Connect with us

Luwu Timur

Bupati Luwu Timur Sambut Kunjungan Kemendagri, Bahas Kesiapan Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR— Suasana di Ruang Kerja Bupati Luwu Timur siang itu tampak hangat namun serius. Di balik meja besar berlapis kayu coklat tua, Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menerima langsung jajaran dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang datang dalam rangka pembahasan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG). Pertemuan ini menjadi bagian dari rangkaian koordinasi lintas daerah untuk memastikan kesiapan pelaksanaan program yang dicanangkan pemerintah pusat tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Irwan menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kunjungan dan perhatian dari pihak Kemendagri terhadap daerahnya.

“Kami berterima kasih atas perhatian dan kunjungan dari Kemendagri. Pemerintah Kabupaten Luwu Timur siap mendukung penuh program Makan Bergizi Gratis ini, termasuk percepatan pelaksanaan di lapangan,” ujar Irwan dengan nada optimis.

BACA JUGA  Pemkab Luwu Timur Gelar Rakor TPKD, Targetkan Penurunan Angka Kemiskinan Hingga 5 Persen

Menurut Irwan, Luwu Timur termasuk daerah yang memiliki kesiapan tinggi dalam menjalankan program MBG. Berbekal infrastruktur pemerintahan yang relatif solid serta koordinasi aktif antarinstansi, Pemkab Luwu Timur disebut telah menyiapkan berbagai langkah strategis. Salah satu fokus utamanya adalah integrasi dengan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) sebagai dasar penyusunan jadwal distribusi dan pengelolaan bahan pangan lokal.

“Kami berupaya agar seluruh persiapan, termasuk jadwal distribusi dan penyediaan bahan makanan lokal, dapat dirancang dengan baik agar program ini berjalan tepat waktu dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

Program Makan Bergizi Gratis sendiri merupakan inisiatif pemerintah pusat yang bertujuan meningkatkan gizi anak-anak sekolah serta memperkuat ketahanan pangan lokal melalui pemanfaatan hasil bumi daerah. Untuk itu, setiap pemerintah kabupaten dan kota diminta memastikan kesiapan dapur MBG, jalur distribusi, serta data penerima manfaat secara akurat dan transparan.

BACA JUGA  Pemkab Lutim Tegas Tata Ulang Non-ASN, Fokus pada Solusi dan Validasi Data

Dalam kesempatan yang sama, Kasubag Administrasi Keuangan Kemendagri, Dr. Andi Sutra Rimba, menyampaikan apresiasi atas respon cepat dan kesiapan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam menindaklanjuti berbagai koordinasi yang telah dilakukan sebelumnya.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Bupati beserta Tim Satgas SPPG Luwu Timur yang telah merespons dengan cepat. Data yang kami butuhkan, terutama terkait progres dapur MBG, dapat diperoleh dengan lengkap dan terverifikasi,” ungkap Andi.

Ia menambahkan bahwa kunjungan kerja tersebut bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari proses pendampingan yang berkelanjutan antara pemerintah pusat dan daerah. Kemendagri berkomitmen membantu memastikan program MBG berjalan sesuai mekanisme dan tepat sasaran, termasuk melalui pengawasan dan pelatihan teknis bagi aparatur pelaksana di daerah.

BACA JUGA  Bupati Irwan Lantik Kepengurusan APMAR Lutim Periode 2025-2030

Di akhir pertemuan, kedua pihak sepakat untuk memperkuat koordinasi dan komunikasi lintas sektor agar pelaksanaan MBG di Luwu Timur dapat menjadi model implementasi program nasional yang efektif dan akuntabel. Pemerintah Kabupaten Luwu Timur juga berjanji akan melibatkan unsur masyarakat, seperti kelompok tani dan UMKM pangan lokal, dalam rantai penyediaan bahan makanan bergizi.

