Connect with us

NEWS

Konsolidasi Perdana Nasdem Sulsel Era SAR,Canangkan Penguatan Struktur dan Gerakan Sosial Menuju 2027

Published

on

KITASULSEL—MAKASSAR—Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sulawesi Selatan, Syaharuddin Alrif, memimpin konsolidasi pengurus DPW, DPD, serta Fraksi Partai NasDem se-Sulsel di Hotel Claro Makassar, Jalan AP Pettarani, Jumat (13/2).

Konsolidasi tersebut dihadiri semua pimpinan DPD 24 Kabupaten/Kota, Anggota Fraksi Partai NasDem, Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam, Bupati Jeneponto Paris Yasir, Bupati Pinrang Andi Irwan Hamid, Wali Kota Parepare Tasming Hamid.

Kegiatan ini menjadi konsolidasi perdana NasDem Sulsel di bawah kepemimpinan Syaharuddin Alrif setelah mundurnya mantan Ketua DPW NasDem Sulsel, Rusdi Masse (RMS), beberapa waktu lalu. Syahar didampingi Sekretaris DPW NasDem Sulsel, Andi Rachmatika Dewi.

Dalam sambutannya, Syahar menegaskan bahwa struktur Partai NasDem di Sulawesi Selatan telah kuat dan solid.

BACA JUGA  Ratusan Mahasiswa Indonesia di Kairo Ikuti FGD Pemikiran Nasaruddin Umar Dipandu Dr. Bunyamin Yapid

Ia meminta seluruh kader untuk tetap fokus menjalankan agenda perjuangan partai secara konsisten.

“Modal yang kita miliki sudah sangat kuat. Struktur partai kita kokoh. Tinggal bagaimana kita menjalankannya secara konsisten tanpa berpikir ke arah lain yang justru melemahkan perjuangan,” ujarnya.

Syahar mengajak seluruh kader untuk terus melangkah dan mengembangkan karier politik masing-masing bersama partai.

Ia mengaku telah menerima amanah dari Ketua Umum Partai NasDem untuk memimpin perjuangan tersebut secara total.

“Kita telah menutup lembaran lama dan kini membuka lembaran baru untuk menjemput masa depan dan memperkuat karier politik bersama. Program-program partai akan tetap kita lanjutkan,” katanya.

Ia memastikan program sosial partai tetap berjalan, termasuk operasional mobil ambulans sebagai simbol gerakan sosial dan kemanusiaan NasDem di Sulawesi Selatan.

BACA JUGA  Mentan Amran Dipuji Prabowo & Gibran, Ini Alasannya!

Menurutnya, jumlah ambulans partai akan didata kembali dan ditargetkan dapat mencapai 159 unit.

“Menjelang Ramadan, kegiatan sosial dan keagamaan harus kita maksimalkan agar keberadaan partai benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, Syahar menyampaikan rencana melakukan roadshow ke 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan usai konsolidasi.

Ia bersama pengurus harian akan bersilaturahmi sekaligus memperkuat struktur hingga ke tingkat bawah.

NasDem Sulsel juga akan menggelar rapat kerja wilayah serta rapat kerja daerah pemilihan (dapil) untuk memperkuat koordinasi organisasi. Konsolidasi ditargetkan menjangkau seluruh kecamatan di Sulawesi Selatan.

Syahar menegaskan kantor-kantor partai di tingkat DPD dan DPC harus kembali diaktifkan. Pengurus yang tidak aktif atau menyatakan mundur akan dievaluasi sesuai mekanisme partai.

BACA JUGA  Dekatkan Diri ke Konstituen, Andi Insan Serap Aspirasi Warga Panca Lautang

“Menjelang 2027, kita akan memperkuat konsolidasi dan integritas kader. Jika ada yang tidak konsisten dengan garis perjuangan partai, tentu akan ada evaluasi tegas,” katanya.

Ia menutup arahannya dengan mengajak seluruh kader menjaga soliditas demi mengembalikan kejayaan NasDem di Sulawesi Selatan.

