Connect with us

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Pemkab Sidrap Gelar Seleksi Calon Paskibraka 2026, Tekankan Transparansi dan Pembentukan Karakter

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) resmi menggelar Seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2026, Rabu (25/3/2026).

Pelaksanaan seleksi hari pertama dipusatkan di Ruang Center Lantai III Kantor Bupati Sidrap dengan diikuti sebanyak 86 peserta dari berbagai sekolah di Kabupaten Sidrap.

Tahapan seleksi awal meliputi Tes Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) serta Tes Intelegensia Umum (TIU) sebagai bagian dari proses penjaringan calon anggota Paskibraka yang akan bertugas pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026 mendatang.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Badan Kesbangpol Sidrap M. Arsul, Sekretaris Badan Kesbangpol Mariah, serta Kepala Bidang Kesatuan Bangsa Andi Diana Syamsuddin.

Seleksi Berbasis Teknologi dan Transparansi

Dalam arahannya, M. Arsul memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar tetap percaya diri dan mampu menunjukkan kemampuan terbaik selama mengikuti proses seleksi.

Ia menegaskan bahwa sistem seleksi yang diterapkan saat ini berbasis tes dan teknologi sebagai bagian dari upaya menghadirkan proses yang objektif, transparan, dan akuntabel.

BACA JUGA  Jelang Pembukaan Porsenijar PGRI Sulsel 2026, Bupati Sidrap Pastikan Seluruh Persiapan Matang

Menurutnya, penerapan sistem berbasis digital merupakan langkah penting dalam menyesuaikan proses seleksi dengan perkembangan era modern.

“Melalui tes ini, para peserta juga mendapatkan pengalaman berharga. Kita saat ini memasuki era digitalisasi, di mana ke depan hampir semua proses akan memanfaatkan teknologi dan internet, sehingga pelaksanaannya semakin transparan,” ujarnya.

Mantan Kepala BKPSDM Sidrap tersebut menambahkan bahwa penerapan sistem seleksi yang terbuka diharapkan mampu memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh peserta berdasarkan kemampuan masing-masing.

Peserta Diminta Tetap Semangat

Selain memberikan semangat kepada peserta yang mengikuti seleksi, Arsul juga mengingatkan agar para siswa tidak berkecil hati apabila nantinya belum berhasil lolos hingga tahap akhir.

Ia menekankan bahwa proses seleksi Paskibraka bukan hanya tentang menjadi anggota pengibar bendera, tetapi juga sarana pembelajaran dan pengembangan diri bagi generasi muda.

“Kami mengandalkan kemampuan individu masing-masing. Bagi yang belum beruntung, jangan berkecil hati. Tetap semangat, karena yang terpenting adalah sudah berusaha semaksimal mungkin,” katanya.

BACA JUGA  Kominfo Sidrap Ikuti Forum Nasional, Dorong Sinkronisasi Transformasi Digital Daerah

Menurutnya, pengalaman mengikuti seleksi Paskibraka akan menjadi bekal penting dalam membangun mental, disiplin, serta kepercayaan diri para peserta untuk menghadapi masa depan.

Paskibraka Jadi Wadah Pembentukan Karakter

Lebih lanjut, Arsul menegaskan bahwa seleksi Paskibraka memiliki tujuan yang lebih luas dibanding sekadar memilih anggota pasukan pengibar bendera.

Ia menyebut kegiatan tersebut menjadi wadah pembentukan karakter generasi muda, terutama dalam menanamkan nilai kedisiplinan, nasionalisme, tanggung jawab, dan kepemimpinan.

“Walaupun nantinya belum terpilih menjadi Paskibraka, tetaplah semangat. Dari proses ini kita belajar membentuk karakter dan mempersiapkan diri menghadapi kehidupan di masa depan,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Sidrap berharap proses seleksi tersebut mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara fisik dan intelektual, tetapi juga memiliki jiwa nasionalisme yang kuat.

Puluhan Peserta Lolos Tahap Awal

Berdasarkan hasil evaluasi seleksi hari pertama, sebanyak 70 peserta dinyatakan lulus Tes Pancasila dan Wawasan Kebangsaan.

Dari jumlah tersebut, terdiri atas 34 peserta putri dan 36 peserta putra yang berhasil memenuhi standar penilaian panitia seleksi.

BACA JUGA  Sidrap Siap Jadi Tuan Rumah Silatnas Wahdah Islamiyah 2025

Selanjutnya, seluruh peserta yang lolos kembali mengikuti Tes Intelegensia Umum (TIU) dan dinyatakan berhasil melanjutkan ke tahapan berikutnya.

Keberhasilan peserta melewati dua tahapan awal tersebut menjadi langkah penting menuju seleksi akhir calon anggota Paskibraka Kabupaten Sidrap Tahun 2026.

