Connect with us

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Sidrap Catat Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi di Sulsel, Tiga Triwulan Berturut-turut Pimpin Laju PDRB 2025

Published

on

KITASULSEL  —SIDENRENG RAPPANG – Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, mencatatkan kinerja ekonomi impresif sepanjang 2025. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan Sidrap membukukan pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) tertinggi di Sulawesi Selatan selama tiga triwulan berturut-turut, menegaskan posisi daerah ini sebagai salah satu lokomotif pertumbuhan ekonomi regional.

Pada Triwulan I 2025, ekonomi Sidrap tumbuh 13,71 persen (quarter to quarter/c-to-c), tertinggi dari 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan. Pertumbuhan tersebut terutama didorong lonjakan sektor primer yang mencapai 30,09 persen, seiring meningkatnya produksi pertanian dan aktivitas ekonomi berbasis pangan.

Memasuki Triwulan II 2025, laju pertumbuhan tetap berada pada level tinggi, yakni 9,50 persen (c-to-c). Struktur pertumbuhan menunjukkan pergeseran yang lebih seimbang, ditandai menguatnya sektor sekunder dengan pertumbuhan 7,82 persen, sementara sektor primer dan tersier masing-masing tumbuh 15,17 persen dan 6,09 persen.

BACA JUGA  Safari Ramadan Pemkab Sidrap Pererat Silaturahmi, Bupati Tekankan Modernisasi Pertanian

Konsistensi pertumbuhan kembali terjaga pada Triwulan III 2025, ketika ekonomi Sidrap mencatat pertumbuhan 8,02 persen (c-to-c) dan kembali menjadi yang tertinggi di Sulawesi Selatan. Pada periode ini, sektor primer tumbuh 12,55 persen, sektor sekunder 6,31 persen, dan sektor tersier 5,42 persen, menandakan penguatan lintas sektor yang relatif merata.

Bupati Sidenreng Rappang H. Syaharuddin Alrif menilai capaian tersebut sebagai hasil dari kebijakan pembangunan daerah yang fokus pada penguatan sektor unggulan tanpa mengabaikan transformasi ekonomi.

“Pertanian tetap menjadi fondasi ekonomi Sidrap, tetapi kami juga mendorong penguatan industri pengolahan, UMKM, dan sektor jasa agar pertumbuhan ekonomi tidak bergantung pada satu sektor saja,” kata Syaharuddin Alrif dalam keterangan resminya.

BACA JUGA  Wabup Sidrap Pimpin Forum Kepatuhan Jamsostek, Dorong Percepatan Universal Coverage 2026

Menurut dia, keberhasilan menjaga pertumbuhan ekonomi di tengah dinamika nasional tidak lepas dari konsistensi pemerintah daerah dalam memperkuat infrastruktur dasar, meningkatkan produktivitas pertanian, serta memperluas akses pembiayaan dan pasar bagi pelaku usaha lokal.

Data BPS juga menunjukkan bahwa capaian Sidrap tidak bersifat musiman. Penurunan laju pertumbuhan dari triwulan ke triwulan dinilai sebagai proses normalisasi ekonomi, namun tetap berada pada level yang lebih tinggi dibandingkan rata-rata daerah lain di Sulawesi Selatan.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Sidrap menargetkan pertumbuhan ekonomi yang tidak hanya tinggi secara angka, tetapi juga inklusif dan berkelanjutan.

“Fokus kami adalah menciptakan pertumbuhan berkualitas, membuka lapangan kerja, dan memastikan manfaat pembangunan dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Syaharuddin Alrif.

BACA JUGA  Bupati Sidrap Terbitkan SE Hentikan Aktivitas Jelang Azan, Dorong Salat Berjemaah ASN

Dengan kinerja ekonomi yang stabil dan konsisten sepanjang 2025, Sidrap dinilai layak menjadi salah satu model pembangunan ekonomi daerah berbasis potensi lokal di kawasan timur Indonesia.

 

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Pemkab Sidrap Raih Terbaik I Regional Sulawesi 2026, Sukses Tekan Kemiskinan dan Stunting

Published

on

Kitasulsel–KENDARI — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat regional Sulawesi. Dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Regional Sulawesi yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kabupaten Sidrap berhasil meraih peringkat Terbaik I kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting.

Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Djamari Chaniago, kepada Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, pada acara yang berlangsung di Hotel Claro, Kota Kendari, Jumat (29/5/2026).

Atas capaian tersebut, Pemerintah Kabupaten Sidrap berhak menerima apresiasi berupa insentif fiskal dari pemerintah pusat sebesar Rp3 miliar sebagai bentuk penghargaan atas keberhasilan daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan penghargaan berlangsung khidmat dan dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, serta Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti.

Dalam arahannya, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan bahwa pemberian penghargaan dan insentif fiskal tersebut bertujuan untuk mendorong lahirnya kompetisi positif antarpemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.

