Connect with us

NEWS

195 Calon Jamaah Ikuti Manasik Terintegrasi Zona 4, Dr Bunyamin Yapid Tekankan Luruskan Niat dan Jaga Karakter di Tanah Suci

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP – CEO PT Annur Maarif, Dr. H. Bunyamin M. Yapid, Lc., M.H., memberikan materi pada kegiatan Manasik Haji Terintegrasi Tingkat Kecamatan Zona 4 Maritengngae musim haji 2026/1447 H, yang digelar di Masjid Raya Sidrap, Kamis (12/02/2026).

Kegiatan yang merupakan rangkaian manasik haji yang diselenggarakan Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Sidrap tersebut diikuti oleh 195 calon jamaah haji (CJH) dari Zona 4 Kecamatan Maritengngae. Suasana berlangsung khidmat dan penuh antusiasme, mengingat manasik menjadi tahapan penting dalam mematangkan kesiapan ibadah para jamaah.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Sidrap, H. Sairin, dalam pemaparannya menegaskan pentingnya persiapan menyeluruh menjelang keberangkatan ke Tanah Suci. Ia mengingatkan seluruh calon jamaah untuk memanfaatkan sisa waktu dengan optimal, khususnya dalam menjaga kesehatan fisik dan mental.

BACA JUGA  Prabowo Gelontorkan 6 Paket Insentif Mulai 5 Juni, Ada Diskon Listrik-Ini Daftarnya

“Segala sesuatu dipersiapkan dengan baik, terutama kesehatan. Sisa waktu ini dimaksimalkan untuk menjaga kesehatan jasmani dan rohani. Hindari hal-hal yang berisiko bagi diri sendiri agar seluruh rangkaian ibadah bisa dijalankan dengan lancar,” pesannya di hadapan ratusan peserta manasik.

Sementara itu, Dr. Bunyamin M. Yapid yang juga Dewan Pembina KBIHU Annur Grup, dalam materinya menekankan pentingnya pelurusan niat serta pembentukan karakter jamaah sebelum berangkat ke Tanah Suci. Ia mengajak para calon jamaah untuk memahami secara mendalam esensi ibadah haji sebagai perjalanan spiritual yang menuntut kesiapan lahir dan batin.

“Sebelum berangkat ke Tanah Suci, niatkan untuk meninggalkan sifat-sifat yang tidak baik. Fokuskan diri pada hal-hal yang baik agar perjalanan ibadah kita ikut baik. Saling menjaga satu sama lain dan menjadi duta untuk negara kita,” ujar Dr. Bunyamin.

BACA JUGA  Petugas Umrah Annur Travel Tampil Elegan, Layaknya Syarikah Haji di Madinah dan Makkah

Menurutnya, haji bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan momentum transformasi diri. Ia berharap jamaah haji asal Sidrap mampu membawa nilai-nilai kebaikan dari Indonesia ke Arab Saudi, sekaligus kembali ke tanah air dengan membawa pengalaman spiritual yang memperkaya kehidupan sosial dan keagamaan di daerah.

“Semoga sehat ki semua, mulai dari persiapan keberangkatan hingga nantinya kembali ke tanah air dalam keadaan selamat dan menjadi haji yang mabrur,” tuturnya.

Untuk musim haji 2026/1447 H, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) tercatat memberangkatkan sebanyak 750 jamaah haji. Para jamaah tersebut tergabung dalam dua kelompok terbang (kloter), yakni Kloter 2 dan Kloter 40 Embarkasi Ujung Pandang.

Dengan jumlah yang cukup besar tersebut, manasik haji terintegrasi menjadi instrumen strategis dalam memastikan seluruh jamaah memahami tata cara pelaksanaan ibadah, aturan teknis perjalanan, serta menjaga kekompakan selama berada di Tanah Suci.

