Connect with us

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Wakil Bupati Sidrap Serahkan Santunan untuk Korban Kebakaran di Baranti, Tegaskan Solidaritas PGRI

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP – Wakil Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Nurkanaah, mengunjungi sekaligus menyerahkan santunan kepada korban bencana kebakaran di Kelurahan Benteng, Kecamatan Baranti, Rabu (15/7/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Nurkanaah didampingi jajaran pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Sidrap, perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta aparat Kecamatan Baranti.

Santunan diserahkan kepada Hendra Nurdin bersama istrinya, Nursyam, sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap keluarga yang terdampak musibah kebakaran.

Nurkanaah yang juga menjabat sebagai Ketua PGRI Kabupaten Sidrap mengatakan, bantuan tersebut merupakan wujud empati dan kebersamaan keluarga besar PGRI kepada salah satu anggotanya yang sedang menghadapi cobaan.

“Ini bentuk solidaritas jajaran PGRI kepada keluarga yang sedang mengalami musibah. Kami turut berbelasungkawa atas kejadian ini,” ujar Nurkanaah.

BACA JUGA  Sidrap Juara Pertumbuhan Ekonomi Sulsel 2025, Tembus 7,71 Persen

Ia berharap bantuan yang diberikan tidak hanya membantu meringankan kebutuhan keluarga korban, tetapi juga menjadi penyemangat agar mereka tetap tegar dan mampu bangkit setelah musibah.

“Semoga bantuan ini dapat membantu meringankan beban Bapak Hendra Nurdin beserta keluarga. Kami berharap diberikan kekuatan, ketabahan, dan kemudahan untuk kembali menjalani aktivitas seperti sediakala,” tambahnya.

Suasana haru menyelimuti penyerahan bantuan tersebut. Kehadiran Wakil Bupati bersama rombongan menjadi bukti nyata perhatian Pemerintah Kabupaten Sidrap terhadap masyarakat yang tertimpa bencana.

Melalui kunjungan ini, Pemerintah Kabupaten Sidrap bersama keluarga besar PGRI menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya melalui pemberian bantuan, tetapi juga dengan dukungan moral dan semangat kebersamaan bagi warga yang sedang menghadapi musibah.

BACA JUGA  Usai Raih TP2DD Terbaik Sulawesi, Pemkab Sidrap Perluas Digitalisasi hingga Pasar Tradisional

Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat nilai gotong royong dan kepedulian sosial di Kabupaten Sidrap, sehingga masyarakat yang terdampak bencana tidak merasa sendiri dalam menghadapi masa-masa sulit.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Dinas Pendidikan Sidrap Luncurkan Enam Inovasi Digital, Perkuat Pelayanan Publik dan Tata Kelola Pendidikan

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) resmi meluncurkan enam inovasi daerah yang berfokus pada peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan tata kelola administrasi, serta pengelolaan data pendidikan yang lebih efektif, efisien, dan berbasis teknologi digital.

Enam inovasi tersebut merupakan hasil aktualisasi peserta Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2025 yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Sidrap bekerja sama dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sulawesi Selatan.

Peluncuran inovasi ini menjadi bagian dari komitmen Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidrap dalam mendorong transformasi digital di sektor pendidikan sekaligus menghadirkan layanan publik yang semakin modern, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Inovasi pertama adalah DIGDAYA (Digitalisasi Data PAUD dan PNF Berdaya Guna) yang diinisiasi Rasmita Arsyad, S.Pd. Program ini menghadirkan sistem basis data terpadu atau single source of truth yang mengintegrasikan seluruh data Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Nonformal (PNF) di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidrap.

BACA JUGA  Pemkab Sidrap Terima Sosialisasi Energi Terbarukan, Panel Surya Jadi Solusi Efisiensi Listrik

Melalui DIGDAYA, diharapkan tidak lagi terjadi duplikasi maupun ketidaksinkronan data sehingga proses penyusunan kebijakan dapat dilakukan secara lebih akurat, cepat, dan terukur.