“Mari bantu dan dukung saya untuk menguatkan serta menjadikan NasDem kembali sebagai juara di Sulawesi Selatan,” ujarnya.(**)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Wamenag Romo Syafi’i: Data Akurat Jadi Kunci Pemerataan Pendidikan, Bukan Sekadar Besarnya Anggaran

Published

on

Kitasulsel–MALANG – Wakil Menteri Agama, Romo Muhammad Syafi’i, menegaskan bahwa keberhasilan pemerataan pendidikan di Indonesia sangat ditentukan oleh validitas data, kualitas tata kelola, serta integritas para penyelenggara pendidikan di lapangan, bukan semata-mata besarnya anggaran yang dialokasikan pemerintah.

Hal tersebut disampaikan Romo Syafi’i saat menjadi pembicara dalam Halaqah Pendidikan Berkeadilan yang digelar di Kampus III Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, Senin (29/6/2026).

Menurutnya, akurasi data menjadi fondasi utama agar berbagai kebijakan pemerintah, termasuk efisiensi program dan rehabilitasi infrastruktur pendidikan yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto, dapat dilaksanakan secara tepat sasaran.

Data Akurat Tentukan Keberhasilan Kebijakan

Romo Syafi’i mengatakan, peningkatan kapasitas aparatur dalam mengelola data secara profesional merupakan tantangan penting yang harus dihadapi Kementerian Agama saat ini.

BACA JUGA  Meriah dan Penuh Makna, Patrol Ramadan PSI Sulsel Jadi Simbol Politik Kehadiran

Karena itu, ia mengajak seluruh jajaran Kementerian Agama untuk mengawal proses pengumpulan dan pengelolaan data dengan penuh tanggung jawab serta menjunjung tinggi integritas.

“Jabatan adalah amanah. Kita tidak boleh lengah dalam proses pembangunan pendidikan. Kebijakan yang tepat sasaran hanya bisa lahir dari data yang akurat, dan itu membutuhkan profesionalisme serta integritas dari kita semua,” tegas Romo Syafi’i.

Ia menilai, kualitas tata kelola pendidikan harus berjalan beriringan dengan keakuratan data agar setiap program pemerintah benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

Pendidikan Harus Berkeadilan dan Tanpa Diskriminasi

Lebih lanjut, Wamenag menekankan bahwa pendidikan merupakan hak setiap warga negara sehingga seluruh kebijakan pendidikan harus berlandaskan nilai-nilai Pancasila, khususnya prinsip kemanusiaan dan keadilan.

BACA JUGA  Legislator DPRD Sulsel Hamzah Hamid Bersama Pihak Polda Sulsel Ajak Masyarakat Pererat Ukhuwah dalam Tabligh ‘Rindu Ramadhan’

Menurutnya, seluruh lembaga pendidikan di Indonesia, tanpa memandang bentuk maupun statusnya, harus memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh peserta didik.

“Pendidikan adalah hak setiap orang. Karena itu, apa pun bentuk lembaganya, pendidikan di Indonesia wajib menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan, agar setiap anak bangsa memperoleh kesempatan yang setara untuk berkembang,” ujarnya.

Dorong Tata Kelola Pendidikan Menuju Indonesia Emas 2045

Romo Syafi’i optimistis bahwa tata kelola pendidikan yang kuat, transparan, dan berbasis data akan menjadi fondasi penting dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang memiliki karakter Islami sekaligus nasionalis.

Ia berharap seluruh pemangku kepentingan di lingkungan pendidikan tinggi dapat terus memperkuat kolaborasi dalam membangun sistem pendidikan yang lebih inklusif dan berkualitas.

BACA JUGA  Dekatkan Diri ke Konstituen, Andi Insan Serap Aspirasi Warga Panca Lautang

Forum Halaqah Pendidikan Berkeadilan yang dihadiri jajaran sivitas akademika UIN Maulana Malik Ibrahim Malang tersebut ditargetkan menghasilkan berbagai rekomendasi strategis untuk memperkuat tata kelola pendidikan nasional yang transparan, akuntabel, dan berkeadilan sebagai bagian dari upaya mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

Continue Reading

Trending