Connect with us

Provinsi Sulawesi Selatan

Dua Guru SMAN 1 Luwu Utara Kembali Aktif sebagai ASN, Sampaikan Apresiasi dan Minta Polemik PTDH Diakhiri

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR Dua guru SMAN 1 Luwu Utara, Rasnal dan Abdul Muis, resmi kembali bertugas sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) setelah menerima keputusan rehabilitasi dari Presiden Prabowo Subianto. Keduanya telah aktif kembali mengajar setelah Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menerbitkan Surat Keputusan (SK) pengaktifan ulang sebagai tindak lanjut atas rehabilitasi tersebut.

Keputusan tersebut menjadi akhir dari polemik panjang terkait status kepegawaian mereka. Dalam pernyataannya, Rasnal dan Abdul Muis menyampaikan rasa syukur sekaligus penghargaan kepada Presiden dan Pemprov Sulsel yang dinilai telah merespons cepat proses pemulihan hak kepegawaian mereka.

Saat ditemui di Kantor Gubernur Sulsel, Senin (17/11/2025), Rasnal menegaskan bahwa pihaknya ingin agar seluruh perdebatan terkait pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) yang pernah dialami dihentikan demi menjaga situasi tetap kondusif. Ia menilai keputusan Gubernur Sulsel sebelumnya telah ditempuh sesuai prosedur hukum, dan tidak perlu lagi dipersoalkan.

BACA JUGA  Pemprov Sulsel Terima Kembali Aset Lahan IKB Seluas 8,59 Hektare di Sidrap Secara Sukarela

“Sekali lagi saya sampaikan kepada teman-teman yang empati, hentikan polemik ini. Dudukkan Bapak Gubernur pada posisi yang benar. Beliau berbuat berdasarkan prosedur hukum yang berlaku,” ujar Rasnal.

Ia menambahkan bahwa pemulihan status tersebut telah menjawab seluruh tuntutan mereka, sehingga tidak ada alasan untuk memperpanjang perdebatan maupun gesekan pendapat yang berkembang selama proses berlangsung.

“Polemik tentang PTDH mulai hari ini dihentikan, karena sesungguhnya tuntutan kita sudah tercapai,” tegasnya. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Sulsel yang dinilai sigap menindaklanjuti keputusan rehabilitasi. “Melayani kita dengan baik, merespons cepat SK rehabilitasi,” katanya.

Abdul Muis, yang turut hadir dalam kesempatan tersebut, menyampaikan harapan agar dirinya dan Rasnal dapat kembali fokus melaksanakan tugas sebagai pendidik tanpa hambatan psikologis maupun administratif. Ia berharap situasi yang sebelumnya sempat memanas dapat kembali normal sehingga mereka bisa memberikan layanan pendidikan terbaik bagi siswa-siswanya.

BACA JUGA  Fatmawati Rusdi Dorong Sinergi BKMT Perkuat Pembinaan Keagamaan, Keluarga dan Pemberdayaan Perempuan

Dengan status ASN yang telah dipulihkan, kedua guru tersebut menegaskan komitmen mereka untuk menjalankan seluruh proses hukum dan administrasi sesuai ketentuan yang berlaku serta mengabdikan diri penuh pada dunia pendidikan.

Pemulihan status kepegawaian ini diharapkan menjadi momentum bagi keduanya untuk kembali berkarya dan memberikan kontribusi positif bagi pendidikan di Luwu Utara, sekaligus mengakhiri polemik yang sempat menyita perhatian publik beberapa bulan terakhir.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Provinsi Sulawesi Selatan

Sekdaprov Sulsel Lantik Pengurus IKABA Sulsel Masa Bakti 2026–2029

Published

on

Kitasulsel–Makassar Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, secara resmi melantik Pengurus Ikatan Kekeluargaan Alumni Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (IKABA) Sulsel masa bakti 2026–2029. Pelantikan berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan (Rapim) Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Senin (2/2/2026).

Dalam sambutannya, Jufri Rahman menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada seluruh pengurus IKABA Sulsel yang baru dilantik. Ia berharap organisasi ini dapat menjalankan perannya secara aktif dan konstruktif dalam mendukung pembangunan daerah.

Menurut Jufri, amanah yang diemban pengurus IKABA bukan sekadar jabatan struktural dalam organisasi, melainkan tanggung jawab moral untuk menjaga nilai-nilai kebersamaan, profesionalisme, serta pengabdian yang selama ini melekat pada para insan perencana pembangunan daerah.

BACA JUGA  Kini Pengajuan Hak Korban Terorisme Bisa Online, BNPT Paparkan Mekanismenya di Kantor Gubernur Sulsel

Ia menegaskan bahwa Bappeda memiliki peran strategis dalam menentukan arah, kualitas, dan keberlanjutan pembangunan daerah. Para alumni Bappeda, kata Jufri, merupakan sumber daya manusia yang telah ditempa dengan kemampuan berpikir sistematis, analitis, serta berorientasi pada kepentingan jangka panjang.

Oleh karena itu, keberadaan IKABA diharapkan menjadi wadah silaturahmi yang produktif, ruang pertukaran gagasan, sekaligus saluran kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan Sulawesi Selatan yang berkelanjutan, inklusif, dan berdaya saing.

“Saya meyakini, IKABA tidak hanya menjadi organisasi yang mempererat kekeluargaan antaralumni, tetapi juga mampu berperan sebagai mitra strategis pemerintah daerah,” ujar Jufri Rahman.

Ia menambahkan, peran strategis tersebut terutama dalam memberikan masukan, pemikiran, dan inovasi kebijakan pembangunan yang adaptif terhadap tantangan zaman, termasuk transformasi digital, penguatan ekonomi daerah, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

BACA JUGA  Prof Zudan Nominator Penjabat Kepala Daerah Terbaik oleh Kemendagri

Menutup sambutannya, Jufri Rahman mengajak seluruh keluarga besar IKABA untuk terus menjaga semangat kebersamaan, integritas, dan dedikasi dalam mendukung kemajuan Sulawesi Selatan.

“Saya mengajak seluruh keluarga besar IKABA untuk terus menjaga semangat kebersamaan, integritas, dan dedikasi, demi kemajuan Sulawesi Selatan yang kita cintai bersama,” tandasnya.

Pelantikan pengurus IKABA Sulsel masa bakti 2026–2029 ini turut dihadiri Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Sulawesi Selatan, Iqbal Suhaeb, serta Kepala Bappelitbangda Sulsel, Iqbal Nadjamuddin.

Continue Reading

Trending