Inovasi kedua adalah PESONA (Pemanfaatan Media Sosial sebagai Media Edukatif Bidang PAUD dan PNF) yang diinisiasi Dian Mulyani, S.Pd. Inovasi ini memanfaatkan media sosial sebagai sarana edukasi dan penyebarluasan informasi kepada masyarakat secara lebih efektif.

Selain memperluas jangkauan informasi, PESONA juga diharapkan mampu meningkatkan partisipasi masyarakat, memperkuat literasi digital, serta mendukung pelayanan publik yang lebih inovatif.

Sementara itu, inovasi ketiga SEJARING (Sosialisasi Pengajuan SKMT Secara Daring) yang digagas Irfan S., S.Mat., memberikan kemudahan bagi guru dan tenaga kependidikan dalam proses pengajuan Surat Keterangan Melaksanakan Tugas (SKMT) sebagai salah satu syarat penerbitan Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK).

Melalui sistem daring, proses administrasi menjadi lebih mudah, cepat, efisien, dan transparan.

Inovasi berikutnya adalah SILABUS (Efisiensi Laporan Bulanan Sekolah) yang diinisiasi Gustiana, S.E. Sistem ini dirancang untuk menciptakan mekanisme pelaporan bulanan sekolah yang lebih efektif, terstandar, serta mengurangi penggunaan dokumen fisik.

BACA JUGA  Tak Kuasa Menahan Haru, Bupati Sidrap Menangis di Depan Jamaah: Ini Perjuangan Kita Bersama

Dengan SILABUS, penyampaian laporan menjadi lebih cepat, meminimalkan keterlambatan, sekaligus meningkatkan kualitas data yang diterima oleh Dinas Pendidikan.

Selanjutnya, SIPAKADATA (Siap Pakai Data) Sarpras SMART (Sistem Mudah Akses dan Real-Time Terintegrasi) yang dikembangkan Hendra Karya YN, S.Kom., menghadirkan sistem pengelolaan data sarana dan prasarana pendidikan yang terintegrasi dan dapat diakses secara real-time.

Data yang akurat diharapkan menjadi dasar dalam menyusun perencanaan pembangunan pendidikan yang lebih tepat sasaran dan berbasis kebutuhan.

Adapun inovasi keenam adalah Sipindai QR Code (Sistem Pintar Data Inventaris Berbasis QR Code) yang diinisiasi Andi Risky Justi, A.Md.A.B. bersama Satriyani Saharuddin, A.Md.A.B.

Melalui pemanfaatan teknologi QR Code, sistem ini bertujuan menciptakan pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) yang lebih akuntabel, transparan, dan terdigitalisasi. Seluruh data aset kantor ditargetkan dapat terdokumentasi secara digital dan diakses secara real-time.

BACA JUGA  Bupati Sidrap Dampingi Dirjen PSP Kementan RI Panen Raya di Allakuang

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidrap, H. Sirajuddin, A.SP., M.Si., mengapresiasi lahirnya enam inovasi tersebut sebagai wujud kreativitas dan semangat perubahan dari para peserta Latsar CPNS.

“Inovasi ini merupakan kelanjutan dari inovasi yang lahir melalui pelaksanaan aktualisasi Pelatihan Dasar CPNS. Kami berharap seluruh inovasi yang telah dikembangkan dapat terus berkelanjutan, disempurnakan, dan memberikan dampak positif bagi organisasi, guru, tenaga kependidikan, maupun masyarakat luas,” ujarnya.

Menurut Sirajuddin, inovasi tidak hanya menjadi syarat dalam proses aktualisasi CPNS, tetapi juga harus mampu menjadi solusi nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mendukung percepatan transformasi digital di sektor pendidikan.

Dengan peluncuran enam inovasi tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidrap semakin menegaskan komitmennya untuk membangun tata kelola pendidikan yang modern, berbasis data, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi demi menghadirkan layanan pendidikan yang semakin berkualitas bagi masyarakat.

Continue Reading

Trending