Connect with us

NEWS

Alhamdulillah, Program Umrah As’adiyah Kembali Berangkatkan Jamaah dari Berbagai Cabang

Published

on

Kitasulsel—Wajo—Kabar menggembirakan datang dari keluarga besar Pondok Pesantren As’adiyah. Alhamdulillah, seluruh guru As’adiyah kini berkesempatan melaksanakan ibadah umrah melalui program khusus yang digagas dan didukung penuh oleh Ketua Umum As’adiyah, Andregurutta Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A.

Pada keberangkatan gelombang 13 November ini, peserta umrah berasal dari berbagai cabang, antara lain As’adiyah Bantaeng, As’adiyah Sebatik, dan As’adiyah Pusat Sengkang. Program ini menjadi wujud nyata perhatian As’adiyah terhadap kesejahteraan dan pembinaan spiritual para guru serta keluarga besar pesantren.

Program umrah bersama As’adiyah telah berjalan selama tiga tahun berturut-turut, dan setiap bulan jamaah dapat berangkat dengan biaya yang sangat terjangkau, yakni sekitar Rp18 juta. Kegiatan ini mendapatkan dukungan luas dari alumni As’adiyah di berbagai daerah dan luar negeri, yang turut berperan dalam memperlancar program mulia tersebut.

BACA JUGA  NasDem Sulsel Solid di Bawah Komando SAR, 24 Ketua DPD Kompak Hadiri Konsolidasi di Makassar

Ketua Yayasan Pondok Pesantren As’adiyah, Dr. H. Bunyamin M. Yapid, Lc., M.H., menyampaikan bahwa pelaksanaan umrah melalui As’adiyah bukan sekadar perjalanan ibadah, tetapi juga memiliki nilai sosial dan dakwah yang tinggi.

“Berumrah lewat As’adiyah sama halnya dengan menyumbang sambil berumrah. Selain menunaikan ibadah di Tanah Suci, para jamaah juga turut berkontribusi dalam pengembangan pendidikan dan dakwah As’adiyah,” ujar Dr. Bunyamin.

Menurutnya, keberhasilan program ini tidak lepas dari doa para guru, dukungan para alumni, serta keberkahan dan karisma Andregurutta Prof. Nasaruddin Umar yang terus menjadi inspirasi bagi seluruh keluarga besar As’adiyah.

Program umrah ini dilaksanakan melalui layanan resmi Yayasan Pondok Pesantren As’adiyah Pusat Sengkang, yang memastikan seluruh proses perjalanan—mulai dari bimbingan manasik, keberangkatan, hingga pelaksanaan ibadah—berjalan dengan aman, nyaman, dan sesuai tuntunan syariah.

BACA JUGA  Kemenag Dorong Santri dan Siswa Sekolah Keagamaan Masuk Prioritas Digitalisasi Bansos Nasional

Dr. Bunyamin menambahkan, kegiatan umrah ini menjadi salah satu sarana mempererat ukhuwah Islamiyah antar-cabang As’adiyah di seluruh Indonesia.

“Alhamdulillah, program ini menjadi simbol kebersamaan dan keberkahan. Semoga perjalanan para guru As’adiyah ke Tanah Suci membawa doa dan rahmat bagi lembaga, umat, dan bangsa,” tuturnya.

Dengan semangat kebersamaan dan nilai keikhlasan yang tertanam dalam setiap langkahnya, As’adiyah terus membuktikan komitmennya sebagai lembaga pendidikan dan dakwah yang tidak hanya mencerdaskan, tetapi juga menuntun umat menuju keberkahan hidup dunia dan akhirat.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Bupati Bulukumba Andi Utta Dipastikan Hadiri Pembukaan Porsenijar PGRI Sulsel 2026 di Sidrap, Targetkan Kontingen Masuk Tiga Besar

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP – Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf atau yang akrab disapa Andi Utta, dipastikan akan menghadiri pembukaan Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (Porsenijar) PGRI Sulawesi Selatan Tahun 2026 yang akan digelar di Kabupaten Sidrap.

Kehadiran Andi Utta menjadi bentuk dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Bulukumba terhadap ajang bergengsi insan pendidikan se-Sulawesi Selatan tersebut, sekaligus memberikan semangat secara langsung kepada kontingen PGRI Bulukumba yang akan berlaga di berbagai cabang olahraga, seni, dan akademik.  

Menjelang keberangkatan kontingen, Andi Utta memberikan motivasi sekaligus target yang tinggi kepada seluruh peserta. Ia berharap kontingen Kabupaten Bulukumba mampu tampil maksimal dan membawa pulang prestasi dengan menembus tiga besar pada klasemen akhir Porsenijar PGRI Sulsel 2026.

BACA JUGA  Pengamat: Syaharuddin Alrif adalah “Roh” NasDem Sulsel yang Sesungguhnya

“Target kita jelas, Bulukumba harus mampu masuk tiga besar. Saya yakin seluruh peserta memiliki kemampuan, semangat, dan mental juara. Tunjukkan bahwa guru-guru Bulukumba mampu berprestasi sekaligus mengharumkan nama daerah,” tegas Andi Utta.

Ia juga mengingatkan seluruh anggota kontingen agar senantiasa menjaga kekompakan, sportivitas, serta nama baik Kabupaten Bulukumba selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan di Kabupaten Sidrap.

Menurutnya, Porsenijar bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan momentum mempererat silaturahmi antarguru, meningkatkan kreativitas, serta menjadi ruang berbagi pengalaman dalam memajukan dunia pendidikan di Sulawesi Selatan.

Sementara itu, kontingen PGRI Bulukumba mengaku siap menjawab kepercayaan dan target yang diberikan oleh Bupati. Berbagai persiapan telah dilakukan, mulai dari latihan intensif hingga pemantapan mental bertanding agar mampu bersaing dengan kontingen dari kabupaten dan kota lainnya.

BACA JUGA  NasDem Sulsel Solid di Bawah Komando SAR, 24 Ketua DPD Kompak Hadiri Konsolidasi di Makassar

Porsenijar PGRI Sulsel 2026 yang dipusatkan di Kabupaten Sidrap diperkirakan akan diikuti ribuan guru dari 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan. Selain menjadi ajang kompetisi olahraga dan seni, kegiatan ini juga menjadi wadah memperkuat solidaritas serta meningkatkan kualitas sumber daya pendidik dalam mendukung kemajuan pendidikan di Sulawesi Selatan.

Continue Reading

Trending