“Pemenang ditentukan berdasarkan data BPS. Ini motivasi bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Tito Karnavian.

BACA JUGA  Bupati Sidrap Terbitkan SE Hentikan Aktivitas Jelang Azan, Dorong Salat Berjemaah ASN

Menurut Tito, penghargaan berbasis indikator kinerja daerah seperti penurunan kemiskinan, pengendalian inflasi, hingga penurunan stunting menjadi instrumen penting untuk mengukur efektivitas kebijakan pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas penghargaan yang diraih Kabupaten Sidrap.

Ia menilai capaian tersebut merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh elemen pemerintah daerah, Forkopimda, tenaga kesehatan, OPD terkait, hingga masyarakat dalam menjalankan berbagai program pengentasan kemiskinan dan percepatan penurunan stunting di Bumi Nene Mallomo.

“Alhamdulillah, penghargaan ini adalah hasil kerja bersama seluruh pihak yang terus berkomitmen membangun kesejahteraan masyarakat Sidrap,” ujar Syaharuddin Alrif usai menerima penghargaan.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Sidrap selama ini terus fokus melakukan berbagai intervensi strategis, baik melalui penguatan sektor ekonomi masyarakat, peningkatan layanan kesehatan, pemberdayaan keluarga rentan, hingga penguatan program pemenuhan gizi anak dan ibu hamil.

Keberhasilan tersebut, lanjut Syaharuddin, tidak terlepas dari konsistensi pemerintah daerah dalam menjalankan program-program prioritas yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angka kemiskinan di Kabupaten Sidrap berhasil ditekan hingga mencapai 4,91 persen pada tahun 2025 dengan laju penurunan sebesar 2,19 persen dibandingkan tahun 2024.

BACA JUGA  Bupati Sidrap Buka LDKO Sekolah Rakyat, Tanamkan Jiwa Kepemimpinan bagi Generasi Muda

Capaian tersebut menjadi angka kemiskinan terendah yang pernah diraih Kabupaten Sidrap dalam sepuluh tahun terakhir.

Tidak hanya itu, konsistensi Pemerintah Kabupaten Sidrap dalam menjalankan program intervensi gizi serta koordinasi lintas sektor secara efektif juga membawa daerah tersebut menjadi salah satu penerima Dana Insentif Fiskal (DIF) Kinerja Terbaik Penurunan Stunting Tahun 2025 dari pemerintah pusat.

Keberhasilan tersebut menunjukkan komitmen kuat Pemkab Sidrap dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penanganan masalah kesehatan dan gizi secara berkelanjutan.

Ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Regional Sulawesi Tahun 2026 sendiri menjadi forum penghargaan tahunan yang diberikan kepada pemerintah daerah dengan capaian terbaik dalam berbagai sektor pembangunan.

Adapun penghargaan yang diberikan terbagi dalam empat kategori utama, yakni Penurunan Tingkat Pengangguran, Creative Financing, Pengendalian Inflasi, serta Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting.

Pada kategori Penurunan Tingkat Pengangguran tingkat kabupaten, penghargaan Terbaik I diraih Kabupaten Kolaka, disusul Kabupaten Konawe Kepulauan dan Kabupaten Kolaka Utara.

Untuk tingkat kota, penghargaan diraih Kota Bau-Bau sebagai Terbaik I, kemudian Kota Kendari dan Kota Parepare. Sementara tingkat provinsi diraih Provinsi Sulawesi Barat.

BACA JUGA  Ribuan Peserta Ramaikan Rappang Run 2026 di Kecamatan Panca Rijang

Pada kategori Creative Financing tingkat kabupaten, Kabupaten Wajo meraih Terbaik I, diikuti Kabupaten Kolaka dan Kabupaten Mamasa.

Sementara tingkat kota diraih Kota Makassar sebagai Terbaik I, disusul Kota Palu dan Kota Manado. Untuk tingkat provinsi, penghargaan diberikan kepada Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara.

Di kategori Pengendalian Inflasi tingkat kabupaten, Kabupaten Sigi berhasil meraih Terbaik I, diikuti Kabupaten Polewali Mandar dan Kabupaten Takalar.

Sedangkan tingkat provinsi diraih Provinsi Gorontalo sebagai Terbaik I dan Provinsi Sulawesi Tengah sebagai Terbaik II.

Sementara pada kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Stunting, Kabupaten Sidrap berhasil meraih posisi tertinggi tingkat kabupaten, disusul Kabupaten Bolaang Mongondow Timur dan Kabupaten Gowa.

Untuk tingkat kota, penghargaan diraih Kota Tomohon sebagai Terbaik I, kemudian Kota Manado dan Kota Makassar. Sedangkan tingkat provinsi diraih Provinsi Sulawesi Utara.

Prestasi yang diraih Kabupaten Sidrap tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh jajaran pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat program kesejahteraan masyarakat, serta menjaga konsistensi pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.

Continue Reading

Trending