelompok tani di Desa Aka-Akae. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Kabupaten Sidrap

Pemkab Sidrap Gelar Rakor Perencanaan Keuangan dan RBA Puskesmas Tahun 2026

Published

on

Kitasulsel.com SIDRAP – Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) melalui Dinas Kesehatan menggelar rapat koordinasi dan perencanaan keuangan dalam rangka menindaklanjuti penyusunan Rencana Bisnis Anggaran (RBA) serta pendapatan Puskesmas Tahun 2026. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, dan berlangsung di Aula Saromase, Kompleks SKPD Sidrap, Kelurahan Batu Lappa, Kecamatan Watang Pulu, Kamis (8/1/2026).

Dalam rapat tersebut, Bupati Syaharuddin didampingi Sekretaris Daerah Sidrap Andi Rahmat Saleh, Asisten Administrasi Umum Nasruddin Waris, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Ishak Kenre, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Rohady Ramadhan, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Herwin, serta Pelaksana Tugas Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sunandar.

BACA JUGA  SAR-Kanaah Akan Ubah Citra Negatif 4S, Dimulai dari Program Sidrap Berkah

Rapat koordinasi ini diikuti oleh para pejabat lingkup Dinas Kesehatan, Direktur RSUD, kepala UPT Puskesmas se-Kabupaten Sidrap, kepala tata usaha, serta pengelola keuangan Puskesmas. Forum tersebut menjadi wadah konsolidasi dalam menyelaraskan kebijakan dan perencanaan keuangan sektor kesehatan daerah.

Bupati Syaharuddin Alrif menyampaikan bahwa rapat ini merupakan forum strategis antara pemerintah daerah dan jajaran Dinas Kesehatan untuk mengoptimalkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Ia menekankan pentingnya sinergi dan perencanaan yang matang guna mendukung peningkatan mutu layanan kesehatan di Kabupaten Sidrap.

“Sinergi dan perencanaan yang matang sangat penting dalam mendukung peningkatan mutu layanan kesehatan masyarakat,” tegas Syaharuddin.

Ia juga mengapresiasi berbagai perubahan dan kemajuan yang telah dilakukan jajaran Dinas Kesehatan, baik dari sisi praktik pelayanan maupun penyesuaian kebijakan di lapangan. Menurutnya, capaian tersebut perlu terus dijaga dan ditingkatkan melalui pengelolaan keuangan yang profesional.

BACA JUGA  Bupati Sidrap Lirik Bukit Teletabis Jadi Wisata Alam dan Perkemahan Unggulan

“Capaian tersebut perlu terus dijaga dan ditingkatkan melalui pengelolaan keuangan yang baik,” sambungnya.

Lebih lanjut, Syaharuddin menegaskan bahwa pengelolaan keuangan sektor kesehatan harus dilakukan secara akuntabel, transparan, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, khususnya dalam pengelolaan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Puskesmas.

“Perencanaan anggaran harus disusun secara realistis, terukur, dan berorientasi pada kebutuhan pelayanan dasar masyarakat,” tandasnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Sidrap, Ishak Kenre, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut penyusunan RBA Puskesmas Tahun 2026 agar sejalan dengan prinsip akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan BLUD.

“Rapat ini juga menjadi sarana koordinasi perencanaan keuangan antara Dinas Kesehatan, Puskesmas, RSUD, dan unit terkait,” tutur Ishak.

BACA JUGA  Bupati Sidrap Letakkan Batu Pertama Pembangunan Asrama Polsek Pitu Riase

Ia menambahkan, rapat ini digunakan untuk mengevaluasi dokumen dan kinerja keuangan Puskesmas, khususnya RBA Tahun 2024, 2025, dan 2026. Selain itu, dibahas pula laporan realisasi pendapatan, belanja, dan pembiayaan Puskesmas Tahun 2024 dan 2025 sebagai dasar penyusunan perencanaan anggaran tahun berikutnya.

Rapat koordinasi tersebut diisi dengan presentasi para kepala Puskesmas yang memaparkan kondisi keuangan, capaian kinerja, serta rencana anggaran masing-masing unit kerja untuk Tahun 2026, sebagai upaya mewujudkan layanan kesehatan yang berkualitas dan berkelanjutan di Kabupaten Sidrap.

Continue Reading

Trending

Copyright © 2024 Kitasulsel