BACA JUGA  Lapor Ke RMS, PSI Wajo Konsisten Kawal Pemerintahan Andi Rosman - Baso Rahmanuddin

Pemerintah Kabupaten Sidrap bersama Kementerian Haji dan Umrah setempat berharap seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar, menjaga nama baik daerah dan bangsa, serta kembali sebagai pribadi yang lebih baik bagi keluarga dan masyarakat.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Tak Hanya Kebijakan, Anre Gurutta Pastikan Kenyamanan Santri Hingga Detail Terkecil

Published

on

KITASULSEL—WAJO – Ketua Umum Pondok Pesantren As’adiyah, AG. Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA, melakukan kunjungan ke sejumlah wilayah kampus Pondok Pesantren As’adiyah pada Selasa (11/2/2026). Kunjungan tersebut meliputi Kampus II Lapongkoda, Kampus III Macanang, serta Kampus IV Ma’had Aly.

Dalam agenda tersebut, Anre Gurutta didampingi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wajo, Ketua Yayasan PP As’adiyah Dr. H. Bunyamin M. Yapid, LC., MH., serta jajaran Pengurus Pusat Pondok Pesantren As’adiyah.

Rombongan meninjau langsung sejumlah lokasi yang dinilai memerlukan penataan ulang dan peningkatan sarana prasarana guna menunjang proses pendidikan dan pembinaan santri.

Peninjauan dilakukan dengan menyusuri setiap lingkup kawasan pesantren, mulai dari area gedung, ruang belajar, hingga fasilitas penunjang kegiatan santri. Dalam kesempatan tersebut, Anre Gurutta juga berdiskusi bersama arsitek yang dipercayainya terkait perencanaan tata kelola bangunan yang lebih strategis, representatif, dan berkelanjutan.

BACA JUGA  Sambut Kapolda Sulsel,Bupati Terpilih Luwu Timur Irwan Bachri Syam Siap Bersinergi

Menurut Anre Gurutta, penataan lingkungan dan bangunan pesantren harus dilakukan secara terarah dan visioner agar mampu mendukung kualitas pendidikan yang optimal. Ia menegaskan, setiap rencana perbaikan dirancang dengan mempertimbangkan kebutuhan jangka panjang Pondok Pesantren As’adiyah sebagai lembaga pendidikan Islam yang telah melahirkan banyak ulama dan tokoh bangsa.

Sementara itu, Ketua Yayasan PP As’adiyah, Dr. H. Bunyamin M. Yapid, LC., MH., yang turut mendampingi langsung kunjungan tersebut, menyampaikan bahwa peninjauan ini dilakukan untuk memastikan seluruh layanan pesantren berjalan sesuai standar kelayakan dan prosedural.

“Semua aspek, bahkan yang jarang menjadi sorotan kami di yayasan, menjadi perhatian beliau Anre Gurutta. Mulai dari dapur, kantin, hingga tempat tidur santri, semuanya beliau pastikan dalam kondisi layak. Begitu besar kepedulian beliau terhadap anak-anak santri kita,” ungkapnya.

BACA JUGA  Presiden Prabowo Kritik Keras Vonis Ringan Harvey Moeis, Singgung Jaksa Agung

Dr. Bunyamin juga menambahkan, di tengah kesibukan Anre Gurutta sebagai Menteri Agama RI, perhatian terhadap pesantren tidak pernah berkurang.

“Di sela-sela agenda kenegaraan yang padat, beliau selalu meluangkan waktu untuk pesantren. Bahkan dengan waktu istirahat yang sangat terbatas, beliau tetap hadir dan terlibat dalam berbagai kegiatan pesantren,” ujarnya.

Ia menambahkan, cabang-cabang PP As’adiyah yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia senantiasa diupayakan untuk dikunjungi secara berkala. Hal itu menjadi bentuk komitmen dan tanggung jawab moral Anre Gurutta dalam memastikan keberlangsungan pendidikan pesantren tetap terjaga kualitasnya.

Kunjungan tersebut diharapkan menjadi langkah awal percepatan penataan infrastruktur Pondok Pesantren As’adiyah agar semakin representatif, modern, serta tetap berakar kuat pada nilai-nilai tradisi keilmuan Islam yang menjadi ciri khas pesantren tersebut.

BACA JUGA  Kepala Kanwil Kemenhaj Sulsel Buka Rapat Kerja Annur Travel, Tegaskan Pentingnya Layanan Jamaah Bermartabat
Continue Reading

Trending