Tahapan Seleksi Berlanjut Hingga Akhir Pekan

Panitia seleksi menjadwalkan rangkaian tahapan lanjutan dalam beberapa hari ke depan dengan lokasi yang telah ditentukan.

Pada Kamis, 26 Maret 2026, peserta akan mengikuti Tes Kesehatan yang dilaksanakan di RS Nene Mallomo.

Selanjutnya, Jumat, 27 Maret 2026, peserta dijadwalkan mengikuti Tes Parade di Lapangan Kompleks SKPD.

Sementara pada Sabtu, 28 Maret 2026, tahapan seleksi akan dilanjutkan dengan Tes Peraturan Baris-Berbaris (PBB) yang juga dipusatkan di Lapangan Kompleks SKPD.

Melalui rangkaian seleksi tersebut, Pemerintah Kabupaten Sidrap berharap dapat menjaring putra-putri terbaik daerah yang siap mengemban tugas sebagai anggota Paskibraka dengan penuh tanggung jawab dan semangat nasionalisme tinggi.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Bupati Syaharuddin Lepas Kontingen Sidrap, Targetkan Juara Umum Porsenijar PGRI Sulsel 2026

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP – Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, secara resmi melepas kontingen Kabupaten Sidrap yang akan berlaga pada Pekan Olahraga dan Seni Pembelajaran (Porsenijar) PGRI Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026. Pelepasan berlangsung di Stadion Ganggawa, Pangkajene, Selasa (30/6/2026).

Bupati didampingi Wakil Bupati Sidrap yang juga Ketua PGRI Sidrap, Nurkanaah. Prosesi pelepasan dilaksanakan di sela-sela simulasi upacara pembukaan Porsenijar PGRI Sulsel yang akan digelar pada 2 Juli 2026.

Turut hadir Kapolres Sidrap AKBP Fantry Taherong, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Sidrap Andi Rahmat Saleh, jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Sidrap, pengurus PGRI Provinsi Sulawesi Selatan, serta panitia pelaksana Porsenijar.

BACA JUGA  Jelang Pembukaan Porsenijar PGRI Sulsel 2026, Bupati Sidrap Pastikan Seluruh Persiapan Matang

Dalam arahannya, Syaharuddin Alrif meminta seluruh atlet dan peserta yang tergabung dalam kontingen Sidrap tampil maksimal serta menunjukkan kemampuan terbaik di setiap cabang yang diikuti, baik bidang olahraga, seni, maupun pembelajaran.

Menurutnya, sebagai tuan rumah, Kabupaten Sidrap tidak hanya dituntut sukses menyelenggarakan ajang tingkat provinsi tersebut, tetapi juga harus mampu menorehkan prestasi membanggakan.

“Berikan bukti berupa prestasi, bukan sekadar narasi. Karena itu, semuanya di kontingen olahraga, kontingen pembelajaran, dan kontingen seni tunjukkan kemampuannya, tunjukkan kehebatannya sebagai tuan rumah. Maka kita siap menjadi juara umum,” tegas Syaharuddin.

Tekankan Mental Juara dan Sportivitas

Bupati menilai kesiapan mental menjadi salah satu faktor penting dalam menghadapi persaingan selama Porsenijar berlangsung.

BACA JUGA  Kominfo Sidrap Ikuti Forum Nasional, Dorong Sinkronisasi Transformasi Digital Daerah

Ia mengajak seluruh anggota kontingen untuk menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, dan kerja keras agar mampu memberikan hasil terbaik sekaligus mengharumkan nama Kabupaten Sidrap.

Syaharuddin optimistis dengan persiapan yang telah dilakukan, kontingen Sidrap mampu mencatatkan prestasi terbaik pada ajang tersebut.

“Dengan bersama-sama memohon rida Allah SWT, semoga kontingen PGRI Sidrap mencatatkan sejarah sebagai juara umum di Porsenijar PGRI Sulsel 2026,” ujarnya.

Diperkuat 149 Atlet dan Ofisial

Porsenijar PGRI Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026 dijadwalkan berlangsung pada 2 hingga 6 Juli 2026 dengan Kabupaten Sidrap sebagai tuan rumah.

Kontingen Kabupaten Sidrap diperkuat 149 atlet dan ofisial yang akan berkompetisi pada seluruh cabang olahraga, seni, dan pembelajaran yang dipertandingkan maupun dilombakan.

BACA JUGA  Sidrap Siap Jadi Tuan Rumah Silatnas Wahdah Islamiyah 2025

Sebagai tuan rumah, Pemerintah Kabupaten Sidrap menargetkan dua capaian sekaligus, yakni sukses penyelenggaraan dan sukses prestasi, dengan harapan mampu meraih gelar juara umum pada ajang Porsenijar PGRI Sulsel 2026.

Continue Reading

Trending