Pertemuan ditutup dengan peninjauan singkat terhadap rancangan jadwal implementasi MBG serta diskusi teknis mengenai pemetaan wilayah penerima manfaat. Dengan kesiapan yang matang dan semangat kolaborasi yang kuat, Luwu Timur tampaknya siap menjadi salah satu daerah percontohan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis di kawasan timur Indonesia.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Luwu Timur

Bupati Luwu Timur Tinjau Pasar Tapuondau Sorowako, Siap Lakukan Penataan dan Perbaikan Fasilitas

Published

on

Kitasulsel–Luwutimur Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, melakukan kunjungan kerja dengan meninjau langsung aktivitas perdagangan di Pasar Tapuondau, Desa Sorowako, Kecamatan Nuha, pada Jumat (9/1/2026). Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kondisi pasar rakyat serta untuk menyerap langsung aspirasi para pedagang.

Pasar Tapuondau yang beroperasi setiap hari Jumat tersebut tampak ramai oleh aktivitas jual beli. Kehadiran Bupati Irwan disambut hangat oleh para pedagang dan masyarakat. Didampingi Camat Nuha, Arief Fadillah Amier, Bupati menyempatkan diri berkeliling kios, menyapa para pedagang, serta berdialog santai terkait kondisi pasar dan kendala yang dihadapi para penjual.

Dalam dialog tersebut, sejumlah pedagang menyampaikan berbagai keluhan, mulai dari kondisi fasilitas pasar yang mulai rusak hingga penataan area jualan yang dinilai kurang tertib, khususnya pada area penjualan ikan. Bupati Irwan pun mendengarkan langsung masukan tersebut dan menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk melakukan pembenahan.

BACA JUGA  Bupati Irwan Lantik Kepengurusan APMAR Lutim Periode 2025-2030

Bupati Irwan menyampaikan bahwa Pasar Tapuondau memiliki peran penting sebagai pusat perputaran ekonomi masyarakat Sorowako dan sekitarnya. Oleh karena itu, penataan pasar menjadi prioritas agar aktivitas perdagangan dapat berjalan lebih nyaman, aman, dan tertata dengan baik.

“Pasar ini sangat strategis dan menjadi tempat bergantungnya banyak masyarakat. Kita ingin pasar ini lebih tertata, bersih, nyaman, dan layak bagi pedagang maupun pengunjung,” ujar Bupati Irwan di sela-sela peninjauan.

Ia menjelaskan, beberapa fasilitas pasar sudah memerlukan pembenahan, terutama di area penjualan ikan yang kondisinya dinilai kurang memadai. Selain itu, penataan parkiran dan bangunan pasar juga akan menjadi perhatian pemerintah daerah ke depan.

“Untuk bagian penjual ikan akan kita perbaiki karena sudah ada beberapa fasilitas yang rusak. Selain itu, parkiran dan bangunan pasar akan ditata dan dikembangkan agar fungsi pasar bisa dimaksimalkan,” tegasnya.

BACA JUGA  Pemkab Luwu Timur Gelar Rakor TPKD, Targetkan Penurunan Angka Kemiskinan Hingga 5 Persen

Menurut Bupati, penataan pasar tidak hanya bertujuan memperbaiki fisik bangunan, tetapi juga untuk menciptakan lingkungan pasar yang lebih sehat dan mendukung kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat. Ia berharap, dengan perbaikan tersebut, daya tarik Pasar Tapuondau dapat meningkat dan memberikan dampak positif bagi pendapatan pedagang.

Usai meninjau Pasar Tapuondau, Bupati Irwan Bachri Syam melanjutkan agenda dengan meninjau lokasi pembangunan Koperasi Desa Merah Putih Sorowako. Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat ekonomi desa melalui pengembangan kelembagaan koperasi serta sektor perdagangan rakyat.

Bupati menilai keberadaan koperasi desa sangat penting sebagai wadah penguatan ekonomi masyarakat, khususnya dalam mendukung usaha kecil dan menengah di wilayah Sorowako. Ia berharap koperasi tersebut nantinya dapat dikelola secara profesional dan memberikan manfaat nyata bagi warga.

BACA JUGA  Motivasi Pelajar: Bupati Irwan Ingatkan Jauhi Narkoba, Rokok, dan Tawuran

“Penguatan ekonomi desa harus dilakukan secara berkelanjutan. Koperasi ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat dan bersinergi dengan keberadaan pasar rakyat,” pungkasnya.

Kunjungan kerja ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam meningkatkan kualitas infrastruktur pasar serta mendorong pertumbuhan ekonomi desa demi kesejahteraan masyarakat.

Continue Reading

Trending